Posts Tagged With: islam

batas toleransi : Tegakah menggadaikan ‘AQIDAH…….??

Bismillahirrohmanirrohiim..

batas toleransi..
jadi ingat mata kuliah bidang Struktur..
dalam perencanaan struktur baja,beton ataupun kayu ada faktor aman dan batas toleransi yang harus diperhatikan serta diperhitungkan..
jangan sampai melewati batas..

begitu juga dalam kehidupan sehari-hari..
ada norma-norma yang mengatur kehidupan..
Norma hukum,norma kesopanan,norma kesusilaan dan norma agama..
*jadi ingat pelajaran PPKn*

keempat norma itu adalah batas,seperti tanggul yang ada di bangunan bendung.. untuk atau sebagai benteng pertahanan..

norma yang paling penting adalah norma agama..
ketika kita mengucapkan 2 kalimat syahadat salah satu konsekuensinya adalah mengerjakan segala perintah dan menjauhi segala larangan yang termaktub di Al-Quran dan Hadits..
perihal ‘AQIDAH adalah salah satunya.. ‘AQIDAH adalah laksana pondasi pada sebuah bangunan..
jika pondasi tidak kuat,maka bangunan itu mudah runtuh..
pun begitu dengan kehidupan sehari-hari.. jika ‘AQIDAH kita-baik dari segi ilmu (Al-‘Ilmu Qobla ‘Amal),pemahaman hingga pelaksanaan-harus kokoh..

Da’wah mengenai ‘AQIDAH adalah da’wah yang pertama kali harus diserukan..

Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam mendidik para shahabatnya agar memulai da’wah kepada orang banyak dengan tauhid.. Ketika hendak mengutus Muadz bin Jabbal beliau berpesan (yang artinya) :
Hendaknya yang pertama kali kamu serukan kepada mereka adalah persaksian bahwa tidak ada yang berhak disembah,kecuali ALLOH.” (Hadits ini muttafaqun ‘alaih)

dalam hal fiqh boleh jadi ada perbedaan,karena ada 4 madzhab..
perbedaan itupun harus mempunyai dasar masing2 baik dari Al-Quran maupun Hadits..
seperti do’a Qunut.. ada yang mempraktekkan dan ada yang tidak..
kedua2nya memiliki dasar..

nah,perbedaan dalam hal fiqh yang tidak boleh adalah perbedaan yang tidak memiliki dasar..
sebagai contoh :
sholat menggunakan bahasa Indonesia..
ini jelas pendapat yang sangat tidak berdasar..

Itu masalah fiqh..

Nah mengenai masalah ‘AQIDAH tidak ada tawar menawar..

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur-adukkan keimanan mereka dengan kezholiman (kesyirikan),maka mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk.”

(Quran Surat Al-An’am ayat 82)

fenomena banyak yang terjadi adalah banyak yang mencari keridho-an manusia,hanya karena ingin dipuji atau dikatakan seperti ini,atau itu..

Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Tidak boleh menaati aturan makhluq untuk melanggar aturan ALLOH.”(Hadits shohih riwayat Ahmad

jadi teringat pertanyaan Aa’ Gym waktu Tabligh Akbar bulan Ramadhan yang lalu :
mana yg akan kita pilih :
DIPUJI orang banyak,tapi DIMURKAI ALLOH, atau, DICELA orang banyak,tapi DIRIDHOI ALLOH.?????

pertanyaan penutup :
“Tegakah menggadaikan ‘AQIDAH atas nama TOLERANSI?”

Kamar asrama, 20 Muharram 1432 H
*posted via HP

Advertisements
Categories: Opini | Tags: , | 2 Comments

Ada yang janggal di lagu yang sangat familiar ketika bulan Ramadhan 1431 H itu..

Bismillahirrohmanirrohiim..

Saya mencoba menjelaskan apa yang saya tulis di tulisan saya sebelumnya (versi mobile)..

Potongan liriknya yang terletak di bagian awal lagu :

Demi cintamu ya Alloh pada Muhammad nabiMU, ampunilah dosaku, wujudkan harapanku..

