Organisasi

Rekapitulasi Pemenang PIMNas XXV UMY 2012

Bismillaah.
Setelah 4 hari penyelenggaraan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNas) XXV di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) baru saja diumumkan daftar pemenangnya.
Berikut list pemenang (berdasarkan universitas,bukan nama tim). Kalau untuk total juaranya (gabungan poster & presentasi) saya kurang tau proporsinya.
 
Here we go
Kategori Poster :
Peringkat. Nama Kampus – Jumlah Emas – Jumlah Perak – Jumlah Perunggu
1 Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) – 4 – 3 – 2
2. Universitas Gadjah Mada (UGM) – 3 – 2 – 5
3. Universitas Brawijaya (UB) – 2 – 5 – 2
4. Universitas Airlangga (UnAir) – 2 – 0 – 1
5. Universitas Padjadjaran (UnPad) – 1 – 2 – 1
6. Institut Pertanian Bogor (IPB) – 1 – 2 – 1
7. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) – 1 – 0 – 1
8. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) – 1 – 0 – 0
9. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) – 1 – 0 – 0
10. Universitas Udayana (UnUd) – 1 – 0 – 0
11. Institut Teknologi Nasional Malang – 1 – 0 – 0
12. Universitas Negeri Semarang (UnNeS) – 0 – 2 – 1
13. Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) – 0 – 1 – 1
14. Universitas Syiah Kuala – 0 – 1 – 0
15. Institut Teknologi Bandung (ITB) – 0 – 0 – 1
16. Universitas Sanata Dharma – 0 – 0 – 1
17. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya – 0 – 0 – 1
 
Kategori Presentasi
1. Universitas Brawijaya (UB) – 6 – 3 – 1
2. Institut Pertanian Bogor (IPB) – 5 – 3 – 2
3. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) – 2 – 3 – 3
4. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) – 1 – 2 – 0
5. Universitas Airlangga (UnAir) – 1 – 1 – 1
6. STIE Malangkukecwara – 1 – 0 – 0
7. Universitas Ahmad Dahlan – 1 – 0 – 0
8. Universitas Gadjah Mada (UGM) – 0 – 2 – 4
9. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) – 0 – 1 – 0
10. Universitas Udayana (UnUd) – 0 – 1 – 0
11. Universitas Hasanuddin (UnHas) – 0 – 1 – 0
12. Institut Sains dan Teknologi (IST) Akprind – 0 – 1 – 0
13. Institut Teknologi Bandung (ITB) – 0 – 0 – 2
14. Universitas Padjadjaran – 0 – 0 – 1
15. Universitas Sanata Dharma – 0 – 0 – 1
16. Politeknik Negeri Semarang – 0 – 0 – 1
17. Universitas Andalas ( UnAnd) – 0 – 0 – 1
18. Universitas Diponegoro (UnDip) – 0 – 0 – 1
 
Lalu di akhir pengumuman ada tertera list peringkat yang mendapatkan penghargaan, namun saya hanya mencatat beberapa & oleh karenanya mohon maaf dan koreksi jika ada kekeliruan,karena saya kurang begitu tau kriteria penilaian total akhir penghargaan.
 

Peringkat Akhir PIMNas XXV UMY 2012 :

1. Universitas Brawijaya (UB)

2. Institut Pertanian Bogor (IPB)

3. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)

4. Universitas Airlangga (UnAir)

5. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

6. Universitas Ahmad Dahlan (UAD)

7. Universitas Negeri Semarang (UnNeS)

8. STIE Malangkukecwara Malang

9. Universitas Gadjah Mada (UGM)

10. Universitas Padjadjaran (UnPad)

11. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

12. Universitas Udayana (UnUd)

13. Institut Teknologi Nasional Malang

14. Institut Teknologi Bandung (ITB)

15. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

16. Politeknik Negeri Semarang

17. Universitas Andalas (UnAnd)

18. Universitas Diponegoro (UnDip)

19. Politeknik Negeri Jakarta

20. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Sekian,

smoga bermanfaat,

Rama Rizana,

Koordinator Regional III (JaTeng & DIY) Ikatan Lembaga Penalaran dan Penelitian Mahasiswa Indonesia (ILP2MI),

Divisi Registrasi dan Kontingen PIMNas XXV UMY

tambahan data 20 besar dari website resmi PIMNas XXV UMY : http://pimnas.umy.ac.id/Berita/Default.aspx?PostID=490

Categories: Organisasi, Penelitian | Tags: | Leave a comment

Dan satu tahun itupun telah berakhir…

Assalaamu’alaykum Warohmatullohi Wabarokaatuh.

