Posts Tagged With: unires tercinta

(10112011) Kejutan Buat Adik Asrama

Bismillaahirrohmanirrohiim.
Pagi-pagi cek FB,eh ada sebuah nama yang berulangtahun hari ini. Nama itu tidak asing di ingatanku,meski namanya agak aneh,karena versi agak piye gitu. *gaya mbak maya mantan ketua SEA*

Saudara yang satu ini begitu fenomenal dan sensasional. Pencair suasana. *agak aneh bahasanya “pencair”*

Segera setelah membaca “today’s birthday” di FB itu,saya ke kamar beberapa adik saya untuk memberitaukan hal itu. Soalnya saya gak ada ide buat memberikan kejutan. Karena gak pernah punya inisiatif buat ‘ngerjain orang pas ulang tahun.
Beberapa ide bermunculan.

Karena idenya baru beberapa akhirnya saya SMS lah semua anggota usrah Umar bin Khattab (nama usroh tempat kami ber14 tinggal). Inti SMS itu (udah saya hapus soalnya)
Assalaamu’alaykum. Saudara2ku,salah seorang saudara kita Riza milad hari ini. Adakah yang punya ide untuk memberikannya kejutan di hari ini? Ditunggu yaa. 🙂

Trus ada beberapa balasan :
Ak gax tau mas…ini balasan ketua usroh

Setiap orng nyiram Riza z kak,….
Nnti sya pancing Riza kluar kamar…
N’ nyiram’y d deket tangga…
Biar mudah membersihkan’y kmbali…” *balasan yang sangat amat semangat

Akhirnya lagi-lagi nunggu saya pulang dari kampus saja lah kalau seperti itu. Lebih enak diskusi langsung.
Baru kesampaian pas sore hari sekitaran jam 5 kurang.

Wah,Rizanya di kamar ketua usroh.
Ada sasaran saya untuk menjadi pelaku utama “aksi” kali ini. “Aksi” edisi pertama.

Akhirnya saya tarik calon pelaku utama itu ke kamar lain menanyakan ide dia apa untuk hari ini. Saya bertanya ke dia karena sepertinya dia yang paling semangat kalau hal beginian. Nama panggilannya Cak Muh.

Cak Muh pun menjelaskan rencana yang sudah ia punyai.
Saya mengangguk-angguk.

Trus ke kamar sebelah untuk “berkonsolidasi” lagi. Intinya mereka (Sapto & Imam) setuju dan memberikan ide untuk membelikan sesuatu.
AKhirnya disepakati beli kue bolu murah meriah. *eh,bukan promosi nama rumah makan yaaa.

Trus waktu sudah menunjukkan jam setengah 6 saatnya bersiap-siap ke masjid untuk menunaikan ibadah sholat Maghrib dan ‘Isya.
Untuk sementara agenda seperti biasa. Sholat,mendengarkan KulTuM lalu pemberian mufrodat/kosakata bahasa arab.
Trus ngumpul per usroh/lorong.
Karena jadwal 2 minggu ini semuanya Ujian Tengah Semester (UTS),makanya saya bebaskan mereka untuk muroja’ah (mengulang hafalan Quran) atau melanjutkan bacaan Quran masing-masing atau membaca buku untuk persiapan ujian atau berdiskusi.

Trus saya dan beberapa dari mereka diskusi tanpa topik. Sampai akhirnya saya berdiskusi dengan Sapto dengan suara pelan,soalnya Riza duduk tidak jauh dari tempat kami diskusi.
Jadinya mau beli kuenya di Gamping atau di toko dekat asrama putri,kak?
Ya udah,yang deket aja. Kapan mau belinya?
Sudah ‘Isya Imam dan Sapto beli ke sana. Beli yang 20 ribuan aja ya,kak. Uangnya mana?
lho?“gumamku dalam hati.
“Ya udah,ni 20 ribu uang lebih patungan qurban kemarin.”
Ok,kak.

