(CS2) Catatan dan pembelajaran dari kuliah Prof Aiban, belajar dari pengalaman di lapangan

Bismillaahirrahmanirrahiim.
Selasa malam kemarin ada kelas Soil and Site Improvement. Di jadwal harusnya kelas di siang hari, tapi berhubung ada puasa ‘Asyura profesor menawarkan untuk jadwal dipindahkan ke malam hari.
Pertemuan itu disi oleh Prof. Sa’ad Ali Aiban, dosen Geoteknik di KFUPM juga yang awalnya beliau diminta mengampu mata kuliah ini, tapi karena kesibukan beliau sebagai konsultan dan bisnis di luar beliau memilih untuk tidak menerima tawaran tersebut, hingga akhirnya Prof. Omar S. Baghabra al-Amoudi yang mengampu mata kuliah ini, itupun setelah mempertimbangkan banyak hal, di antaranya beliau pernah jadi koordinator Short Course bidang ini 17 tahun yang lalu.
Continue reading

Advertisements
Categories: Catatan, Journey, Master | Tags: , | 3 Comments

(RtMoS) Jagalah beliau, jalan menuju surga ilahi yang paling mudah

Bismillaahirrahmanirrahiim.

5 hari sebelum meninggalnya Papa –allahu yarhamuh– di kamar itu seorang kakek berusia 80 tahun menemui ajalnya. Sebenarnya bukan kali pertama di kamar yang berisi 8 pasien itu ada orang yang meninggal dunia saat kami menjaga dan merawat mendiang Papa, tetapi ini cukup membuat hati sedih.

Selama beliau (kakek tersebut) dirawat di rumah sakit, hanya istrinya tercinta yang juga sudah berusia lanjut yang setia menemani, membantu dan menjaga beliau. Padahal beliau memiliki anak yang berjumlah tak kurang dari 10 orang, juga tinggal di Pekanbaru. Jika diperhatikan seharusnya istri beliau butuh banyak istirahat, bahkan orang-orang -yang juga menjaga anggota keluarga mereka yang dirawat di ruangan tersebut- menilai kakek tersebut jauh lebih kelihatan sehat dibanding istri beliau.

Continue reading

Categories: Kontemplasi | Tags: , , | Leave a comment

(RtMoS) Berkahkah waktu yang telah engkau habiskan?

Bismillaahirrahmanirrahiim.

Tadi malam kajian kitab Riyadush Shalihin kembali diadakan di Dhahran Cultural Center setelah beberapa bulan rehat liburan summer dan liburan Idul Adha. Masih membahas bab Taubat hadits ke 22, tapi bukan itu yang menyita perhatianku dan membuatku termenung. Bukan, bukan kutak menyimak penjelasan Ustadz Alwi tentang taubatnya pezina yang dibahas di hadits itu, tapi bagian awal pembahasan yang beliau sampaikan yang ingin kutuliskan.

Continue reading

Categories: Goresan Karyaku, Kontemplasi | Tags: , , | Leave a comment

2 tahun setelah 20 Oktober 2012

Bismillaahirrahmanirrahiim.

tepat di tanggal ini 2 tahun yang lalu adalah saat ijazah S1 resmi didapat, bersama dengan ratusan mahasiswa lainnya yang baru saja menyelesaikan perjuangan di bangku perkuliahan.

banyak hal yang sudah terjadi dalam 2 tahun ini, kebanyakan terasa seperti mimpi,mulai dari yang membahagiakan sampai yang membuat air mata harus jatuh.

setahun berselang alhamdulillaah akhirnya bisa keluar dari zona nyaman esai bidang non-Teknik Sipil dengan mempresentasikan hasil penelitian di depan para dosen dan pakar di bidang material perkerasan jalan.

Continue reading

Categories: Goresan Karyaku, Kontemplasi | 1 Comment

Nasehat seorang sahabat sekaligus saudara:
“Mencintai karena Allah itu tali iman yang paling kuat. Kata Ibnul Qoyyim, hubungan yang didasari kecintaan karena Allah lebih mulia dan lebih indah dari hubungan kekeluargaan. Karena hubungan kekeluargaan hanya pada masalah nasab, sedangkan hubungan cinta karena Allah mencakup jiwa dan iman sekaligus.”

