Posts Tagged With: renungan

Ngasih do’a kok nanggung banget sihh.!!!

Bismillahirrohmanirrohiim..

gimana rasanya di-do’a-kan orang lain.??
pastinya senang dnk..

pastinya di-do’a-kan yang baik-baik dnk..

tapi bagaimana ada orang yang mendo’akan kita tapi ternyata lafadz yang diucapkannya itu nanggung banget bahkan tidak ada artinya.??

1. Ucapan salam
sebenarnya sudah pernah saya tuliskan di sini,tapi saya ingin menuliskannya lagi..
Sebagaimana kita ketahui ucapan salam adalah ucapan terbaik yang diberikan seorang muslim kepada muslim lainnya.. sangat berbeda jika kita bandingkan dengan ucapan lainnya di saat kita ketemui..

misalnya :
Selamat pagi
-> ambigu : paginya yang selamat atau kita hanya dido’akan selamat ketika pagi hari saja..
dan masih banyak lagi..

jauh berbeda kan kalau kita bandingkan dengan ucapan salam yang diajarkan Rosululloh..

Assalamu’alaykum Warohmatullohi Wabarokatuh
-> “smoga keselamatan untukmu dan rahmat ALLOH serta keberkahan” *CMIIW*

luar biasa bukan artinya.??
belum lagi ada dua hadits dari Rosululloh SAW berikut ini..


Abdullah bin ‘Amr ibnil ‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, salah seorang shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitakan, “Ada seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,’Perangai Islam yang manakah yang paling baik?’ Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam menjawab:
 

تُطْعِمُ الطَّعَامَ وَتَقْرَأُ السَّلاَمَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَعَلَى مَنْ لَمْ تَعْرِفْ

 

“Engkau memberi makan (kepada orang yang membutuhkan, pent.) serta mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal dan tidak engkau kenal.” (HR.Al-Bukhari no. 6236 dan Muslim no. 159)*

 

atau

Pada kesempatan lain, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

لاَتَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا، وَلاَ تُؤْمِنُوا حَتَّىتَحَابُّوا، أَوَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوْهُتَحَابَبْتُمْ؟ أَفْشُوا السَّلاَمَ بَيْنَكُمْ

 

“Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan kalian tidak dikatakan beriman hingga kalian bisa saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan terhadap satu amalan yang bila kalian mengerjakannya kalian akan saling mencintai? Yaitu sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim no. 192)

saya yakin antum sudah paham lah maksud kedua hadits itu.. hadits yang menjelaskan betapa pentingnya ucapan salam,apalagi ketika kita mengatakan bahwa kita mencintai saudara kita karena ALLOH..

okelah kalau ketika kita ketemu dan mengucapkan salam,kita mengucapkan secara komplit..
bagaimana kalau kita mengucapkan/menuliskan salam ketika bertemu atau berkomunikasi dengan saudara kita lewat SMS,FB,Chat atau PM.??

kebanyakan menyingkat salam itu..

tidak ada artinya salam dengan disingkat-singkat itu..
Asslmkm, Asslm,dsb tidak ada toh artinya.??
apalagi yg kayak gini
cemlekum,cemekum..

dan parahnya yg kayak gini
Ass atau Ass. Wr. Wb..

Ass :
artinya ada tiga

kb. 1 (animal) keledai. 2 orang yang bodoh.



Don’t be a silly a. Janganlah sebodoh itu.


3 Vlug.: pantat.


kalau seperti itu,mendingan gak usah kita cantumin.. apalagi alasan kita untuk menghemat karakter SMS..
kalau ada yg mengirimkan seperti itu ke saya,biasanya tidak akan saya jawab,atau kalaupun saya jawab,saya jawab dengan lengkap..

2. Ucapan jazakalloh khoir

hadits Usamah bin Zaid radhiallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

]من صُنِعَ إليه مَعْرُوفٌ فقال لِفَاعِلِهِ جَزَاكَ الله خَيْرًا فَقَدْ أَبْلَغَ في الثَّنَاءِ

“Barangsiapayang diberikan satu perbuatan kebaikan kepadanya lalu dia membalasnya dengan mengatakan : jazaakallahu khaer (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh hal itu telah mencukupi dalam menyatakan rasa syukurnya.”

(HR.At-Tirmidzi (2035), An-Nasaai dalam Al-kubra(6/53), Al-Maqdisi dalam Al-mukhtarah: 4/1321, Ibnu Hibban: 3413,Al-Bazzar dalam musnadnya:7/54. Hadits ini dishahihkan Al-Albani dalamshahih Tirmidzi)


itu dasar/dalil ucapan jazakalloh khoir..
lantas kalau kita cuma mengucapkan jazakalloh/jazakillah (saja) tidak lagi memiliki makna..
Jazakalloh : semoga ALLOH membalasmu ………….. *kosong*
membalasmu apa.??

terlebih lagi kalau kita menuliskannya dengan singkat..
Jzk atau Jfs..

kalau kita ingin mendo’akan saudara kita,sebaiknya sampaikan secara lengkap..

mungkin ada yang akan berkomentar,
Ngapain sih hal yang kecil kayak gini dibahas,gak penting.!!