Memang benar Nabi Muhammad shollalallohu ‘alaihi wasallam kekasih ALLOH dan tidak ada yang salah kalau ALLOH mencintai makhluqNYA.. Salah satu sifat ALLOH adalah mencintai makhluqNYA..

Yang janggal adalah kalimat awalnya..

Demi cintamu ya Alloh pada Muhammad nabiMU

Ada beberapa tulisan yang berkenaan tentang hal ini yang saya ambil dari beberapa buku :

1. Shalawat Nariyah

Lafalnya dalam bahasa Indonesia :

“Ya Allah, limpahkanlah keberkahan dengan keberkahan yang sempurna, dan limpahkanlah keselamatan dengan keselamatan yang sempurna untuk penghulu kami Muhammad, yang dengan beliau terurai segala ikatan, hilang segala kesedihan, dipenuhi segala kebutuhan, dicapai segala keinginan dan kesudahan yang baik, serta diminta hujan dengan wajahnya yang mulia, dan semoga pula dilimpahkan untuk segenap keluarga, dan sahabat-nya sebanyak hitungan setiap yang Engkau ketahui.”

‘Aqidah tauhid yang kepadanya Al-Quranul Karim menyeru, dan yang dengannya Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Salam mengajarkan kita, menegaskan kepada setiap muslim agar meyakini bahwa hanya Allah semata yang kuasa menguraikan segala ikatan. Yang menghilangkan segala kesedihan. Yang memenuhi segala kebutuhan dan memberi apa yang diminta oleh manusia ketika ia berdo’a.

Setiap muslim tidak boleh berdo’a dan memohon kepada selain Allah untuk menghilangkan kesedihan atau menyembuhkan penyakit-nya, bahkan meski yang dimintanya adalah seorang malaikat yang diutus atau nabi yang dekat (kepada Allah).

2. Ada bacaan shalawat lainnya yang hampir sama dengan potongan lirik itu..

a. “Ya Allah, curahkanlah keberkahan dan keselamatan atas Muhammad, penawar hati dan obatnya, penyehat badan dan penyembuhnya, cahaya mata dan sinarnya, juga atas keluarga-nya.”

b. “Ya Allah limpahkanlah keberkahan untuk Muhammad, sehingga Engkau menjadikan daripadanya (sifat) keesaan dan (sifat) terus menerus mengurus (makhluk).”
(karya seorang syaikh besar dari Suriah)

dan masih ada beberapa lagi shalawat yang intinya hampir sama..

3. Kehati-hatian dalam bersumpah..

Jundub bin Abdullah Radhiallahu’anhu berkata :

Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

قال رجل : والله لا يغفر الله لفلان، فقال الله : من ذا الذي يتألى علي أن لا أغفر لفلان ؟ إني قد غفرت له وأحبطت عملك ” رواه مسلم.

“Ada seorang laki-laki berkata : “Demi Allah, Allah tidak akan mengampuni si fulan, maka AllahSubhanahu wata’ala berfirman : “Siapa yang bersumpah mendahuluiKu, bahwa aku tidak mengampuni sifulan? sungguh Aku telah mengampuniNya dan Aku telah menghapuskan amalmu” (Hadits Riwayat Muslim).

Dan disebutkan dalam hadits riwayat Abi Hurairah Radhiallahu’anhu bahwa orang yang bersumpah demikian itu adalah orang yang ahli ibadah. Abu Hurairah berkata : “Ia telah mengucapkan suatu ucapan yang menghancurkan dunia dan akhiratnya.”(HR. Ahmad dan Abu Dawud)

4. Larangan menjadikan ALLOH sebagai perantara kepada makhluqNYA..

Diriwayatkan dari Jubair bin Mut’im Radhiallahu’anhu bahwa ada seorang badui datang kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam dengan mengatakan :

“Ya Rasulullah, orang-orang pada kehabisan tenaga, anak istri kelaparan, dan harta benda pada musnah, maka mintalah siraman hujan untuk kami kepada Rabbmu, sungguh kami menjadikan Allah sebagai perantara kepadamu, dan kami menjadikanmu sebagai perantara kepada Allah”.

