Journey

(CS2) Berpikir holistik – cerita lanjutan dari rangkaian tugas Perbaikan Tanah

Bismillaahirrahmanirrahiim.

Di tulisan sebelumnya saya berbagi tentang cerita dari 1 tugas salah satu mata kuliah yang diambil semester ini, yakni Soil and Site Improvement (Perbaikan Tanah). Tugas tersebut ialah term paper dengan topik Ground Modification by Inclusions and Confinement dan akhirnya saya presentasikan dengan mengangkat judul “Geosynthetics- and Fiber-Reinforced Soil“. Alhamdulillaah tugas itu sudah kelar pekan lalu, meskipun masih ada yang harus dikerjakan, yakni revisi! Sudah berasa thesis saja melihat coretan-coretan indah Prof. Omar. ūüėÄ

Continue reading

Categories: Journey, Master | Tags: , | Leave a comment

(CS2) Cerita dari rangkaian tugas kuliah Perbaikan Tanah……………

Bismillaahirrahmanirrahiim.

Di bulan terakhir perkuliahan semester ini, sebagian beban sudah mulai terasa berkurang. Sebagian di sini bukan berarti separuh, karena ada mata kuliah yang setelah UAS pun masih ada tugasnya. Tak usah membahas hal itu dahulu. *lho….

Sebagaimana yang pernah beberapa kali ditulis melalui laman dunia maya ini bahwa salah satu mata kuliah yang ditempuh ialah Soil and Site Improvement atau Perbaikan Tanah. *eittss,bentar, betapa tidak efektifnya kalimat sebelumnya ini….

Continue reading

Categories: Journey, Master | Tags: , | 1 Comment

(DESA) Dari tawaran makan siang sampai terpaksa ngomong bahasa Arab

Bismillaahirrahmanirrahiim.

Sabtu di Arab Saudi ialah hari bersantai (weekend) yang kedua setelah hari Jum’at. Hari ini terbangun dalam keadaan amat sangat lapar dan baru sadar kalau kemarin cuma sekali makan nasi, dan itupun sebelum sholat Jum’at makan nasi goreng buatan mas Diby (seorang senior). Nah giliran udah sadar penuh dan mau makan, waktu sudah menunjukkan jam 2 lewat yang artinya math’am atau kantin asrama sudah tidak melayani makan 4 riyal. Alternatif tempat makan ya di snackbar di dekat math’am atau math’am dekat baqala (minimarket) atau KFUPM Mall. Ternyata beberapa langkah sebelum sampai ke snackbar pegawainya sudah mengunci snackbar, padahal masih sekitaran 30 menit sebelum waktu sholat ‘Ashar. Alhasil tinggal 2 alternatif, untuk KFUPM Mall kejauhan, pilih ke Baqala.

Continue reading

Categories: Journey | 2 Comments

(CS2/ALJTSA) Contoh Lain Hal Tak Terduga di Sini – Lika-liku Daftar Part-Time Job Term 141

Bismillaahirrahmanirrahiim.

Hidup di negeri ini seringkali bertemu dengan hal-hal di luar perkiraan, seperti siang ini. Setelah kuliah dan dihadapkan ke term project baru, di perjalanan balik ke kamar saya sempatkan ke DGS untuk menanyakan daftar terbaru yang bisa bergabung ke KFUPM semester depan. Selesai urusan, stafnya bertanya,

Have you checked e-mail?

What kind of e-mail? I just finished my class.

Regarding part-time job.

Ehhh, sontak kaget karena memang tak pernah daftar part-time job di DGS.

Continue reading

Categories: Journey, Master | Tags: , , | 2 Comments

(CS2) Catatan dan pembelajaran dari kuliah Prof Aiban, belajar dari pengalaman di lapangan

Bismillaahirrahmanirrahiim.
Selasa malam kemarin ada kelas Soil and Site Improvement. Di jadwal harusnya kelas di siang hari, tapi berhubung ada puasa ‘Asyura profesor menawarkan untuk jadwal dipindahkan ke malam hari.
Pertemuan itu disi oleh Prof. Sa’ad Ali Aiban, dosen Geoteknik di KFUPM juga yang awalnya beliau diminta mengampu mata kuliah ini, tapi karena kesibukan beliau sebagai konsultan dan bisnis di luar beliau memilih untuk tidak menerima tawaran tersebut, hingga akhirnya Prof. Omar S. Baghabra al-Amoudi yang mengampu mata kuliah ini, itupun setelah mempertimbangkan banyak hal, di antaranya beliau pernah jadi koordinator Short Course bidang ini 17 tahun yang lalu.
Continue reading