 

sekedar mengingatkan saja saudaraku,hal yang besar itu ada dari hal yang kecil.. kalau dari hal yang kecil saja kita tidak memperhatikan,apalagi hal yang besar..


dan mulai dari diri kitalah kita memulai agar bisa dipelajari dan diterapkan oleh orang lain..

 

bukankah ilmu yang bermanfaat,(apalagi) diterapkan, merupakan salah satu dari tiga hal yang dapat menolong kita di hari akhirat kelak.??


makanya,ketika ada yang komentar Jazakalloh (saja),saya berkata
ngasih do’a nya kok nanggung banget sih,Akh/Mbak

********

mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan.. semoga bermanfaat..

Jazakumulloh khoiroon atas perhatiannya.. ‘afwan jika ada kata yang salah..

Bantul, 11 Ramadhan 1431 H

NB :
sumber :
satu : http://darussalaf.or.id/stories.php?id=1520
dua : http://tazkiatunnafs.multiply.com/journal/item/602
tiga : http://ramarizana.multiply.com/journal/item/137/137

artikel serupa yang saya ketemui di GOOGLE
pertama : http://nelangsa.multiply.com/journal/item/83/Arti_Ucapan_Salam_dgn_Singkatan_Ass……
kedua : http://misslind76.multiply.com/journal/item/103
ketiga : http://indrayogi.multiply.com/journal/item/127/Menyempurnakan_Assalamualaikum
keempat : http://thetrueideas.multiply.com/journal/item/315

Categories: Belajar Ilmu Agama, Muamalah | Tags: , , , , , | 33 Comments

Ahlan Wasahlan Amanah Baru

Bismillahirrohmanirrohiim.

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarakatuh..

Ikhwah fillah,tak terasa besok (15 Safar 1431 H) adalah saat pelantikan kepengurusan baru Jama’ah Al-Anhar (JAA) periode 2010..

Ya periode baru.. Periode kepengurusan lalu sudah selesai dan masing2 dari kita, anggota keluarga besar JAA mendapat amanah baru lagi..

Sudah dilobi,kan.??

Ada amanah yang kita harapkan, namun banyak juga yang mendapat amanah tidak sesuai harapan..

*lirik beberapa Ikhwan*

Ada yang dipindah ke wilayah kerja yang lain (dibandingkan periode kepengurusan tahun lalu..)

Ada yang berpindah posisi, namun tetap di departemen/wilayah kerja yang sama dengan periode yang lalu..

Apapun amanah yang akan kita emban selama satu periode kepengurusan ke depan tidak masalah.. Yang menjadi masalah, Apakah kita sudah siap mengemban dan menjalaninya dengan maksimal.??

Yang terpenting dari semuanya adalah NIAT..

Ya.. Niat..

Niat adalah masalah yang sangat urgen dan mendasar..

Niat adalah pondasi dari segala aktivitas..

Kalau niat saja sudah salah, seterusnya ya pasti salah..

Hadis riwayat Umar bin Khathab ra., ia berkata:

“Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya pekerjaan itu tergantung pada niatnya, dan bagi setiap orang apa yang telah ia niatkan. Barang siapa yang tujuan hijrahnya menuju Allah dan Rasul-Nya, maka (pahala) hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barang siapa yang tujuan hijrahnya adalah untuk mendapatkan dunia atau seorang wanita yang akan ia nikahi, maka hijrahnya itu kepada apa yang kehendaki” (HR. Muslim)

‘Umar bin Al-Khattab, may Allah be pleased with him, reported:
The Messenger of Allah (may peace be upon him) said: (The value of) an action depends on the intention behind it. A man will be rewarded only for what he intended. The emigration of one who emigrates for the sake of Allah and His Messenger (may peace be upon him) is for the sake of Allah and His Messenger (may peace be upon him); and the emigration of one who emigrates for gaining a worldly advantage or for marrying a woman is for what he has emigrated. (Narrated by Muslim)

Ya itu adalah hadits tentang niat.. Hadits pembuka, hadits pertama dalam Hadits Arba’in An-Nawawiyah..

Niat adalah bab pembuka di kitab Riyadhus Sholihin.. Mengapa demikian.?? Ya karena niat adalah masalah yang sangat fundamental..