Maka Nabi bersabda :

:سبحان الله، سبحان الله “، فما زال يسبح حتى عرف ذلك في وجوه أصحابه، ثم قال

” ويحك ! أتدري ما الله ؟ إن شأن الله أعظم من ذلك، إنه لا يستشفع بالله على أحد ” وذكر الحديث. رواه أبو داود

Maha suci Allah, maha suci Allah” – beliau masih terus bertasbih sampai nampak pada wajah para sahabat (perasaan takut  karena kemarahan beliau), kemudian beliau bersabda : “Kasihanilah dirimu, tahukah kalian siapa Allah itu ? sungguh kedudukan Allah Subhanahu wata’ala itu jauh lebih Agung dari pada yang demikian itu, sesungguhnya tidak dibenarkan Allah dijadikan sebagai perantara kepada siapapun dari makhlukNya.” (Hadits Riwayat Abu Daud).

Kesimpulan :

Dalam potongan lirik itu mengandung semua hal yang saya kutip di atas..

1. Kehati-hatian dalam bersumpah

seperti banyak orang di masa sekarang yang dengan mudahnya bersumpah, baik itu atas nama ALLOH maupun atas nama makhluq yang sebenarnya bersumpah atas nama makhluq itu dilarang..

واحفظوا أيمانكم

Dan jagalah sumpahmu …” (QS. Al Maidah, 89).

2. Larangan menjadikan ALLOH sebagai perantara kepada makhluqNYA
yaa.. menurut pandangan saya lirik tersebut jelas memiliki sangkut-paut atau hubungan dengan poin ini..
Karena,mengapa meminta ampunan kepada ALLOH harus menggunakan sumpah dan sumpahnya itu
atas nama cinta ALLOH kepada RosulNYA.????

Semoga dari tulisan yang sederhana -dan hampir sebagian besarnya hasil kutipan langsung tanpa edit-an dari buku yang saya baca- ini dapat bermanfaat..
Karena ini masalah yang sangat besar..
Masalah ‘Aqidah..

Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

“Iman memiliki lebih dari enam puluh cabang. Cabang yang paling utama adalah ‘Laa Ilaaha Illallah’dan cabang paling rendah adalah menyingkirkan kotoran dari jalan.” (HR. Muslim)

“Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagiNYA, dan Muhammad adalah hamba dan utusanNYA, dan kalimatNya yang disampaikanNya kepada Maryam serta ruh daripadaNya, dan (bersaksi pula bahwa) Surga adalah benar adanya dan Neraka pun benar adanya maka Allah pasti memasukkannya ke dalam Surga, apapun amal yang diperbuatnya.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

“Hai anak Adam, seandainya engkau datang kepadaKu dengan dosa sepenuh bumi, sedangkan engkau ketika menemuiKu dalam keadaan tidak menyekutukanKu sedikitpun, niscaya Aku berikan kepadamu ampunan sepenuh bumi pula.”
(HR. At-Tirmidzi dan Adh-Dhayya’, hadits hasan)

“Barangsiapa meninggal dunia (dalam keadaan) tidak berbuat syirik kepada Allah sedikit pun, niscaya akan masuk Surga. Dan barangsiapa meninggal dunia (dalam keadaan) berbuat syirik kepada Allah, niscaya akan masuk Neraka.”
(HR. Muslim)

Semoga bermanfaat..

‘afwan karena tulisan ini sebagian besar kutipan langsung dari buku (
e-book)

Yang mau share,dipersilahkan..

Tafadhdhol..

Rama Rizana

Di lantai dasar asrama UMY, Kasihan, Bantul, 05 Dzulqo’idah 1431 H


Sumber :



1. Al-Firqotun Najiyah karya Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu
2. Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad bin ABdul Wahhab



NB :
ini baru masalah isi lirik lagunya lho.. belum lagi mengenai yang membuat dan menyanyikannya..
‘afwan kalau pemilihan kata saya membuat antum bingung..

Categories: 'Aqidah, Belajar Ilmu Agama, Sharing | Tags: , , , , | 8 Comments

Ngasih do’a kok nanggung banget sih.!!!