Categories: Catatan, Journey, Master | Tags: , | 3 Comments

(ALJTSA) Antara Amerika Serikat, Mesir, Korea Selatan dan Saudi Arabia

Bismillaahirrahmanirrahiim.

Di tulisan ini saya kembali mencoba menuliskan kepingan-kepingan cerita yang ingin ditulis sejak setahun lebih yang lalu.

Di masa-masa menjelang lulus mendapatkan gelar sarjana, yang ada di benak saya adalah saya ingin melanjutkan studi. Prioritas utama tatkala itu ialah ke negeri Paman Sam, Amerika Serikat. Di tahun kedua kuliah saya memang amat bermimpi untuk bisa studi ke sana, ke kampus Teknik terbaik di dunia, Massachussets Institute of Technology (MIT). Tak lama setelah mimpi itu terlintas saya coba untuk memulai mewujudkannya. Hal pertama yang dilakukan ialah iseng-iseng membuka website MIT, terutama di bagian dosen. (Mungkin) namanya mahasiswa baru yang ada di pikirannya ketika membahas lanjut studi ialah bagaimana cara mendapatkan beasiswanya. Alhasil ketika mengontak dosen-dosen di sana yang saya tanya cuma seputar bagaimana mendapatkan beasiswa di sana. Masih belum ada terpikirkan mengenai bagaimana kesesuaian minat riset, dan sebagainya, wong dulu saja topik riset yang bersliweran di benak cuma topik-topik penelitian sosial humaniora, sampai-sampai ketua jurusan tatkala itu mengatakan saya ini salah jurusan. *kayaknya sampai sekarang masih merasa begitu kadang-kadang ūüėÄ :v

Continue reading

Categories: Journey, Master | Tags: , , , , | Leave a comment

Tidur di kantor polisi

Bismillaah.
Jadi singkat saja. Mulai siang ini saya menjadi salah tim surveyor untuk pembangunan jaringan jalan selatan Pulau Jawa. Saya kebagian di wilayah DIY, dari Karangnongko yang di dekat perbatasan Jawa Tengah-DIY hingga ujung timur DIY bagian selatan.
Nah,saya berpartner dengan mahasiswa D3 Geomatika UGM.
Sejak tau berpartner dengan yang belum dikenal sebelumnya dan diberikan tugas di daerah tidak pernah saya capai membuat saya dag dig dug. Apalagi harus membagi waktu. Lalu saya mencoba berpikir positif dan mengafirmasi diri (meminjam istilahnya mbak Imazahra).
Dan Alhamdulillaah sejauh ini baik-baik saja.
Tadi sempat mengendarai motor hingga Purworejo yang merupakan rekor terbaru setelah di Muktamar 1 Abad Muhammadiyah yang saya jadi wartawan mengendarai motor ke Bantul.
Trus lingkungan di sini cukup kondusif dan terkait tempat tinggal yang merupakan kesepakatan kami berdua untuk mencari meskipun sebenarnya bisa balik ke kos/kontrakan masing-masing. Dan akhirnya kami memilih untuk menumpang tidur di sebuah kantor polisi. Pengennya ke kantor polisi yang ada sel tahanan. Hahahaha.
Dan kerennya di sini TVnya pake TV kabel euy.


Pak polisinya baik-baik. Gak seserem ketika razia.

 
 
Purworejo, 07 Sya’ban 1433 H
 
Tulisan menjelang tidur setelah ngerjain scriptsweet dan untuk mengklarifikasi kalau-kalau ada yang ngira saya tidur di kantor polisi karena ditahan. Apa deh.
Categories: Journey, Sarjana, Sebuah Cerita, Studi | Tags: , , , , | 12 Comments

(Catatan ke Semarang – III) Dan Alhamdulillaah tinta emas itu tertulis lagi….