Kemudian adzan ‘Isya berkumandang dan sebagian ke kamar mandi untuk mengambil wudhu’ bagi yang batal dan sebagian lagi duduk di shaf depan.
Oh ya,pas diskusi Cak Muh dan teman sekamarnya,Johan izin balik ke asrama dulu.

Johan pun balik ketika menjelang iqomat.
Kak,ini kita nunggu Cak Muh pulang atau gimana?
*Cak Muh setiap hari ada urusan di kota*
Ya nunggu dia pulang aja,kan dia yang paham skenarionya.

Trus selesai sholat,dengerin KulTum lalu balik ke asrama.
Sesampainya di asrama.

Kak,Riza mana ya. Aku mau ngasihin kunci kamar untuk menjalankan aksi kita
wah,gak liat e.
Wah,gimana nie kak kalau dia udah di kamar duluan,bisa2 gagal rencana kita.
ya udah tunggu dulu aja.

Saya pun ke atas mau ke kamar.
Pas di lorong liat Riza bawa kunci kamar Johan.
“wah,berarti rencana sedang berjalan.”
Belum sempat ke depan pintu kamar saya memilih balik turun ke bawah,karena pas kebetulan gak ada orang lain di TKP.

Semuanya berjalan,saya makan dan begitu seperti biasanya.

Jam 9an
Kak,Riza nya udah tidur?
gak tau
Kemudian saya ketuk kamarnya Riza
Lagi ngapain,za?
Ngerjain tugas mas.
Ooo,setelah itu?
Mau tidur.
eh,cepat kali tidur,biasanya tidur jam 11an. Masih pagi ini.
dah ngantuk banget.

Akhirnya saya biarkan saja.
Kemudian,
bukannya kamu mau nge-print tugas.
besok pagi saja,udah ngantuk banget nie.

*keliatan banget kami “gak rela” target sasaran tidur cepat*

Saya pun balik ke k
amar untuk “mengumpulkan energi” buat belajar ujian besok pagi.

Baca-baca beberapa file.
Trus kedengaran suara Cak Muh pulang.

oh,bentar lagi nie mau dimulai.” gumam saya sambil deg-degan. gak jelas Harap maklum,soalnya ini kali pertama saya bertindak sebagai pelaku yang paling aktif dan juga inisiator. Sebelum-sebelumnya saya hanya yang diajak ikutan.

Saya sibukkan diri saya sampai diri saya dipanggil. Eh,gak sibuk dengan belajar juga sih. Lebih tepatnya saya sibuk meluapkan ketawa,sebelum saya tahan nanti pas “aksi”.
Akhirnya adegan bagian saya dipanggil dimulai.

Saya keluar.
ada apa ini?
uang saya hilang,kak” keluh Cak Muh
hilang di mana?
di sini” sambil menunjukkan kotak tabungannya.

Johan pun menjelaskan kronologisnya. Intinya dia meminta tolong Riza untuk ke kamarnya buat meletakkan kartu laundry.

Selanjutnya satu per satu dari adik-adik saya berkomentar.
Wah,gimana nie,Riza. Siapa aja selain kamu di kamar?
kalau kayak gini lorong kita udah mulai gak aman.
ya nie,kalau kayak gini gak bisa dibiarkan.

ya komentarnya khas para orang yang gregetan ada uang hilang.

Hilangnya berapa,Cak Muh?
50 ribu,kak. uang terakhir itu.

Trus suasana riuh rendah membahas hal itu.
Akhirnya kami sepakat buat menggeledah kamarnya Riza.

Kak,Riza diajak ke luar kamar.” kode cak muh kepada saya

Saya dan Imam (staf keamanan di lorong) masuk ke kamar menggeledah apa yang ada.
Kami berdua bingung mau menggeledah apa. *aktor yang gak berbakat*

Trus cak muh berkata,”mana HPmu,za. mana tau kamu SMS teman-temanmu buat ngasihin uang itu.”
ni periksa aja semuanya. aku SMS cuma dikit hari ini.” jawabnya dengan nada memelas.

