Posts Tagged With: catatan 17 tahun

(Cerita Muktamar) Dek,Riau itu di Provinsi mana yaaaa.???

Bismillahirrohmanirrohiim..
Setelah bertugas di KKN kemarin ba’da ‘Ashar,sukses tepar seharian.. Cuma bergerak untuk sholat.. Makan pun cuma sekali jam 00.00.. Benar2 tidak berdaya..
Alhamdulillah sekarang sudah mendingan dan bisa kembali beraktivitas..
Jam 10 kurang bersiap2 karena jam 10 ada briefing untuk peliputan di acara Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).. Mandi,beres2 dan mengerjakan ibadah sunnah yang bisa kuandalkan..

Sempetin nge-laundry bentar.. Setelah itu jalan ke kampus.. Waduh,gak tahan liat macetnya jalan sekitar asrama dan kampus.. Benar2 padat..

Menyusuri lapangan parkir utara,lewat ke kampus utara (Teknik,Kedokteran,FAI,Pertanian),melewati Mesjid Kampus dan kemudian di Fakultas Ekonomi.. Sampai di FE tiba2 dicegat seorang bapak..
Dia bilang dengan logat khas

Indonesia

bagian Tengah/Timur..
Bapak (BP) :
Adek panitia Muktamar kah.?? Bisa minta tolong sebentar.?? Ngerti cara menghidupkan Flash internet.??

(masih bengong) RR :
“Oh iya,Pak.. Insya ALLOH bisa..”

*berjalan ke lantai 1..

*tiba di ruangan pemondokan beliau.. dan ternyata terkunci*
BP :
wah,terkunci dek.. tunggu sebentar saja,mungkin teman saya lagi di kamar mandi.. dia membawa kunci nya..

RR : “oh iya,pak.. tidak apa2..

*duduk di bangku yang ada di depan ruangan..

SMS koordinator,”Mbak,izin telat

Tiba2 bapak bertanya..
BP : “Namanya siapa,dek.??

(sambil menunjukkan ID Card) BP : “Rama,Pak..

BP : “Asalnya mana.??
RR : “Riau,Pak..
BP : “Riau itu di mana, ya.?? Sumatera bagian mana.???
RR : “Ya di Sumatera,Pak..
BP : “Oooo.. Riau itu di Provinsi apa,yaa.??
RR : ” Ya,Riau itu nama provinsi,Pak..
BP : “Beda dengan Riau Kepulauan.??
RR : (menghela nafas) “Iya,Pak, beda.. saya di Riau Daratan
BP : “ooo.. Riau Kepulauan itu yang di dekat Singgapur

kan.

??”
RR : “iya,Pak..

…………………………………………………….
*masih ada kelanjutannya masih seputar Riau dan juga seputar kampusku.. males dilanjutin..*

baru pertama kali lho ada orang yang ditanyain seperti itu..

untung saja baru selesai sakit,jadi tidak ada kemampuan menggetok kepala bapaknya.. he8x..

Markas Tim Jurnal Muktamar, 18 Rajab 1431 H..
Di sela-sela waktu menunggu peliputan..

**Bapak nya berasal dari provinsi di Indonesia bagian Tengah..

Advertisements
Categories: Ada-Ada Saja, Sebuah Cerita | Tags: , , , | 28 Comments

(RePost) Tulisan Essay Seleksi Tahap III MITI Awards 2010 JaDIY

Bismillahirrohmanirrohiim..

Berikut ini adalah tulisan Essay yang saya kirimkan dalam rangka mengikuti lomba MITI Award 2010 seleksi tahap II wilayah Jawa Tengah-DIY (JaDIY).. Alhamdulillah saya lolos ke 5 besar seleksi tahap III.. Insya ALLOH hari Ahad seleksi tahap III nya.. Dan alhamdulillah saya menjadi juara II..
Perjalanan kepenulisannya bisa dilihat di
sini..
 