Hadits niat ini masuk dalam 70 bab dalam fiqh? Mengapa? Karena niat akan menentukan kualitas amal, apakah amal itu menjadi amal ketaatan atau malah merosot nilainya menjadi maksiat. Semuanya kembali kepada niat.

�Berapa banyak amal yang remeh menjadi besar karena niat. Dan berapa banyak amal yang besar menjadi remeh karena niat.� (Abdullah bin Mubarak)

Berikut ini ada kisah tentang tiga orang yang seharusnya masuk surga, namun karena NIAT akhirnya mereka masuk ke neraka..

“Yang pertama kali dibakar api neraka pada hari kiamat adalah tiga golongan, orang alim, mujahid dan dermawan.
Adapun orang alim, maka Allah mendatanginya dan menanyainya, ” Apa yang dahulu engkau perbuat di dunia??” Dia menjawab,” Aku menuntut ilmu di jalan-Mu, lalu aku sebarkan ilmu itu karena mencari keridhaan-Mu.” Maka dikatakan kepadanya,”Engkau dusta! Sebenarnya engkau mencari ilmu supaya dikatakan sebagai orang alim..” Kemudian diperintahkan malaikat penjaga neraka untuk menyeretnya, maka dilemparkan dia ke dalam neraka..

Kemudian didatangkan seorang dermawan, maka dia ditanya, ” Apa yang dahulu engkau perbuat?” Dia menjawab,”Aku mencari harta yang halal, kemudian aku belanjakan harta itu di jalan-Mu.” Maka dikatakan kepadanya,” Engkau dusta! Engkau belanjakan hartamu supaya manusia menyebutmu dermawan.” Kemudian diperintahkan malaikat penjaga neraka untuk menyeretnya, maka dilemparkan dia ke dalam neraka..

Kemudian yang ketiga,”Apa yang dahulu engkau perbuat di dunia?” Dia menjawab,” Aku berperang di jalan Allah, sehingga aku mati terbunuh.” Maka dikatakan padanya,” Engkau dusta! Engkau berperang supaya dikatakan orang sebagai pemberani.” Kemudian diperintahkan malaikat penjaga neraka untuk menyeretnya, maka dilemparkan dia ke dalam neraka..”

Coba kita baca, pahami dan amalkan kisah tersebut.. Betapa kalau salah NIAT, kalau NIAT bukan karena Alloh, maka kita tidak akan mendapatkan apa2..

Amanah-amanah yang kita kerjakan dengan mengorbankan banyak hal, waktu, tenaga, pikiran, bahkan uang, akan sia-sia dan tidak akan mendapatkan balasan apa-apa jika niat kita salah..

Ana tidak perlu mengetik dan menjelaskan terlalu panjang, karena ana yakin antum/na semua tau dan paham apa yang ana maksud.. Ya sebelum kita dilantik esok pagi, hendaknya kita memasang niat di dalam mengemban amanah dakwah ini, dalam menjalani tugas ini, karena Alloh.. hanya karena Alloh, tidak karena yang lain..

Bukan karena ingin dipuji sebagai para aktivis dakwah..

Bukan karena ingin menarik perhatian ikhwah (baik ikhwan maupun akhwat)..

Atau karena alasan lainnya..

Jangan sampai, Ikhwah Fillah..

Niat itu harus dan mutlak karena Alloh..

Semoga kita bisa istiqomah dan menjalankan semua ini karena Alloh, karena mengharap ridho-Nya semata..

Semoga kerja-kerja dakwah kita bermanfaat bagi kampus kita tercinta, banyak agenda besar di depan mata..

Semoga kita bisa saling bekerja sama dan paling penting saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran dan karena Alloh..

Dan semoga kita termasuk golongan orang-orang yang selaras antara perkataan dan perbuatan..

Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang bisa seimbang antara amanah kuliah dan amanah lain..

Terakhir, kata-kata dari ana..

“amanah itu HARUSNYA membuat diri lebih dewasa dan bergairah,BUKANNYA membuat diri lelah,lemah apalagi mudah menyerah..”
by : Rama Rizana

Wallohu a’laam bisshowab..

Afwan minkum..

Tetap semangat..!! Hamasah.. Ganbatte kudasai.!! Jia you.!!

Wassalamu’alaikum Warohmatullohi wabarakatuh..

Rama Rizana

Teknik Sipil ’08

Bendahara SKIFT Al-Muhandis periode 2008-2009

Categories: Nasehat, Opini, Organisasi, Sarjana, Studi | Tags: , , , | 13 Comments

Merencanakan masa depan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Bismillahirrahmanirrahiim..
Besok pertempuran dan perjuangan selama lebih kurang 2 bulan diuji selama dua minggu di sebuah medan yang bernama Ujian Tengah Semester (UTS/Mid Term Test)..
Tapi sejenak kuingin menuliskan apa yg kurasa (seperti lagu Rossa yang lagi menggema di warnet “rerumputan” ini)..