Cak Muh kemudian merangkul Riza menghadap ke arah sawah. *samping usroh saya adalah pematang sawah. mantap gak tuh?

Saya masih stay di kamarnya Riza.
Trus Sapto datang menghampiri mereka berdua (Cak Muh dan Riza) dengan membawa ember berisi air.

*duaaarrr*
eh,itu bukan bunyi siraman air yaaa? trus apaan??

Riza pun bicara sesaat setelah disiram,
aku lupa kalau hari ini aku ulangtahun.“dengan logat khas Tegal

Perkataan yang sangat polos dan sontak bikin kami semua tertawa terpingkal-pingkal.
Sempet-sempetnya gitu lho pas disiram komentar seperti itu.

Trus hening sejenak. Sepertinya dia sudah mau menangis. Tapi berhasil ditahan.
Lalu saya memberikan sekotak kue yang sudah kami rencanakan dan beli tadi.

Trus,trus apalagi.

Saya gak bakat storytelling nie. Apa karena saya hanyut dengan kejadian tadi yaa?

Trus,intinya ya gitulah. Pasti udah pada kebayang kan?

Akhirnya Riza inisiatif bicara,
ni makan bareng-bareng yok kue-kuenya.


trus dimakan lah kue bolu yang sudah dipotong itu bersama-sama.
Ngasih kue,eh dimakan bareng-bareng juga. memang mahasiswa sejati.
hahahhahaha. *apaan deh.

Trus kami cerita-cerita mengenang kejadian yang baru saja kami jalani dari awal sampai akhir.

kami ngerencanain ini baru dari maghrib lho,za.”
“itu lho,komentar riza yang ‘aku lupa kalau hari ini aku ulangtahun’ paling gak nahan semuanya ketawa lagi.

dan berbagai komentar lainnya.
sayangnya gak sempat merekam soalnya pasti ketahuan. -begitu komentar Riza-

Last but not least,
Baarokalloh fiy ‘umrik,adekku Riza Awal Novanto.
Smoga akan ada banyak karya yang engkau ukir dan hasilkan untuk kemajuan Islam.
Tetap semangat!

Oh ya,dari “aksi” itu,Alhamdulillaah kami tidak memubadzirkan barang-barang lho. Paling cuma air. Gak kayak orang-orang lain. Ada yang lempar tepung lah. Telur yang masih bagus lah. bahkan sampai roti-roti pun dilempar.

Dan terakhir,dari kejadian yang baru sekitaran 1,5 jam ini saya semakin sadar kalau saya orangnya paling gak tegaan ngerjain orang.*
Bener,
Tadi saya lebih banyak nahan ketawanya dibanding akting.

Salut buat Cak Muh dan Wandi yang menjadi aktor malam ini.

Jazaakumulloh khoiroon buat semua saudara-saudaraku di Usroh Umar bin Khattab.
You make this night so beautiful.
*tolong dicek ya kalau ada penulisan/tata bahasa yang salah.*

Dan terima kasih juga kepada Bani yang sukses mengerjain Cak Muh sesaat setelah semua prosesi kejutan untuk Riza berakhir. =))

*

-jadi ingat pas jadi wakil ketua MPK yang kerjaannya menguji/menyeleksi calon anggota OSIS,kerjaan saya waktu itu bentak-bentak orang. yang udah ketemu saya pasti gak nyangka saya pernah jadi orang galak. ya wajarlah,wong teman-teman sekelas saya waktu SMA gak nyangka seorang Rama Rizana bisa bentak anak orang.-

Lorong Umar bin Khattab, 13 Dzulhijjah 1432 H

Categories: Sebuah Cerita | Tags: , , , , | 3 Comments

Seingatku, tak terasa sudah 1 tahun 8 hari semenjak ………….