Tema :

 

MAHASISWA DAN PEMBANGUNAN DAYA SAING BANGSA INDONESIA

 

Judul :

 

“KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN SEBAGAI ASET PEMBANGUNAN DAYA SAING BANGSA”

 

oleh :

Rama Rizana

(Mahasiswa Teknik Sipil, Fakultas Teknik 2008, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta-UMY)

——————————————————————————————

 

A.Selintas Peran Mahasiswa Masa Dahulu dan Masa Kini

1.Peran Mahasiswa Dahulu

a.Masa Sebelum Kemerdekaan

Mahasiswa pada masa ini merupakan salah satu ujung tombak perlawanan bangsa Indonesia terhadap penjajahan kolonial Belanda dan Jepang. Di saat itu mereka berperan untuk melawan para penjajah di bidang pemikiran dan negosiasi, karena perlawanan menghadapi para penjajah ditempuh dengan dua jalan, yakni pertarungan fisik dan non-fisik (pemikiran).

Sebut saja nama Ir. Soekarno dan M. Hatta yang mendapatkan kesempatan belajar di luar negeri, di tengah keterbatasan kesempatan menempuh pendidikan tinggi. Mereka menggunakan kesempatan belajar tersebut sebagai bekal untuk menghadapi perlawanan penjajah secara non-fisik.

b.Masa Setelah Kemerdekaan

Sukses meraih kemerdekaan bukan berarti perjuangan bangsa Indonesia berhenti. Mereka masih harus berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan yang telah diperoleh.

Peran mahasiswa pada masa ini adalah sebagai perancang strategi pemikiran untuk menghadapi para penjajah yang ingin merebut kembali kemerdekaan yang diperoleh.

Setelah kemerdekaan berhasil dipertahankan, peran mahasiswa berganti dari ujung tombak perlawanan penjajah secara non-fisik ke pengatur strategi pembangunan bangsa. Mulai dari membuat perangkat-perangkat penting kenegaraan hingga kebijakan-kebijakan yang digunakan untuk membangun bangsa yang baru beberapa tahun mendapatkan kemerdekaan.

2.Peran Mahasiswa Kini

Dibandingkan dengan peran mahasiswa pada masa dahulu yang telah digambarkan singkat di atas, kembali terjadi perubahan peran. Ini tak lepas dari perbedaan kondisi yang terjadi di masa dahulu dan masa kini. Jika pada masa dahulu peran mahasiswa adalah sebagai motor penggerak pembangunan sebuah bangsa yang baru beberapa tahun merdeka, maka sekarang peran itu berganti menjadi salah satu pelaku pembangunan bangsa. Peran ini berarti bahwa mahasiswa tidak hanya sebagai masyarakat biasa atau objek pembangunan bangsa, namun juga turut terlibat aktif sebagai pelaku (subjek) pembangunan bangsa.

Mahasiswa pada masa kini memerankan peran yang sama pentingnya dengan peran mahasiswa pada masa dahulu. Namun karena kondisi yang sangat jauh berbeda, maka kualitas dan kontribusi mahasiswa dalam rangka pembangunan tersebut harus senantiasa ditingkatkan.

 

B.Indeks Perkembangan Manusia (Human Development Index)

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui salah satu organisasi nya United Nation Development Program (UNDP) memiliki agenda kegiatan untuk mengetahui keadaan suatu bangsa, khususnya dalam aspek pembangunan, yakni Human Development Report.

Setidaknya ada 7 hal yang menjadi tolok ukur perhitungan UNDP untuk mengetahui pengklasifikasian negara-negara yang menjadi anggota PBB. Ketujuh hal tersebut adalah Kehidupan Sosial (Social Progress), Perekonomian (Economics), Efisiensi (Efficiency), Keadilan (Equity), Partisipasi dan Kebebasan (Participation and Freedom), Ketahanan Negara (Sustainability) dan Keamanan (Human Security). Adapun ketujuh hal tersebut dijabarkan ke dalam 14 indikator penilaian tersebut. Keempat belas indikator tersebut adalah Human Movement, International Emigrants by Area of Residence, Education and Employment of International Migrants in OECD (aged 15 years and above), Conflict and Insecurity Induced Movement, International Financial Flows, Selected Human Rights and Migration Related Conventions (by year of ratification), Human Development Index Trends, Human Development Index (and Its Components), Human and Income Poverty, Gender-Related Develpoment Index (and Its Components), Gender Empowement Measure (and Its Components), Demographic Trends, Economy and Inequality, Health and Education.

Dari tolok ukur tesebut, Indonesia menduduki peringkat 111 dari 182 negara yang dinilai oleh UNDP pada tahun 2009 dan termasuk kategori Medium Human Development.