Bismillaahirrohmanirrohiim.

1 tahun itu bukanlah waktu yang lama tapi juga bukanlah waktu yang sebentar.

Semua itu tergantung bagaimana kita memaknai dan menjalaninya.

 

1 tahun itu telah berakhir.

1 tahun masanya usaha dan perjuangan dalam rangka menjalani amanah yang telah diberikan.

 

1 tahun itu telah berakhir.

Ada banyak cerita indah yang terukir dalam waktu 1 tahun itu,namun juga pernah ada cerita sedih atau kurang mengenakkan yang menjadi bumbu-bumbu kisah perjalanan kita di sini, di keluarga ini.

 

1 tahun itu pun berakhir seiring dengan ketukan palu berakhirnya sesi penyampaian Laporan Pertanggungjawaban di hadapan hadirin peserta Musyawarah Tahunan Anggota (MusTAng) UKM KPM UMY.

Alhamdulillaah ada banyak saran dan kritik ketika sesi itu.

 

Tapi, bukan itu yang terpenting.

Saran dan kritik itu adalah salah satu pemicu semangat.

Dan yang terpenting adalah tindak lanjut dari saran dan kritik itu.

Apakah menjadi media refleksi untuk ke depannya atau hanya menjadi pelengkap ketika sidang penyampaian LPJ?

 

Ya,1 tahun itu akhirnya berakhir.

 

Amanah yang cukup berat ini mungkin sudah berakhir.

Amanah sebagai pengurus organisasi kemahasiswaan yang merupakan jantungnya sebuah perguruan tinggi, dikarenakan semua perguruan tinggi memiliki amanah yang tertuang di dalam Tridharma Perguruan Tinggi, yakni PendidikanPenelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Coba simak urutan tersebut.

 

Ya,benar. Penelitian terletak di urutan kedua.

Tapi bukan sekadar itu yang ingin saya bahas.

Urutan kedua itu memiliki banyak penjelasan/tafsiran.

Dua itu adalah setelah satu dan sebelum tiga.

Dua itu berada di posisi sentral.

Yang berarti urutan dua itu adalah follow-up dari urutan pertama dan hal yang sangat penting untuk menapaki atau menjalani urutan ketiga.

 

Bukankah begitu?

Pendidikan itu baru terasa maknanya ketika ada penelitian yang merupakan implementasinya.

Penelitian itu juga baru terasa manfaatnya,ketika diimplementasikan dan diaplikasikan di kehidupan bermasyarakat melalui Community Empowerment atau Pengabdian Masyarakat.

 

Ah,amanah itu memang berakhir.

Tapi, amanah yang berakhir adalah amanah menjadi pengurus di organisasi sentral ini.

Ada amanah lain yang menunggu untuk kita eksekusi.

Seperti, amanah baru di organisasi lain yang saudara-saudaraku ikuti.

 

Dan juga, amanah untuk mengemban poin kedua Tridharma Perguruan Tinggi itu masih tetap dan terus kita emban selama kita menjadi bagian dari civitas akademika perguruan tinggi, khususnya di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

 

Sepertinya dan keliatannya kata-kata yang coba saya rangkai di atas begitu sangat normatif dan formal.

Tapi,memang begitulah saya apa adanya.

Dan mungkin itulah yang saudara-saudaraku rasakan selama 1 tahun kita bahu membahu berjuang bersama di organisasi yang juga menjadi keluarga baru kita ini.

 

Sikap yang selalu serius, meski sesekali saya coba untuk bercanda.