Bismillahirrohmanirrohiim..April 2008

Setelah dinyatakan lulus Computer Based Test (CBT) saya dan ibu saya (Umi) menyempatkan diri untuk ke gedung asrama mahasiswa setelah membaca brosur dan sedikit banyak bertanya..
Setiba di asrama kami memasuki ke ruangan yang sepertinya itu ruang administrasi.. Bertanya mengenai bagaimana mekanisme registrasi dan seputar asrama..
Ternyata gedung itu baru dibangun satu tahun dan di saat itu gedung itu ditempati oleh para mahasiswi..
Dan baru tahun setelahnya gedung itu ditempati oleh para mahasiswa baru,karena asrama putri akan dipindah ke bagian selatan..
Singkat cerita saya didaftarkan sekaligus menjadi residen/penghuni asrama putra pertama dalam sejarah asrama putra..

Minggu ke-3 Desember 2009
Ada musyrif (kakak pembimbing,biasa juga dipanggil Senior Residen/SR) dari Mesir (kuliah di jurusan Tarbiyah) yang memutuskan untuk keluar.. Beliau juga kakak pembimbing di lorongku,lorong tahun kedua yang dihuni oleh mayoritas mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)..
Keputusan itu membuat ada residen yang diangkat menjadi SR 2,karena ada SR 1 yang pindah ke lorong kami,dan untuk menggantikan SR 1 yang pindah tersebut adalah SR 2 sebelumnya..
Dan ternyata residen yang diangkat menjadi SR 2 itu adalah saya..
Secara otomatis saya pun harus angkat koper,angkat kardus,angkat tas dan mengangkat semua inventaris pribadi ke kamar baru..

Sekitar 23 Desember 2008 statusku berganti dari seorang residen/penghuni asrama biasa menjadi seorang SR yang bertugas sebagai kakak pembimbing di asrama itu..
Berganti status juga berganti tanggung jawab..
Dari yang biasa diajarkan mengenai agama,menjadi orang yang diberikan tugas untuk mengajarkan agama.. (lebih lanjut bisa baca di sini)

Sekitar 3 minggu awal,hari-hari yang kujalani di asrama sebagian besar kuhabiskan di kamar,karena saya masih bingung dan belum terbiasa dengan status serta tanggungjawab itu.. Sangat berbeda dengan status sebelumnya yang bisa hinggap ke sana kemari tanpa beban sama sekali..

Ya,bisa dibilang saya mengalami shock therapy,apalagi beberapa residen (saya biasa menyebutnya sebagai anak lorong) telah mengetahui dan mengenal saya..

Hari-hari yang cukup terbebani.. Saya hanya keluar untuk pergi kuliah/acara UKM,makan,sholat atau membersamai SR 1 memberikan materi..
Berasa beda..
Mungkin ini disebabkan karena saya mendapatkan tanggungjawab itu secara “instan” tanpa ada pembekalan sama sekali.. Berbeda dengan SR yang lain.. Di awal penunjukkan mereka menjalani masa pembekalan sekitaran 2 minggu..

Belum lagi status umur yang diketahui sebagian anak lorong membuat saya segan.. Segan untuk menegur mereka ketika ribut,segan untuk membangunkan mereka,dsb..
Ketika awal-awal membangunkan mereka untuk sholat Shubuh saya hanya mengetuk-ngetuk pintu tidak jelas.. Padahal kan seharusnya sembari mengetuk pintu,juga mengatakan,”……ayo bangun,siap-siap sholat Shubuh

selama setengah tahun berganti amanah itu banyak suka duka yang saya jalani serta dapatkan..
mulai dari foto-foto ketika ngumpul sampai bakar jagung bareng-bareng..

kini tak terasa setahun lebih 8 hari semenjak amanah itu diembankan padaku..
tahun ini saya masih tetap dengan amanah menjadi SR 2.. bedanya lorong yang kubimbing berbeda.. kali ini saya dan teman sekamar saya diberikan amanah untuk membimbing mahasiswa satu Fakultas, Fakultas Teknik..

kebayang toh bagaimana kepribadian mahasiswa Fakultas Teknik..
keras,sibuk dan kalau gak ada kegiatan mereka lebih memilih untuk tidur-tiduran soalnya jarang mendapatkan waktu untuk istirahat..