Hal tersebut berarti Indonesia masih dalam kategori negara berkembang dan masih tertinggal di negara tetangga (ASEAN), yakni Singapura (posisi 23), Brunei Darussalam (30), Malaysia (66), Thailand (87) dan Filipina (105).

 

C.Kemiskinan, Salah Satu Permasalahan Bangsa

Pada masa kini, di saat pembangunan bangsa terus dilakukan ada berbagai macam permasalahan yang dihadapi oleh bangsa kita, bangsa Indonesia. Salah satu masalah yang cukup mendasar adalah masalah kemiskinan.

Jumlah rakyat Indonesia yang berada di garis kemiskinan menurut data BPS pada Maret 2009 adalah sebanyak 32.530.000 jiwa dengan 11.910.500 jiwa tinggal di kota dan 20.619.400 jiwa tinggal di desa. Ini berarti persentase jumlah rakyat miskin di negeri ini adalah kurang lebih 14% dari total penduduk Indonesia yang terakhir dicatat sejumlah 230 juta jiwa.

Masalah ini erat kaitannya dengan banyaknya pengangguran. Data BPS pada Februari 2009 mencatat sebanyak 9.258.964 orang tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran. Dan dari jumlah itu 12% atau 1.113.020 orang merupakan Diploma dan Sarjana,yang kemudian disebutkan sebagai kalangan intelektual.

Data tersebut mencerminkan masih banyaknya rakyat Indonesia yang merupakan kalangan intelektual adalah pengangguran. Ini memiliki kaitan yang sangat erat dengan data pertama, yakni jumlah penduduk miskin di negeri ini.

Kedua masalah tersebut, lebih khusus lagi masalah banyaknya pengangguran di negeri ini adalah dari kalangan intelektual mencerminkan masih banyaknya dari mereka yang tidak mendapatkan pekerjaan. Kualitas dari mereka merupakan salah satu faktor penyebab masalah itu bisa terjadi, di samping lapangan kerja yang tersedia tidak sebanding dengan pencari kerja atau job hunter yang apabila masalah ini tidak segera diselesaikan memiliki dampak yang cukup atau bahkan sangat besar terhadap pembangunan bangsa.

 

D.Solusi Permasalahan : Kreativitas dan Kemandirian

Berbagai permasalahan yang dihadapi oleh negara kita ini, sebagai contoh masalah kemiskinan harus segera diselesaikan. Karena jika tidak segera diselesaikan, maka bisa berdampak kepada pembangunan bangsa dan ketahanan negara kita untuk menghadapi era globalisasi yang sudah semakin dekat.

Secara garis besar ada dua macam solusi yang kemudian akan dijelaskan kemudian, yakni Solusi Umum (Pendidikan), dan Solusi Khusus.

Pertama, Solusi Umum (Pendidikan)

Pendidikan adalah salah satu aspek yang harus diperhatikan karena aspek ini memiliki kaitan yang sangat erat dengan aspek lain dalam hal pembangunan sebuah bangsa. Karena dari aspek pendidikan sebuah bangsa dapat maju dan memiliki daya saing atau ketahanan dalam persaingan, era globalisasi yang sudah semakin dekat.

1.Sistem pendidikan di Indonesia sebaiknya lebih diarahkan sejak dini. Sebagai perbandingan, negara maju seperti Amerika Serikat (USA) dan Inggris (UK), dimana sistem pendidikan mereka sudah dibuat dan diarahkan bagaimana agar generasi penerus bangsa mereka memiliki kompetensi yang bagus dan dapat bersaing, terkhusus untuk menghadapi era globalisasi.

Sejak bangku sekolah dasar, siswa-siswa diarahkan untuk belajar dan berkarya sesuai dengan bakat mereka masing-masing. Tidak seperti dengan negara kita yang memiliki sistem pendidikan yang mengharuskan siswa-siswa untuk menguasai belasan pelajaran dan ini diterapkan sampai jenjang sekolah menengah.

Sistem pendidikan kita �memaksa� siswa untuk menguasai semua pelajaran atau bidang studi. Sistem ini dirasa kurang dapat menghasilkan generasi masa depan yang memiliki kompetensi cukup untuk menghadapi persaingan era globalisasi. Karena pada hakikatnya setiap orang memiliki kemampuan dasar yang berbeda-beda antara satu sama lain, dan memiliki kecenderungan tidak merata untuk semua jenis kemampuan, seperti kemampuan di bidang eksakta dan bidang sosial.