Entah itu candaan mengenai salah satu dari kita sampai dengan candaan yang masih terekam jelas di benak kita.

Candaan mengenai kejadian lucu yang rasanya sulit terlupakan di kepengurusan ini.

Candaan mengenai “jam pukul”. =))

 

Sudahlah,tidak usah membahas itu.

*trus tadi bahas apa yaa? :d

 

 

Balik lagi ke yang sebelumnya.

Begitulah saya,seorang mahasiswa yang diberikan amanah untuk memimpin roda organisasi ini selama satu tahun ke belakang.

Seorang pemimpin yang mungkin sulit untuk memerintah, karena bukan tipe saya menjadi pemimpin yang otoriter.

Atau seorang pemimpin yang sulit untuk memulai keakraban.

Atau kekurangan lain seperti saya memang bukan seorang pujangga layaknya pemimpin organisasi ini sebelum saya.

Atau mungkin pemimpin yang humoris seperti kedua wakil saya atau pemimpin 2 periode sebelum saya.

 

dan mungkin banyak sekali kekurangan saya selama memimpin dan mengayomi saudara-saudaraku semua selama 1 tahun yang telah lewat.

 

Semuanya kini telah berakhir,

Ikatan amanah dan komando itu sudah terputus,tapi harapan saya saudara-saudaraku semua pengurus UKM KPM UMY periode 2010-2011 masih berkenan untuk membantu untuk membawa organisasi ini ke arah yang lebih baik dan juga agar bisa membawa kampus kita ke arah yang lebih baik,khususnya di bidang akademik dan lebih khusus lagi di bagian penelitian.

Sudah cukup sering kita mendengar gegap gempita prestasi kampus kita di bidang non-akademik.

Juara Paduan Suara Mahasiswa di tingkat nasional, atau juara debat bahasa Inggris dan bahasa Arab, atau juara berbagai kejuaraan olahraga,seperti sepakbola,karate,basket dan masih banyak lagi torehan prestasi kampus kita tercinta ini di bidang non-akademik.

 

Sedangkan di bidang akademik? Semoga terus semakin meningkat dan lebih baik lagi serta bisa memberikan manfaat ke lingkungan sekitar.

 

 

Terakhir, seperti di SMS saya tadi malam.

Terima kasih,

Jazaakumulloh khoiron atas bantuan & kerjasama saudara2ku semua di 1 tahun periode kepengurusan ini.

 

Maaf,

Maaf atas segala khilaf & salah saya,

Maaf atas segala perbuatan & perkataan saya,

Maaf atas kekurangan saya ketika menjadi pemimpin UKM KPM UMY periode 2010-2011.

Maaf untuk semuanya.

 

Tolong,

Meski kita tak lagi dipersatukan dalam ikatan kepengurusan, tetap saya minta ketulusan & kerelaan hati saudara2ku semua untuk tetap membantu saya selama beberapa bulan ke depa.

Saya tidak akan bisa bekerja sendirian.

&juga saya minta kemurahan hati saudara2ku semua untuk memberikan saran & kritik kepada saya, khususnya selama kita beribadah bersama selama 1 tahun ke belakang.

 

Ya,tiada kata lagi yang dapat saya ucapkan selain TERIMA KASIH, MAAF dan TOLONG untuk saudara-saudaraku semua.

 

 

From the deepest of my heart.

 

Jazaakalloh khoiron wa baarokalloh fiyk kepada Bapak Drs. H. Said Tuhuleley selaku pembina UKM KPM UMY yang telah memberikan banyak nasehat dan bimbingan, khususnya selama satu tahun ini. Dan juga jazaakumalloh khoiron wa baarokalloh fiykuma kepada Bapak Husni Amriyanto dan Bapak Sri Atmaja P. Rosyidi selaku Wakil Rektor III yang banyak memberikan masukan, nasehat dan bantuannya.

Jazaakumulloh khoiron wa baarokalloh fiykum,terima kasih banyak kepada Indra Tamsyah dan Khairul Muna yang telah menemani gerak langkah saya dan menguatkan saya dalam kapasitas antum sebagai wakil ketua.