Merencanakan masa depan.. Sangat mirip dengan mata kuliah pertama yang akan diujikan besok.. “Perencanaan Geometrik Jalan”.. Satu2nya mata kuliah yang amat jarang kuikuti, karena kebetulan jadwalnya berbarengan dengan persiapan pengajuan proposal PKMP (walau sebenarnya karena ada sebab lain )

Kucoba untuk memahami mata kuliah yang kupanggil PGJ ini..
Apa itu metode AASHTO, metode Bina Marga, metode satu, dua, tiga, empat,dan lima.. Apa itu Rmin,Rmax,Rnormal,f,e,dan kawan2..

hufft..

that’s only the prolog..

Masa depan.. Semenjak memasuki dan menjalani tahap lanjut,yakni tahap perkuliahan sudah menjadi keharusan bagi setiap individu untuk merencanakan masa depan.. Tidak peduli usia berapa, laki2 atau perempuan atau apalah itu..
Kalau gak dipikirkan ya terserah.. It depends on yourself..

*mungkin singkat saja-> nanti ana lanjutkan, soalnya mau persiapan UTS dan mau beli kalkulator..

Sejauh ini yang sudah ada di benak ana hanyalah mengenai bidang Teknik Sipil apa yang akan ana pilih (ada Hidraulika, Transportasi, Manajemen Konstruksi, Struktur, Geoteknik, dan Lingkungan).. dan Insya Allah (semoga dimudahkan) ana akan memilih Transportasi dan Lingkungan.. Jadi Tugas Akhir nya gak jauh2 dari duet maut itu..
Kenapa duet maut..?? karena pengen aja nyebut itu.. *hehehe.. gak ding.. karena kata salah satu dosen ana, Indonesia kekurangan ahli di dua bidang itu, khususnya Transportasi..
Setelah diwisuda, rencana selanjutnya adalah kuliah S2.. Targetnya adalah Massachussets Institute of Technology (MIT/USA), atau salah satu universitas di Jerman atau di Jepang atau di NTU/NUS (Singapore)..

Setelah selesai, bekerja di perusahaan orangtua sembari menambah pengalaman.. Setelah itu menjadi expert di dua bidang itu.. *revisi dari rencana 5 tahun,10 tahun,15 tahun yang pernah ana sampaikan di Seminar yang dinarasumber-i oleh Ustadz Salim A. Fillah dan dimoderator-i oleh Akh Ario Muhammad,ST..

Setelah itu.?? jujur ana masih blank.. tapi ntah mengapa ada sesuatu di relung hati yang merupakan konsekuensi logis dari lingkungan ana yang telah teramat membicarakan bidang masa depan yang satu ini.. (pasti udah pada taulah..)

Mungkin sekian.. Di kesempatan lain, ana akan melanjutkan posting-an ini..

Bismillahirrahmanirrahiim.. Ana siap untuk UTS.!!

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Categories: Sarjana, Sebuah Cerita, Studi | Tags: , , , , | 8 Comments

belajarlah dari mereka

Bismillahirrahmanirrahiim..

Sabtu siang itu di acara syukuran wisuda kader,kuliat wajahnya sendu,seakan membendung luapan air mata.. Bukan karena ia cengeng,tapi sudah sewajarnyalah ia menangis.. Karena anggota2nya sekaligus teman2nya sudah wisuda..

Lain halnya dengan seniorku yg lain.. Walau hari itu ia seharusnya diwisuda,namun ia tidak pergi ke tempat acara wisuda.. Ia bermuram diri di kamar.. Bukan karena ia sedang sakit,namun karena orangtuanya tidak bisa menghadiri acara yg termasuk paling membahagiakan selama hidupnya..

Ada lagi senior yg memiliki problema serupa dengan senior pertama,namun tidak terlihat sedih.. Bukan karena tidak memikirkan perihal wisuda,namun karena ada yg sedang ia pikirkan,yakni mengenai kunjungan media..

Ada 3 contoh dari senior2mu.. Memaknai gejolak hati yg mendera dengan ketegaran hati..

Jelas sangat berbeda dengan dirimu.. Ketika tidak lulus seleksi kampus dambaan dan juga tidak diterima di seleksi asrama,di sekitarmu banjir karena luapan air matamu..

Belajarlah dari mereka,semua orang di sekitarmu dan juga dari lingkungan sekitar.. Agar target2 dan cita2mu,termasuk target akselerasi kedewasaanmu..

Categories: Sebuah Cerita | Tags: , , , , | 9 Comments

Blog at WordPress.com.