Bismillahirrohmanirrohiim..

gimana rasanya di-do’a-kan orang lain.??
pastinya senang dnk..

pastinya di-do’a-kan yang baik-baik dnk..

tapi bagaimana ada orang yang mendo’akan kita tapi ternyata lafadz yang diucapkannya itu nanggung banget bahkan tidak ada artinya.??

1. Ucapan salam
sebenarnya sudah pernah saya tuliskan di sini,tapi saya ingin menuliskannya lagi..
Sebagaimana kita ketahui ucapan salam adalah ucapan terbaik yang diberikan seorang muslim kepada muslim lainnya.. sangat berbeda jika kita bandingkan dengan ucapan lainnya di saat kita ketemui..

misalnya :
Selamat pagi
-> ambigu : paginya yang selamat atau kita hanya dido’akan selamat ketika pagi hari saja..
dan masih banyak lagi..

jauh berbeda kan kalau kita bandingkan dengan ucapan salam yang diajarkan Rosululloh..

Assalamu’alaykum Warohmatullohi Wabarokatuh
-> “smoga keselamatan untukmu dan rahmat ALLOH serta keberkahan” *CMIIW*

luar biasa bukan artinya.??
belum lagi ada dua hadits dari Rosululloh SAW berikut ini..

Categories: Belajar Ilmu Agama, Muamalah, Nasehat, Sharing | Tags: , , , , | 4 Comments

Ngasih do’a kok nanggung banget sihh.!!!

Bismillahirrohmanirrohiim..

gimana rasanya di-do’a-kan orang lain.??
pastinya senang dnk..

pastinya di-do’a-kan yang baik-baik dnk..

tapi bagaimana ada orang yang mendo’akan kita tapi ternyata lafadz yang diucapkannya itu nanggung banget bahkan tidak ada artinya.??

1. Ucapan salam
sebenarnya sudah pernah saya tuliskan di sini,tapi saya ingin menuliskannya lagi..
Sebagaimana kita ketahui ucapan salam adalah ucapan terbaik yang diberikan seorang muslim kepada muslim lainnya.. sangat berbeda jika kita bandingkan dengan ucapan lainnya di saat kita ketemui..

misalnya :
Selamat pagi
-> ambigu : paginya yang selamat atau kita hanya dido’akan selamat ketika pagi hari saja..
dan masih banyak lagi..

jauh berbeda kan kalau kita bandingkan dengan ucapan salam yang diajarkan Rosululloh..

Assalamu’alaykum Warohmatullohi Wabarokatuh
-> “smoga keselamatan untukmu dan rahmat ALLOH serta keberkahan” *CMIIW*

luar biasa bukan artinya.??
belum lagi ada dua hadits dari Rosululloh SAW berikut ini..


Abdullah bin ‘Amr ibnil ‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, salah seorang shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitakan, “Ada seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,’Perangai Islam yang manakah yang paling baik?’ Beliau Shallallahu’alaihi wa sallam menjawab:
 

تُطْعِمُ الطَّعَامَ وَتَقْرَأُ السَّلاَمَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَعَلَى مَنْ لَمْ تَعْرِفْ

 

“Engkau memberi makan (kepada orang yang membutuhkan, pent.) serta mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal dan tidak engkau kenal.” (HR.Al-Bukhari no. 6236 dan Muslim no. 159)*

 

atau

Pada kesempatan lain, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

لاَتَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا، وَلاَ تُؤْمِنُوا حَتَّىتَحَابُّوا، أَوَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوْهُتَحَابَبْتُمْ؟ أَفْشُوا السَّلاَمَ بَيْنَكُمْ

 

“Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan kalian tidak dikatakan beriman hingga kalian bisa saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan terhadap satu amalan yang bila kalian mengerjakannya kalian akan saling mencintai? Yaitu sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim no. 192)

saya yakin antum sudah paham lah maksud kedua hadits itu.. hadits yang menjelaskan betapa pentingnya ucapan salam,apalagi ketika kita mengatakan bahwa kita mencintai saudara kita karena ALLOH..

okelah kalau ketika kita ketemu dan mengucapkan salam,kita mengucapkan secara komplit..
bagaimana kalau kita mengucapkan/menuliskan salam ketika bertemu atau berkomunikasi dengan saudara kita lewat SMS,FB,Chat atau PM.??

kebanyakan menyingkat salam itu..

tidak ada artinya salam dengan disingkat-singkat itu..
Asslmkm, Asslm,dsb tidak ada toh artinya.??
apalagi yg kayak gini
cemlekum,cemekum..

dan parahnya yg kayak gini
Ass atau Ass. Wr. Wb..