Jazaakumulloh khoiron wa baarokalloh fiykum,terima kasih banyak kepada Hevea Nursery dan Khadrotun Nikmah yang telah membantu saya dalam hal pengaturan administrasi dan bagian kesekretariatan lainnya.

Jazaakumulloh khoiron wa baarokalloh fiykum,terima kasih banyak kepada Siti Khadijah yang telah membantu saya dalam hal pengaturan keuangan dan bagian kebendaharaan lainnya.

Jazaakumulloh khoiron wa baarokalloh fiykum,terima kasih banyak kepada Anisa Prastika Masyitoh dan Hermanto yang telah membantu saya untuk mengkoordinatori Departemen Pelatihan dan Penelitian yang mengurusi bagian penelitian dan juga pengkaderan selama satu tahun ini.

Jazaakumulloh khoiron wa baarokalloh fiykum,terima kasih banyak kepada Irmachul Muna dan Muhammad Aslim yang telah membantu saya untuk mengkoordinatori Departemen Media, Informasi dan Humas yang mengurusi Media dan Jaringan selama satu tahun ini.

Jazaakumulloh khoiron wa baarokalloh fiykum,terima kasih banyak kepada semua saudara-saudaraku pengurus UKM KPM UMY periode 2010-2011, yakni Hasran, Lukmanul Hakim, Ahmad Rizqi, Firma Andriani, Maryam Amrina Rosyada, Hakas Prayuda, Noor Wakhid Faidzin, Miftahuddin, Risky Fauziah, Muhammad Romadoni, Solihin G., Wahana Citra, Azka Nahru Fazanu, Ahmad Ramadhan, Fachriy N. Akas, Ibnu Sapta, Ambar Swastiningrum, Ika Ernawati, Afriza Marianti, Yudha Seftian Pratama, Rakhmad Hamdani dan Tri Walyadi atas bantuan dan kerjasamanya yang sungguh luar biasa.

 

Semoga ALLOH memberikan kebaikan kepada saudara-saudaraku semua dan semoga ALLOH memberikan barokah kepadamu.

 

Dan tak lupa jazaakumulloh khoiron kepada seluruh anggota 2010 UKM KPM UMY, seperti Ririn Afrian, Jannatul LM, Sugiyanto, Hidayat Arif Subakti, Said Hamzali, Ghufran Jauhar, Singgih Wijayanto, Indra Rio Saputro, Ahmad Afief Amrullah, Handoko, Adam Kurnia, Vierdy Septa Ardika, Tria Wulandari Oktaviana, Asrevo Lusiana, Lelly Oktiani Putri, Etamila, Id’zul Itasani KY, Oky Listyaningrum, Sherly Devianty, Yulta Ridho, Antika Nurunni’mah, Yazid Albas Tomi, Chandra Kurniawan Sirwan Yazid, Muhammad Arif Banjaran Sari, Fiqih S. Mamanto, Dini Mardhiani, Nur Afriyani dan masih banyak lagi anggota 2010 yang sudah mendaftar dan telah menjalani atau sempat mengikuti fase organisasi ini selama satu tahun terakhir.

 

Dan juga jazaakumulloh khoiron kepada seluruh senior dan alumni KPM dan juga untuk semua pihak -yang sepertinya begitu panjang jika dituliskan satu per satu- yang telah membantu serta bekerjasama dengan UKM KPM UMY baik secara langsung maupun tidak langsung selama satu tahun ini.

 

Bantuan segenap pihak, khususnya civitas akademika UMY dan rekan-rekan di ILP2MI tetap sangat kami harapkan ke depannya.

Terkhusus dalam rangka mempersiapkan dan menghadapi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional 2012 yang akan dihelat di kampus Matahari Terbit, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

 

Selamat berjuang di medan perjuangan yang baru, lahan beribadah dengan tantangan yang baru dan berbeda, terkhusus kepada dua koordinator saya yang kini menjadi ketua HMJ, yakni Anisa Prastika Masyitoh sebagai Ketua HiMIKa (Himpunan Mahasiswa Ilmu Keperawatan) dan Muhammad Aslim sebagai Ketua HMS (Himpunan Mahasiswa Sipil) periode 2011-2012.