View on Path

Categories: Uncategorized | Leave a comment

(ALJTSA) Antara Amerika Serikat, Mesir, Korea Selatan dan Saudi Arabia

Bismillaahirrahmanirrahiim.

Di tulisan ini saya kembali mencoba menuliskan kepingan-kepingan cerita yang ingin ditulis sejak setahun lebih yang lalu.

Di masa-masa menjelang lulus mendapatkan gelar sarjana, yang ada di benak saya adalah saya ingin melanjutkan studi. Prioritas utama tatkala itu ialah ke negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Di tahun kedua kuliah saya memang amat bermimpi untuk bisa studi ke sana, ke kampus Teknik terbaik di dunia, Massachussets Institute of Technology (MIT). Tak lama setelah mimpi itu terlintas saya coba untuk memulai mewujudkannya. Hal pertama yang dilakukan ialah iseng-iseng membuka website MIT, terutama di bagian dosen. (Mungkin) namanya mahasiswa baru yang ada di pikirannya ketika membahas lanjut studi ialah bagaimana cara mendapatkan beasiswanya. Alhasil ketika mengontak dosen-dosen di sana yang saya tanya cuma seputar bagaimana mendapatkan beasiswa di sana. Masih belum ada terpikirkan mengenai bagaimana kesesuaian minat riset, dan sebagainya, wong dulu saja topik riset yang bersliweran di benak cuma topik-topik penelitian sosial humaniora, sampai-sampai ketua jurusan tatkala itu mengatakan saya ini salah jurusan. *kayaknya sampai sekarang masih merasa begitu kadang-kadang 😀 :v

Continue reading

Categories: Journey, Master | Tags: , , , , | Leave a comment

(Transkrip Kajian-Bagian 2) Sahabat Dihujat, Sahabat Dibela

Bismillaahirrahmanirrahiim.

Lanjutan dari catatan sebelumnya.

————————————————————————————————-

Sekarang saya ingin menyampaikan bagaimana celaan-celahan mereka secara terperinci tentang shahabat-shahabat mulia, seperti Abu Bakar, Umar, Utsman dan ‘Aisyah radhiyallahu ta’ala ‘anhum.

Kita mulai dari Abu Bakar radhiyallahu ta’ala ‘anhu.

Abu Bakar radhiyallahu ta’ala ‘anhu adalah sahabat Rasulullaah shallallahu ‘alaihi wasallam yang mulia, yang diberi gelar dengan ash-Shiddiq, -kita tadi baru dengar khutbah Jum’at tentang Isra’ Mi’raj-. Dalam hadits yang shahih riwayat Bukhari dan lainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah naik ke gunung Uhud bersama Abu Bakar, Umar dan Utsman, kemudian Uhud pun bergoyang,

Wahai gunung Uhud tenanglah engkau,sesungguhnya yg sedang berada di atasmu adalah seorang nabi, seorang shiddiq (yaitu Abu Bakar) dan dua orang syahid (yakni Umar dan Utsman).

Dan semuanya benar, setelah itu ‘Umar dan ‘Utsman mati syahid. Dan kita tau bagaimana sejarah Abu Bakar digelari ash-Shiddiq, lelaki dewasa yang pertama kali masuk Islam, Abu Bakar ash-Shiddiq, dengan kesepakatan para ulama. Para ulama cuma khilaf mana yang lebih dahulu Abu Bakar atau ‘Ali atau Zaid bin Haritsah atau Khadijah. Tapi mereka sepakat lelaki dewasa yang pertama kali masuk Islam adalah Abu Bakar radhiyallahu ta’ala ‘anhu. Adapun Ali bin Abi Thalib, Khadijah mereka tinggal di rumahnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Zaid bin Haritsah, wajar mereka masuk Islam karena mereka tinggal bersama Nabi, dalam satu rumah. Ali bin Abi Thalib, bapaknya miskin Abu Thalib, maka Ali pun diambil oleh Rasulullaah shallallahu ‘alaihi wasallam, dirawat oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, tetapi Abu Bakar orang lain di luar Nabi yang pertama kali masuk Islam. Setelah masuk Islam, Abu Bakar langsung berdakwah, sehingga 5 orang dari 10 orang shahabat yang masuk surga karena–perantara- dakwahnya Abu Bakar radhiyallahu ta’ala ‘anhu. Langsung berdakwah Abu Bakar radhiyallahu ta’ala ‘anhu. Pengorbanan luar biasa, yang menemani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, Allah menakdirkan yang menemani Nabi berjalan dari Makkah ke Madinah untuk berhijrah, siapa? Abu Bakar radhiyallahu ta’ala ‘anhu. Perjalanan maut.