Ass :
artinya ada tiga

kb. 1 (animal) keledai. 2 orang yang bodoh.



Don’t be a silly a. Janganlah sebodoh itu.


3 Vlug.: pantat.


kalau seperti itu,mendingan gak usah kita cantumin.. apalagi alasan kita untuk menghemat karakter SMS..
kalau ada yg mengirimkan seperti itu ke saya,biasanya tidak akan saya jawab,atau kalaupun saya jawab,saya jawab dengan lengkap..

2. Ucapan jazakalloh khoir

hadits Usamah bin Zaid radhiallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

]من صُنِعَ إليه مَعْرُوفٌ فقال لِفَاعِلِهِ جَزَاكَ الله خَيْرًا فَقَدْ أَبْلَغَ في الثَّنَاءِ

“Barangsiapayang diberikan satu perbuatan kebaikan kepadanya lalu dia membalasnya dengan mengatakan : jazaakallahu khaer (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh hal itu telah mencukupi dalam menyatakan rasa syukurnya.”

(HR.At-Tirmidzi (2035), An-Nasaai dalam Al-kubra(6/53), Al-Maqdisi dalam Al-mukhtarah: 4/1321, Ibnu Hibban: 3413,Al-Bazzar dalam musnadnya:7/54. Hadits ini dishahihkan Al-Albani dalamshahih Tirmidzi)


itu dasar/dalil ucapan jazakalloh khoir..
lantas kalau kita cuma mengucapkan jazakalloh/jazakillah (saja) tidak lagi memiliki makna..
Jazakalloh : semoga ALLOH membalasmu ………….. *kosong*
membalasmu apa.??

terlebih lagi kalau kita menuliskannya dengan singkat..
Jzk atau Jfs..

kalau kita ingin mendo’akan saudara kita,sebaiknya sampaikan secara lengkap..

mungkin ada yang akan berkomentar,
Ngapain sih hal yang kecil kayak gini dibahas,gak penting.!!

 

sekedar mengingatkan saja saudaraku,hal yang besar itu ada dari hal yang kecil.. kalau dari hal yang kecil saja kita tidak memperhatikan,apalagi hal yang besar..


dan mulai dari diri kitalah kita memulai agar bisa dipelajari dan diterapkan oleh orang lain..

 

bukankah ilmu yang bermanfaat,(apalagi) diterapkan, merupakan salah satu dari tiga hal yang dapat menolong kita di hari akhirat kelak.??


makanya,ketika ada yang komentar Jazakalloh (saja),saya berkata
ngasih do’a nya kok nanggung banget sih,Akh/Mbak

********

mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan.. semoga bermanfaat..

Jazakumulloh khoiroon atas perhatiannya.. ‘afwan jika ada kata yang salah..

Bantul, 11 Ramadhan 1431 H

NB :
sumber :
satu : http://darussalaf.or.id/stories.php?id=1520
dua : http://tazkiatunnafs.multiply.com/journal/item/602
tiga : http://ramarizana.multiply.com/journal/item/137/137

artikel serupa yang saya ketemui di GOOGLE
pertama : http://nelangsa.multiply.com/journal/item/83/Arti_Ucapan_Salam_dgn_Singkatan_Ass……
kedua : http://misslind76.multiply.com/journal/item/103
ketiga : http://indrayogi.multiply.com/journal/item/127/Menyempurnakan_Assalamualaikum
keempat : http://thetrueideas.multiply.com/journal/item/315

Categories: Belajar Ilmu Agama, Muamalah | Tags: , , , , , | 33 Comments

Create a free website or blog at WordPress.com.