 

 

Sebuah catatan yang sudah cukup lama ingin dituliskan, tapi apa daya baru setelah MusTAng KPM baru bisa ditulis.

 

 

Wassalaamu’alaykum Warohmatullohi Wabarokaatuh.

 

Best regards,

 

 

Rama Rizana

-Ketua UKM KPM UMY periode 2010-2011-

UKM KPM UMY = Unit Kegiatan Mahasiswa-Kelompok Penelitian Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

*jika ada yang ingin memberikan saran dan kritik -yang bersifat membangun- dipersilahkan dengan senang hati 🙂 ^^-

Categories: Organisasi, Sarjana, Studi | Tags: , , , , , , , | 10 Comments

Bagaimana Bila Penguasa Zhalim (Bagian I)

Bismillahirrohmanirrohiim.

Tiada agama kecuali dengan jamaah, tiada jamaah kecuali dengan imamah (kepemimpinan), dan tiada imamah kecuali dengan mendengar dan patuh.“(1)

Mendengar dan patuh kepada penguasa kaum Muslimin adalah salah satu dasar
‘aqidah para salafush sholih. Hampir semua kitab tentang ‘aqidah salaf menjelaskan masalah ini. Mengingat betapa penting & besar kedudukannya. Sebab, dengan mendengar dan patuh kepada mereka,kemaslahatan agama dan dunia menjadi teratur sekaligus. Sebaliknya dengan menentang mereka,baik perkataan maupun perbuatan, mendatangkan kerusakan agama dan dunia.

Al-Hasan Al-Bashri rohimahulloh ta’ala mengatakan mengenai para penguasa :

Mereka adalah orang-orang yang menguasai lima urusan kita :

1. Sholat Jum’at

2. Sholat berjama’ah

3. Sholat hari raya

4. Wilayah perbatasan dengan musuh,dan

5. Pelaksanaan hudud (hukuman yang telah ditentukan,

Demi ALLOH, agama tidak akan lurus tanpa peranan mereka,meskipun mereka zholim dan bertindak semena-mena. Demi ALLOH,kebaikan yang dimunculkan ALLOH subhanu wata’ala berkat jasa mereka jauh lebih banyak daripada kerusakan yang mereka perbuat. Di samping itu, demi ALLOH, menaati mereka adalah suatu yang disenangi dan menantang mereka adalah suatu yang diingkari.” (2)

Di tulisan ini saya tuliskan sebuah kisah pada zaman Imam Ahmad bin Hanbal mengenai bagaimana adab terhadap penguasa,yakni memperingatkan dari memberontak pada penguasa. Sekalipun penguasanya telah berbuat kezhaliman yang luar biasa. Jauh lebih parah dibandingkan pada masa sekarang,contohnya di negara kita. Yang katanya pemerintahan sekarang gagal. Coba simak kisah berikut:

Imam Ahmad bin Hanbal rohimahulloh mengatakan :

Fuqoha Baghdad pada zaman pemerintah Khalifah Al-Watsiq menemui Abu Abdillah,yakni Imam Ahmad bin Hanbal,dan mengatakan kepadanya,” Sesungguhnya persoalan ini sedemikian genting dan tersiar ke mana-mana–maksud mereka ialah merajalelanya pendapat bahwa Al-Quran adalah makhluq dan sebagainya–dan kami tidak ridha dengan pemerintahan dan kekuasannya.

Namun Imam Ahmad mendebat mereka mengenai hal itu dan mengatakan,”Ingkarilah dalam hati kalian,dan jangan menarik tangan dari ketaatan. Jangan patahkan tongkat kaum Muslimin, dan jangan tumpahkan darah kalian bersama darah mereka. Pikirkan baik-baik akibat urusan kalian. Bersabarlah hingga orang berbakti memperoleh kelegaan dan dibebaskan dari pendurhaka.