Bismillaahirrohmanirrohiim.

Ternyata menulis itu tidak sekadar perkara ILMU, tapi juga perkara PASSION.

Kalau mood memang lancar bener.

Ini masih tulisan seputar perjalanan saya ke Semarang beberapa minggu yang lalu.

Setelah di tulisan terakhir berisi tentang cerita saya nyaris nyasar di kota lumpia itu,maka ini langsung ke intinya saja.

Sebelumnya biasa,prolog dulu.

Setelah tiba di kos masnya,saya letakkan barang-barang saya,ehem,sebenarnya cuma 1 ransel saja.

Trus sholat jama’ Maghrib dan ‘Isya.

Dan setelah itu langsung meminta tolong masnya mengantar ke WarNet terdekat.

Sesampainya di WarNet masnya izin.

Tujuan utama di WarNet itu adalah membuat presentasi untuk keesokan paginya.

Sekadar gambaran mengenai presentasi yang saya buat malam itu adalah seputar¬†“Sikap Mahasiswa Muslim dalam Menghadapi Carut Marut Hukum di Indonesia”¬†yang merupakan tema dari lomba esai Islami JaTeng-DIY yang ditaja oleh Lembaga Kerohanian Islam Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang itu.

Dan ALhamdulillaah saya menjadi salah satu finalis.

Sempat kaget karena memang mengikuti lomba ini adalah suatu keisengan saya.

*saksi hidupnya adek-adek Usroh Umar bin Khattab yang menemani saya begadang membuat esai ini sambil nunggu salah satu adek yang lainnya pulang dari Tegal.

Lanjut,

bayangan dan rencana untuk presentasi saya memang simpel. Tidak ribet.

Karena berdasarkan pengalaman dan penilaian dari beberapa pakar yang sering saya dengar,

Presentasi itu jangan panjang-panjang dan banyak kata.

Simpel tapi kena langsung ke tujuannya.

Ya sudah,yang saya pikirkan ya presentasi saya full gambar dan sedikit penjelasan tertulis dan kemudian selebihnya saya jelaskan lewat perkataan.

Sesimpel itu kah?

Ternyata tidak juga,

ini lebih banyak karena fokus saya terpecah ke hal itu lagi itu lagi.

Ya masih seputar FACEBOOK,MULTIPLY dan GMail.

Cari gambar-gambar terkait DEMONSTRASI, KATA-KATA yang biasa ada di SPANDUK DEMO, dan lain sebagainya.

Total ada sekitar 20an slide dan lebih dari 50% adalah gambar-gambar yang sudah saya salin/copy.

Sekitar jam 2 kurang selesai langsung pulang setelah sebelumnya SMS masnya.

Siap-siap tidur untuk kemudian pagi harinya melanjutkan tahap finishing presentasi.

Beres,

jam 8.30 berangkat ke UnNeS.

sebelumnya sarapan setelah beli nasi bungkusan kecil,seperti nasi kucing di Jogja. Belinya di ibu-ibu yang mampir ke kos-kos mahasiswa.

setibanya di UnNeS yang terlintas di pikiran saya,

Wow,saya sudah di kampus yang di PIMNas 2011 UnHas kemarin menjadi juara 3.” *eh iya,kan? ūüėÄ

Terus saya diantar masnya ke tempat/lokasi acara.

Gedung Fakultas Hukum UnNeS.

Tunggu di dekat parkiran sesuai arahan panitianya. Bertemu panitia ikhwan,salaman dan langsung di antar ke atas tempat acaranya. Di perjalanan ke atas, kami melewati kumpulan mahasiswa yang lagi kuliah di dekat tangga. Yaa, di luar kelas!

Trus ketika liat persiapan panitianya,wah ternyata ada gangguan. LCD nya tidak mau menyala.

Ya sudahlah,tidak apa-apa. Berarti bisa lebih lama persiapannya.

Singkatnya acara itupun akhirnya dibuka oleh Wakil Dekan Fakultas Hukum UnNeS dan ketika pembukaan sempat diputar video seputar UnNeS. Great video!

Lalu beliau bercerita sekilas bahwa hari itu juga sedang diadakan acara Dies Natalis FH UnNeS yang ke4. Wah,masih muda sangat.