untuk tahun ini tak terasa sudah 1 semester saya membimbing mereka..
masih banyak kekurangan dari saya pribadi..
mulai dari pribadi saya yang cenderung untuk sulit akrab dengan orang-orang yang belum terlalu saya kenal hingga sifat segan saya..
ya,ke-segan-an ini makin menjadi ketika ada seorang anak lorong yang berkata,”Mas,mas kelahiran 92 toh.?
lho,tau darimana.?
nie dari majalah yang diberikan waktu sarasehan orangtua mahasiswa baru.

heiiiiittttss..
baru saya ingat saya kan pernah diwawancara oleh Pak Adam..
kata beliau untuk dimasukkan ke majalah bulanan kampus dalam kolom Mahasiswa Berprestasi bulan ini.. majalah ini dibagikan ke seluruh orangtua mahasiswa baru yang hadir di acara khusus sarasehan mahasiswa baru angkatan 2010.. (baca : QN ini)

anak lorong lain celetuk,”wah,berarti kami boleh dong manggil Rama saja.

diem sejenak..
terserah saja,yang penting kita saling menghormati dan menghargai.

——————–

masih banyak PR yang harus kukerjakan dalam rangka menjalani amanah ini..
sebagai pengganti orangtua ke-13 residen -bisa saya katakan demikian-adalah beban yang cukup berat..
pernah seorang senior mengirimkan SMS yang kurang lebih redaksinya begini :
menjadi seorang SR memang tidaklah mudah.. karena bisa dikatakan kesuksesan mereka bergantung pada mereka,khususnya di pergaulan mereka.. ada kebanggaan tersendiri ketika adek angkatan yang kita bimbing itu menjadi sukses..

satu tahun diberikan tugas untuk membina serta membimbing mereka seharusnya bisa dimanfaatkan sebagai mereka..
selain menjadi senior,kita bisa menjadi tempat mereka untuk sharing/CurHat,bertanya jika ada materi kuliah yang tidak mengerti,pengingat mereka,dsb..

ada perbedaan sendiri memang yang kurasakan antara menjadi SR dengan menjadi kakak kandung..
ketika menjadi kakak kandung saya bisa dengan leluasa memberi tau kedua adek saya dan mengingatkan mereka.. walau terkadang mereka sering bercanda (bahasa halus dari bandel) tapi mereka tetap imut-imut.. wong adek sendiri.. mirip abangnya..

ketika menjadi SR,ada jarak tersendiri,karena tidak ada kedekatan batin dan juga garis keturunan (bingung diksinya).. jadi praktis untuk sekarang hanya 3 dari 13 anak yang cukup dekat dengan saya,bahkan bisa dikatakan sangat dekat dengan saya..

AHAAA.!! (bukan promosi)
kedekatan batin/emosional ini penting..
tapi gimana caranya yaaa.??

*memikir panjang*

Di sebuah WarNet biasanya, 26 Muharram 1432 H

 

sebuah catatan napak tilas sebagai pemacu semangat untuk diri sendiri agar bisa bermanfaat bagi siapapun..


عن جابر قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
 المؤمن يألف ويؤلف ، ولا خير فيمن لا يألف ، ولا يؤلف، وخير الناس أنفعهم للناس
Diriwayatkan dari Jabir berkata,”Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda,

’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.”
(HR. Thabrani dan Daruquthni)

Hadits ini dishahihkan oleh al Albani didalam “ash Shahihah” nya.