Imam Ahmad melanjutkan,”Ini–yakni melepaskan tangan mereka dari ketaatan kepada penguasa–tidak benar,ini menyelisihi atsar.” (3)

Ini adalah bentuk paling mencengangkan yang diriwayatkan kepada kita yang menunjukkan betapa besarnya perhatian salaf terhadap masalah ini dan menjelaskan secara gamblang implikasi riil dari manhaj Ahlus Sunnah Wal Jamaah

 

Diambil dari bagian pendahuluan buku karya Abdussalam bin Barjas Ali Abdul Karim –
hafizhohulloh ta’ala– yang berjudul ” Bagaimana Bila Penguasa Zhalim?“,penerbit Pustaka At-Tazkia dengan beberapa editan oleh penulis.

 

Smoga bermanfaat.

Baarokalloh fiykum.

Kamar Asrama,21 Dzulqo’idah 1432 H

(1) Diriwayatkan dalam atsar dari Umar,seperti diriwayatkan ad-Darimi dalam Sunan Ad-Darimi (I/69) dan juga diriwayatkan oleh Abu Darda

(2) Adab al-Hasan al-Bashri, Ibnu Al-Jauzi (hal. 121)

(3) Al-Adab Syar’iyyah,Ibu Muflih (I/195-196)

Categories: Belajar Ilmu Agama, Nasehat, Organisasi, Salinan | Tags: , , | 4 Comments

Itulah seninya hidup berorganisasi (111210)

Bismillahirrohmanirrohiim..

“itulah seninya hidup berorganisasi.. ketika engkau memutuskan untuk berorganisasi,maka akan begitu banyak hal yang akan engkau alami dan rasakan.. mulai yang menyenangkan hingga yang membuatmu stress.. jalanilah saja semuanya sebagai rangkaian proses kehidupan yang diniatkan semata-mata karena ALLOH Ta’ala

(Rama Rizana, 2010)

Kamar asrama, 06 Muharram 1432 H

Categories: About Me, Nasehat, Organisasi | Tags: | 2 Comments

Subhanalloh.. Subhanalloh.. Subhanalloh.. *lho kq diem.??*

Bismillahirrohmanirrohiim..

Kisah ini sedikit terinspirasi dari posting-an MP-er pendatang baru tapi lama,yg ID nya berbahasa Rusia,panggilan akrab di MP dari bahasa Korea, besar di Lampung & punya darah Semarang..

Sebenarnya dulu pernah mau ana tulis kisah ini.. Belum lama terjadi.. Palingan sekitar 25 hari yg lalu..

Pada acara Up-Grading (MaKrab + OutBound) salah satu UKM yg ana ikuti.. Ana jadi panitia sekaligus pengurus inti..

Tiba di tempat acara sekitar Maghrib.. merapikan barang2 di Joglo,soalnya yg putra tidur di Joglo,nah yg putri di kamar.. *enak banget*

setelah merapikan bareng,kami sholat Maghrib berjama’ah.. imam nya adalah ketua UKM itu..

jujur aja,pada saat itu ada terbersit rasa angkuh & meremehkan kepada imam itu.. *Astaghfirulloh*

Sholat pun berlangsung.. Pada saat rakaat2 terakhir,imam pun mengucapkan salam.. Spontan dari mulut ana keluar kata Subhanalloh.. Karena menurut ana kurang satu rakaat..

Semuanya diam & imam menolehkan kepalanya ke kanan dan mengucapkan salam..

Kali kedua,ana tetap mengucapkan kata itu,Subhanalloh.. Malahan makmum yg lain mengucapkan salam pertama..

Kali ketiga ana tetap mengucapkan kata itu lagi,Subhanalloh.. Mereka tetap diam dan menyelesaikan salam yg kedua.. Ana bingung dan otomatis menolehkan kepala ke kanan dan ke kiri sembari mengucapkan salam..

Selesai dzikir,semua peserta & panitia yg putra heboh karena ucapan ana tadi..

Ana bingung..