Sistem Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bisa diterapkan sejak dini (Sekolah Dasar) agar generasi muda bisa mengetahui sejak dini bakat dan kemampuannya, serta dapat mencetak generasi muda yang dapat bersaing di masa depan.

2.Adanya kurikulum kewirausahaan atau pelajaran kemandirian lainnya semenjak sekolah dasar. Ini berguna untuk melatih dan membiasakan generasi muda untuk berwirausaha dan mandiri sejak dini. Selain itu juga hal ini dapat meningkatkan kreativitas generasi muda.

Sudah mulai banyak sekolah-sekolah atau lembaga-lembaga pendidikan yang mengarahkan siswa-siswanya untuk bisa mandiri sejak kecil. Hal ini menjadi sangat penting mengingat dan melihat data jumlah pengangguran di negeri ini cukup banyak, dikarenakan jumlah lapangan kerja yang tersedia tidak sebanding dengan permintaan pekerjaan yang ada. Ini juga bisa diterapkan sebagai solusi pemecahan masalah-masalah yang ada di negeri ini yang berakar salah satunya dari masalah kemiskinan tersebut.

 

Kedua, Solusi Khusus

Selain solusi umum yang berkenaan dengan sistem pendidikan di negara kita yang perlu dicermati kembali dan ditingkatkan, kepribadian masing-masing individu juga menjadi indikator penting untuk memecahkan masalah yang dihadapi bangsa ini. Maksudnya adalah bagaimana tiap individu, terkhusus para mahasiswa memiliki kesadaran. Kesadaran dalam banyak hal. Di antaranya :

1.Kesadaran bahwa mahasiswa memiliki peran sangat penting untuk membangun dan memajukan bangsa ini.

2.Kesadaran bahwa kualitas individu adalah hal yang sangat penting, apalagi perkembangan dunia dari masa ke masa yang semakin pesat dan era globalisasi yang semakin dekat, yang �memaksa� tiap individu harus meningkatkan kualitas diri.

Sebagai analogi, masyarakat pada masa dahulu sekitar 20 tahun yang lalu, yang lulus menjadi sarjana akan mendapatkan gaji yang jauh lebih besar dibandingkan masyarakat lain yang hanya bersekolah sampai di bangku sekolah menengah.

Analogi lain, sekitar 10 tahun yang lalu, memiliki kemampuan berbahasa Inggris adalah nilai tambah seorang pelamar pekerjaan. Mereka akan mendapatkan keistimewaan dalam pekerjaannya kelak. Namun sekarang memiliki kemampuan berbahasa Inggris adalah syarat minimal yang harus dimiliki seseorang yang ingin melamar pekerjaan. Harus ada kelebihan lain yang dimiliki jika ingin bersaing di masa sekarang. Misalnya, kemampuan bahasa asing lainnya, kemampuan operasional komputer,dsb.

 

E.Kesimpulan

Ada berbagai masalah yang dihadapi bangsa kita,bangsa Indonesia, khususnya dalam rangka pembangunan nasional dan menghadapi era globalisasi. Salah satu masalah tersebut adalah masalah kemiskinan yang memiliki keterkaitan dengan masalah lain yang dihadapi bangsa ini. Banyaknya pengangguran yang ada di negeri ini adalah salah satu faktor mengapa jumlah penduduk Indonesia yang berada di garis kemiskinan cukup tinggi.

Masalah kemiskinan dan pengangguran tersebut harus segera diselesaikan. Karena jika tidak, hal tersebut sangat mempengaruhi proses pembangunan bangsa dan kesiapan bangsa menghadapi persaingan atau era globalisasi.

Ada dua jenis solusi yang bisa digunakan sebagai pemecahan masalah yang cukup mendasar tersebut.