عن ابن عمر ، أن رجلا جاء إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم ، فقال :
يا رسول الله أي الناس أحب إلى الله ؟ وأي الأعمال أحب إلى الله عز وجل ؟
فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
« أحب الناس إلى الله أنفعهم للناس ، وأحب الأعمال إلى الله سرور تدخله على مسلم ، أو تكشف عنه كربة ، أو تقضي عنه دينا ، أو تطرد عنه جوعا ، ولأن أمشي مع أخ لي في حاجة أحب إلي من أن أعتكف في هذا المسجد ، يعني مسجد المدينة ، شهرا ، ومن كف غضبه ستر الله عورته ، ومن كظم غيظه ، ولو شاء أن يمضيه أمضاه ، ملأ الله عز وجل قلبه أمنا يوم القيامة ، ومن مشى مع أخيه في حاجة حتى أثبتها له أثبت الله عز وجل قدمه على الصراط يوم تزل فيه الأقدام 
»
Dari Ibnu Umar bahwa seorang lelaki mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam dan berkata,”Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling diicintai Allah ? dan amal apakah yang paling dicintai Allah Ta’ala?” Rasulullah Shallallahualaihiwassalam menjawab,”Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling bermanfaat buat manusia dan amal yang paling dicintai Allah adalah kebahagiaan yang engkau masukkan kedalam diri seorang muslim atau engkau menghilangkan suatu kesulitan atau engkau melunasi utang atau menghilangkan kelaparan. Dan sesungguhnya aku berjalan bersama seorang saudaraku untuk (menuaikan) suatu kebutuhan lebih aku sukai daripada aku beritikaf di masjid ini—yaitu Masjid Madinah—selama satu bulan. Dan barangsiapa yang menghentikan amarahnya maka Allah akan menutupi kekurangannya dan barangsiapa menahan amarahnya padahal dirinya sanggup untuk melakukannya maka Allah akan memenuhi hatinya dengan harapan pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang berjalan bersama saudaranya untuk (menunaikan) suatu keperluan sehingga tertunaikan (keperluan) itu maka Allah akan meneguhkan kakinya pada hari tidak bergemingnya kaki-kaki (hari perhitungan).” (Hadits Riwayat Thabrani)

Hadits ini dihasankan oleh Syeikh al Albani didalam kitab “at Targhib wa at Tarhib” (2623)


belum lagi mengenai “MultiLevel Marketing” amal dan pahala..
Dari Abu Hurairah r.a. bahawasanya Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda:

�Barangsiapa yang mengajak ke arah kebaikan, maka ia memperolehi pahala sebagaimana pahala-pahala orang-orang yang mengikutinya, tanpa dikurangi sedikitpun dan dari pahala-pahala mereka yang mencontohinya itu, sedang barangsiapa yang mengajak ke arah keburukan, maka ia memperolehi dosa sebagaimana dosa-dosa orang-orang yang mengikutinya, tanpa dikurangi sedikitpun dari dosa-dosa mereka yang mencontohnya itu.� (Hadits Riwayat Muslim)kutipan hadits dari link yang nemu dari GOOGLE :
1.http://coretan-hikmah.blogspot.com/2010/06/dan-sebaik-baik-manusia-adalah-orang.html
2.http://pinturizqi.wordpress.com/2009/12/18/memberikan-petunjuk-kepada-kebaikan-dan-mengajak-ke-arah-hidayah-atau-ke-arah-kesesatan/

semoga bermanfaat..
Barokalloh fiykum..

 

beberapa kisah/tulisan selama menjadi SR :
1.http://ramarizana.multiply.com/journal/item/167/Buka_Puasa_Bersama_Lorong_
2.http://ramarizana.multiply.com/journal/item/170/Tugasku_kami_tidaklah_mudah_menjadi_orangtua_bagi_mereka
3.http://ramarizana.multiply.com/journal/item/199/Meski_fisiknya_sakitdia_selalu_terlihat_bersyukur
4.http://ramarizana.multiply.com/journal/item/200/Hari_ini_semua_anak_asrama_berbahagia.
5.http://ramarizana.multiply.com/journal/item/240/Ketika_ada_anak_lorong_CurHat
(sepertinya beberapa ada yang set for contacts.. )

 

Categories: Sarjana, Sebuah Cerita, Studi | Tags: , , , , | 4 Comments

Create a free website or blog at WordPress.com.