Salah seorang dari mereka berkata,”Kenapa Rama itu.? Kritis kalii..*

ana tetap bingung dan tidak mengerti apa yg terjadi..

Singkat cerita,selama acara UpGrading itu berlangsung & khususnya ketika sholat,mereka membahas tentang hal itu..

Ana terdiam & termenung.. Memikirkan apa yg ana pikirkan ketika Sholat Maghrib itu.. Apa mungkin karena pikiran ana melayang ntah kemana memikirkan beratnya dan banyaknya amanah,serta tugas yg ana pikul semester 4 ini..

Wallohu a’laam bishshowaab..

Jogjakarta, 26 Safar 1431 H

posted on 07:19, February 10th 2010..

Kejadian terjadi pada hari Sabtu, 16 Januari 2010..

Categories: Ada-Ada Saja, Organisasi, Sebuah Cerita | Tags: | 17 Comments

Ahlan Wasahlan Amanah Baru

Bismillahirrohmanirrohiim.

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarakatuh..

Ikhwah fillah,tak terasa besok (15 Safar 1431 H) adalah saat pelantikan kepengurusan baru Jama’ah Al-Anhar (JAA) periode 2010..

Ya periode baru.. Periode kepengurusan lalu sudah selesai dan masing2 dari kita, anggota keluarga besar JAA mendapat amanah baru lagi..

Sudah dilobi,kan.??

Ada amanah yang kita harapkan, namun banyak juga yang mendapat amanah tidak sesuai harapan..

*lirik beberapa Ikhwan*

Ada yang dipindah ke wilayah kerja yang lain (dibandingkan periode kepengurusan tahun lalu..)

Ada yang berpindah posisi, namun tetap di departemen/wilayah kerja yang sama dengan periode yang lalu..

Apapun amanah yang akan kita emban selama satu periode kepengurusan ke depan tidak masalah.. Yang menjadi masalah, Apakah kita sudah siap mengemban dan menjalaninya dengan maksimal.??

Yang terpenting dari semuanya adalah NIAT..

Ya.. Niat..

Niat adalah masalah yang sangat urgen dan mendasar..

Niat adalah pondasi dari segala aktivitas..

Kalau niat saja sudah salah, seterusnya ya pasti salah..

Hadis riwayat Umar bin Khathab ra., ia berkata:

“Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya pekerjaan itu tergantung pada niatnya, dan bagi setiap orang apa yang telah ia niatkan. Barang siapa yang tujuan hijrahnya menuju Allah dan Rasul-Nya, maka (pahala) hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barang siapa yang tujuan hijrahnya adalah untuk mendapatkan dunia atau seorang wanita yang akan ia nikahi, maka hijrahnya itu kepada apa yang kehendaki” (HR. Muslim)

‘Umar bin Al-Khattab, may Allah be pleased with him, reported:
The Messenger of Allah (may peace be upon him) said: (The value of) an action depends on the intention behind it. A man will be rewarded only for what he intended. The emigration of one who emigrates for the sake of Allah and His Messenger (may peace be upon him) is for the sake of Allah and His Messenger (may peace be upon him); and the emigration of one who emigrates for gaining a worldly advantage or for marrying a woman is for what he has emigrated. (Narrated by Muslim)

Ya itu adalah hadits tentang niat.. Hadits pembuka, hadits pertama dalam Hadits Arba’in An-Nawawiyah..

Niat adalah bab pembuka di kitab Riyadhus Sholihin.. Mengapa demikian.?? Ya karena niat adalah masalah yang sangat fundamental..

Hadits niat ini masuk dalam 70 bab dalam fiqh? Mengapa? Karena niat akan menentukan kualitas amal, apakah amal itu menjadi amal ketaatan atau malah merosot nilainya menjadi maksiat. Semuanya kembali kepada niat.

�Berapa banyak amal yang remeh menjadi besar karena niat. Dan berapa banyak amal yang besar menjadi remeh karena niat.� (Abdullah bin Mubarak)

Berikut ini ada kisah tentang tiga orang yang seharusnya masuk surga, namun karena NIAT akhirnya mereka masuk ke neraka..