Pertama, Solusi Umum yang berkaitan dengan sistem pendidikan di bangsa ini. Sudah saatnya generasi penerus bangsa diarahkan sejak dini untuk memiliki kompetensi masing-masing, yang kemudian ini menjadi sangat penting untuk menjadikan generasi muda mampu untuk bersaing di masa yang akan datang. Selain itu, perlu juga dimasukkan kurikulum pendidikan kewirausahaan atau jenis kurikulum pendidikan lainnya yang terkait dengan kemandirian. Ini dapat menyelesaikan masalah kurang tersedianya lapangan kerja yang membuat jutaan rakyat di negeri ini menjadi pengangguran dan menjadi berdampak menjadi masalah kemiskinan.

Kedua, Solusi Khusus yang berkaitan dengan kepribadian, khususnya kesadaran tiap-tiap individu, seperti mahasiswa akan perkembangan zaman semakin lama semakin pesat dan menuntut setiap orang memiliki kemampuan yang cukup untuk menghadapinya.

Akhir kata, dengan penjabaran yang telah disebutkan dan dijelaskan di atas beserta solusi pemecahannya yang berkaitan dengan masalah yang dihadapi bangsa ini berkaitan dengan pembangunan daya saing bangsa, khususnya dalam menghadapi era globalisasi, diharapkan bisa menjadi alternatif pemecahan dan penyelesaian bangsa ini.

————————————————————————————————————

*Tulisan ini mulai dibuat 3 jam sebelum deadline dan dikirim tepat 5 menit sebelum deadline*

**Tulisan repost,karena sebelumnya “ditarik” dari pasaran karena sesuatu dan lain hal..

Categories: Goresan Karyaku, Lomba, Opini | Tags: , , | 3 Comments

Semester 4

Bismillahirrohmanirrohiim..
Besok sudah mulai kuliah semester 4.. Waktu berlalu begitu cepat..

Padahal baru 3 tahun lalu, ana dan teman2 Study Tour ke Malaysia (29012007-01022007), terus tak terasa April 2008 Ujian Nasional, Mei 2008 Farewell Party (Perpisahan) dan akhirnya kuliah di UMY..
dan mungkin seiring waktu dan tak terasa gelar Sarjana Teknik (S.T) pun kuraih,, (amiin)
masih ada setidaknya 4 atau 5 semester yang harus kulalui..

Hufft.. mungkin ini dampak sistemik (lagi2 sok ngerti) dari kerinduan akan rumah.. dan baca beberapa tulisan dan juga karena hari ke hari..

*kok mendadak jadi lupa apa yang mau ditulis, ya.??*

oh ya..!!

terlebih dahulu ana ketik daftar mata kuliah yang akan ana tempuh di semester 4 ini..
1. Bahan Perkerasan Jalan (2 SKS)
2. Matematika IV (3 SKS)
3. Struktur Beton I (2 SKS)
4. Struktur Baja I (2 SKS)
5. Struktur Kayu (2 SKS)
6. Teknik Fondasi (3 SKS)
7. Pengadaan Sumber Daya Air/PSDA (2 SKS)
8. Sistem & Rekayasa Irigasi (2 SKS)
9. Sistem & Rekayasa Drainase (2 SKS)
10. Praktikum Rekayasa Jalan Raya/Perencanaan Geometrik Jalan (1 SKS)
11. Praktikum Rekayasa Lingkungan (1 SKS)
12. Praktikum Teknologi Bahan Konstruksi (1 SKS)
13. Praktikum Bangunan Sipil (1 SKS)

ada 9 mata kuliah teori dan 4 mata kuliah praktikum.. bisa dibayangkan betapa energi yang akan terkuras.. apalagi kuliah semester ini cuma sekitar 3,5 bulan.. seperti di zaman SMA aja yang cuma 4 bulan, malahan pernah dulu waktu di SMA, kalau gak salah waktu kelas 2 semester 2, kami cuma belajar 1 bulan.. mantap, kan.??

ada lagi amanah UKM yang berjumlah 4 buah.. kerja paruh waktu di CDC..

Ya Alloh, berikanlah hamba tubuh dan stamina yang kuat agar bisa menjalani semuanya.. Dan tolong luruskanlah niat hamba dalam melakukan segala aktivitas karena-Mu ya Alloh..

Jogjakarta, 16 Safar 1431 H

posted di WarNet pada 31 Januari 2010 M

*tulisan yang tidak sesuai harapan..

o ya, yang kucetak bold dan miring itu adalah mata kuliah praktikum semester 2.. ana ambil lagi, karena ana belum lulus.. kenapa belum lulus.?? ya karena ana tidak selesai mengerjakan praktikum itu..