Allah menamakan Abu Bakar sebagai shahabat Nabi dalam Al-Quran, tatkala orang kedua dari Jabal Thur berkata kepada shahabatnya, yaitu Abu Bakar, “لا تحزن”

 لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا

“……..jangan engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita..…” (Quran Surat At-Taubah ayat 40)

Continue reading

Categories: Belajar Ilmu Agama, Catatan | Tags: , , , | Leave a comment

(Transkrip Kajian-Bagian 1) Sahabat Dihujat, Sahabat Dibela

Bismillaahirrahmanirrahiim.

Pembahasan kita kali ini adalah pembelaan terhadap sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, generasi terbaik yang pernah ada di alam semesta ini, yang telah berjuang mengorbankan harta dan jiwa raga mereka demi menyebarkan ajaran guru mereka, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Dan tidaklah kenikmatan yang kita rasakan ini, mengenal Islam, mengenal sunnah-sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, terlepaskan dari kesyirikan, terlepaskan dari kesesatan, kecuali merupakan salah satu dari jasa dan perjuangan para shahabat radhiyallahu ta’ala ‘anhum. Bahkan umat Islam tidak akan bisa kembali jaya, kecuali jika mereka meniti kembali jejak-jejak langkah para shahabat. Sebagaimana perkataan al-Imam Malik rahimahullah,

Bahwasanya umat ini tidak akan menjadi baik, kecuali dengan perkara yang dengannya menjadi baik pula generasi awal.

Barangsiapa yang ingin umat Islam atau jika umat ini ingin kembali jaya, maka dia harus menempuh apa yang telah ditempuh oleh para shahabat radhiyallahu ta’ala ‘anhum.

Continue reading

Categories: Belajar Ilmu Agama, Catatan | Tags: | 1 Comment

Masih belum ada ketertarikan untuk kuliah (sains, teknologi dan manajemen) di Saudi?

Bismillaahirrahmanirrahiim.

Indonesia memerankan posisi yang sangat penting dan strategis bagi Kerajaan Saudi Arabia. Negara dengan populasi pemeluk Islam terbanyak di dunia, mendatangkan banyak jamaah haji dan umrah yang juga terbanyak merupakan salah satu dari banyak kontribusi yang diberikan tanah air tercinta. Sudah sewajarnyalah bisa banyak orang Indonesia yang bisa mengambil manfaat di negeri penuh berkah (KSA.red) ini.

Sebisa mungkin ketika ingin ke Saudi ambillah peran yang bisa mengangkat derajat dan memperbaiki citra Indonesia. Sudah maklum bahwa negeri kita di sini lebih terkenal sebagai negara yang cukup banyak mengirimkan TKI, -but unfortunately and so sorry to say- TKI yang tidak memiliki skill cukup, misal jadi PRT.

Continue reading

Categories: Info, Studi | Tags: , , , , | 6 Comments

(CS2) Pembelajaran dari “podium” presentasi

Bismillaahirrahmanirrahiim.

Mencoba merangkai kata demi kata untuk merekam jejak perjalanan selama di sini, apalagi semester pertama telah usai….

Tiga mata kuliah yang diambil di semester perdana ini punya ciri dan kenangan yang berbeda, khususnya terkait tugas yang diberikan. Untuk mata kuliah statistik tugasnya adalah tugas mingguan mengerjakan soal-soal. Mata kuliah perencanaan dan desain bandara diharuskan mengerjakan latihan soal yang dikumpulkan di akhir semester beserta report mengenai bandara dan pesawat yang telah ditentukan di awal semester. Nah, tugas yang benar-benar membekas di semester perdana ini ialah tugas presentasi untuk mata kuliah perencanaan dan pemodelan transportasi perkotaan. Sebenarnya cukup tak mengherankan kalau membaca dua tujuan utama perkuliahan ini, yakni:

  • how to study by own-self to get information
  • presentation skill

Jadilah dua hal ini yang menjadi pembekas jejak mata kuliah ini.
Continue reading

Categories: Master, Studi | Tags: , | Leave a comment

Blog at WordPress.com.