“Yang pertama kali dibakar api neraka pada hari kiamat adalah tiga golongan, orang alim, mujahid dan dermawan.
Adapun orang alim, maka Allah mendatanginya dan menanyainya, ” Apa yang dahulu engkau perbuat di dunia??” Dia menjawab,” Aku menuntut ilmu di jalan-Mu, lalu aku sebarkan ilmu itu karena mencari keridhaan-Mu.” Maka dikatakan kepadanya,”Engkau dusta! Sebenarnya engkau mencari ilmu supaya dikatakan sebagai orang alim..” Kemudian diperintahkan malaikat penjaga neraka untuk menyeretnya, maka dilemparkan dia ke dalam neraka..

Kemudian didatangkan seorang dermawan, maka dia ditanya, ” Apa yang dahulu engkau perbuat?” Dia menjawab,”Aku mencari harta yang halal, kemudian aku belanjakan harta itu di jalan-Mu.” Maka dikatakan kepadanya,” Engkau dusta! Engkau belanjakan hartamu supaya manusia menyebutmu dermawan.” Kemudian diperintahkan malaikat penjaga neraka untuk menyeretnya, maka dilemparkan dia ke dalam neraka..

Kemudian yang ketiga,”Apa yang dahulu engkau perbuat di dunia?” Dia menjawab,” Aku berperang di jalan Allah, sehingga aku mati terbunuh.” Maka dikatakan padanya,” Engkau dusta! Engkau berperang supaya dikatakan orang sebagai pemberani.” Kemudian diperintahkan malaikat penjaga neraka untuk menyeretnya, maka dilemparkan dia ke dalam neraka..”

Coba kita baca, pahami dan amalkan kisah tersebut.. Betapa kalau salah NIAT, kalau NIAT bukan karena Alloh, maka kita tidak akan mendapatkan apa2..

Amanah-amanah yang kita kerjakan dengan mengorbankan banyak hal, waktu, tenaga, pikiran, bahkan uang, akan sia-sia dan tidak akan mendapatkan balasan apa-apa jika niat kita salah..

Ana tidak perlu mengetik dan menjelaskan terlalu panjang, karena ana yakin antum/na semua tau dan paham apa yang ana maksud.. Ya sebelum kita dilantik esok pagi, hendaknya kita memasang niat di dalam mengemban amanah dakwah ini, dalam menjalani tugas ini, karena Alloh.. hanya karena Alloh, tidak karena yang lain..

Bukan karena ingin dipuji sebagai para aktivis dakwah..

Bukan karena ingin menarik perhatian ikhwah (baik ikhwan maupun akhwat)..

Atau karena alasan lainnya..

Jangan sampai, Ikhwah Fillah..

Niat itu harus dan mutlak karena Alloh..

Semoga kita bisa istiqomah dan menjalankan semua ini karena Alloh, karena mengharap ridho-Nya semata..

Semoga kerja-kerja dakwah kita bermanfaat bagi kampus kita tercinta, banyak agenda besar di depan mata..

Semoga kita bisa saling bekerja sama dan paling penting saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran dan karena Alloh..

Dan semoga kita termasuk golongan orang-orang yang selaras antara perkataan dan perbuatan..

Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang bisa seimbang antara amanah kuliah dan amanah lain..

Terakhir, kata-kata dari ana..

“amanah itu HARUSNYA membuat diri lebih dewasa dan bergairah,BUKANNYA membuat diri lelah,lemah apalagi mudah menyerah..”
by : Rama Rizana

Wallohu a’laam bisshowab..

Afwan minkum..

Tetap semangat..!! Hamasah.. Ganbatte kudasai.!! Jia you.!!

Wassalamu’alaikum Warohmatullohi wabarakatuh..

Rama Rizana

Teknik Sipil ’08

Bendahara SKIFT Al-Muhandis periode 2008-2009

Categories: Nasehat, Opini, Organisasi, Sarjana, Studi | Tags: , , , | 13 Comments

Create a free website or blog at WordPress.com.