Categories: Sarjana, Sebuah Cerita, Studi | Tags: , , , | 12 Comments

Alhamdulillah.. masih selamat.. (English Version)

Bismillahirrahmanirrahiim..

Tidak terasa 2 minggu UTS kini tersisa 2 hari.. (Trying to use English)
Overall i feel that I’m better that previous periods of exam.. (maksudnya ya ujian2 dulu lah)
But about the score, i don’t know, ‘coz i’m not the lecturer..

The first day is
Geometric Road Planning (Perencanaan Geometrik Jalan)
Honestly, I feel regret, ‘coz I’m very rarely to follow this class.. Actually not because I’m the lazy student (ceilaah), but in 2 meetings of the class, I have to help my senior to prepare the research proposal..
I have tried to catch up and understand the lesson in one night.. I did the task and it’s about the formula to plan the geometric road.. But, I was examined about the theory.. Huaaaa… Finally I designed the answer.. (mengarang rumus maksudnya )..

The second day is Hidrology..
I just read my notes by skimming.. (sekilas)
and same with the first day of exam, I designed the answers..

The third day is Construction Materials Technology (Teknologi Bahan Kosntruksi)..
The theory lesson.. All about the construction material.. Wood, steel, concrete, iron, and brick (the lesson which are examined in Mid-Test)
Alhamdulillah I can answer and finish the exam.. It’s the multiple choice-exam and true-false exam.. Great.. But, there’re some numbers that I slipped/wrong.. No problem.. next exam.!!

The fourth day are Traffic Engineering (Rekayasa Lalu Lintas) and Akhlaq..
No exam in thursday, but two exams..
In morning (09.45), Alhamdulillah I can answer all of the questions.. And I was lucky ‘coz my senior’s note helped me to answer the question about the methods in traffic survey..


Akhlaq (13.30)
I didn’t mean to be arrogant, but Insya Allah walhamdulillah I feel that I can to answer the questions.. That’s why I took the lesson which actually is the fitth semester to fulfill the 24 SKS.. Compounded because the exam is opened book exam..
Alhamdulillah.. All of the questioned were finished..

The sixth day is Enviromental Engineering (Rekayasa Lingkungan)..
In saturday, there is no exam and monday is too.. In sunday, there’s a match between Medical Faculty SKI Al-Jundi (Seksi Kerohanian Islam) vs Engineering Faculty SKI Al-Muhandis.. And I was overslept.. ck..ck.. but Alhamdulillah we won the match by 3-2.. My friend, Isram got his hattrick (three goals)
I went to campus with high spirit to finish the exam.. But same with CMT/TBK exam, I was wrong in some numbers..

The seventh day is Fiqh..
Take home task and the title of the task has been given in last meeting.. Fuh.. I have to make paper about “Art in Islamic Views”.. find the articles (the pro and contra) and give the comment at least one paragraph and it has to be collected on Saturday.. (oh nooo.. not finished yet… but I have got some articles about it. just write.. )

The eigth day in today is Hydraulic (Hidraulika)
Alhamdulillah I can answer all and finish it because I answer the task which is given by lecturer.. And alhamdulillah it was opened book-exam..

Tomorrow is Mathematics III and the next day is Introduction to Geology and Soil Mechanics (Pengantar Geologi dan Mekanika Tanah)

Notes :
Why in the title I said that “Alhamdulillah.. masih selamat..’
“coz until today, I did struggle to finish all exams by my ownself.. and I didn’t help anyone (maybe at the first : yes)

so sorry.. i am struggling to finish the exam by my ownself.. coz of that..i did not give you my paper..
Even you mean to borrow my note or paper.. but it’s about exam, bro.!! trying to finish it by your ownself first.. if you can’t, just collect your paper and go home.. Peace.!!!


*Bagaimana..bagaimana posting-an ana kali ini.?? Sekalian latihan nulis dalam bahasa Inggris.. dah lama soalnya gak nulis at least a passage like this since I graduated from Senior High School.. Huaaaa.. Rindu SMA..
**Catatan anak 17 tahun..

Categories: English, Sarjana, Sebuah Cerita, Studi | Tags: , , , | 7 Comments

Blog at WordPress.com.