Oh ya,lomba esai itu juga diadakan bersempena acara Dies Natalis itu.

Lalu juga ada kata sambutan dari pembina Kerohanian Islam FH UnNeS.

Selanjutnya sempat rehat/berhenti beberapa menit dan langsung dibuka acara intinya.

Terlebih dahulu perkenalan semua finalis sembari persiapan panitianya.

1. Dari FH Universitas Islam Indonesia (UII) angkatan 2009

2. Dari tuan rumah, FH Universitas Negeri Semarang angkatan 2009

3. Seharusnya dari Universitas Gadjah Mada (UGM),tapi beliaunya tidak datang,jadinya gugur

4. Saya sendiri, dari mana hayooo?

-> Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 2008. *tuanyo.–__–

5. Dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro angkatan 2011. *mahasiswi.

Lalu diadakan pengundian,

dengan urutan dari UnNeS trus UII trus saya trus baru UnDip

Finalis pertama¬†mengambil¬†perspektif historis. Mengenai bagaimana hukum di Indonesia dahulu yang merupakan warisan belanda lalu dikaitkan dengan ayat Quran dan kemudian dia mengambil opini mengenai apa yang harus dilakukan oleh mahasiswa muslim. Apa saja itu,saya lupa! *udah kelamaan nulisnya jadi lupa kabeh. –___–

Oh ya,untuk finalis yang satu ini,yang paling dikritisi adalah mengenai cara penyampaian yang masih banyak menggunakan bahasa tidak baku,yakni bahasa gaul. ūüėÄ

Finalis kedua,ini yang mantep. Dia mengambil perspektif dari ilmunya sendiri. Ilmu hukum.

Ia membawa teori-teori hukum. Sebelumnya ia menganalisis dan mengkritis KUHP tentang hukum pidana dan perdata. Tentang hukuman penjara dan besarnya denda bagi pelaku pencurian,dkk.

Waktu denger ini saya ngangguk-ngangguk doang.

Trus dia “menggiring” hadirin untuk memahami teori pakar hukum Islam dari sudut pandang 2 teori, teori Maksimum Minimum dan teoriiiiiiiiiiiiiii. *lupa¬†meneh.

sik,tak tanya panitia saja sesuk.

Dari dua teori ini ia mengambil kesimpulan untuk mengganti redaksi untuk 2 ayat/pasal KUHP yang tadi ia kritisi.

Ia mengganti redaksi yang tidak jelas mengenai besaran di atas 400an juta,menjadi dibagi 3 kelas. Hukuman untuk pencuri/pelaku kerugian negara di atas 100 juta, trus 100 juta sampai 500 juta, dan di atas 500 juta.

*kalau gak salah sih gitu.

**memori kacau!

Di sini ia dikritisi dan ditanya apa alasan ia mengambil angka itu.

Trus dijawab lah panjang lebar hingga waktu 10 menit untuk tanya jawab berakhir.

Presentasinya juga dikritisi mengenai slide-slide awal yang penuh bacaan dan tidak terbaca karena kekecilan tulisannya.

Lanjut ke saya.

Presentasi yang simpel lagi minimalis, seperti orangnya yang

imut-imut
.

Ehhhhh. Salah fokus

Saya meninjau dari segi fokus tema, yakni bagaimana seharusnya mahasiswa muslim bersikap.

Saya menitikberatkan ke dua hal, yakni dari segi DEMONSTRASI yang sering dilakukan mahasiswa muslim dan juga dari segi semangat mahasiswa muslim untuk menuntut ilmu agama karena ini terkait banyaknya kata-kata yang didengar dari orasi mereka yang sangat tidak mengenakkan di telinga. Banyak hujatan,cacian dan lain sebagainya yang ini dilarang oleh Rosululloh –sholallohu ‘alaihi wasallam

Solusi saya,yakni mengenai kembali ke tujuan awal sebagai mahasiswa yakni belajar sungguh-sungguh karena kita adalah generasi penerus bangsa,calon pemimpin,

Trus terkait kata-kata yang tidak mengenakkan di kebanyakan demonstrasi itu ya saya tekankan pentingnya belajar ilmu agama.

Trus terakhir mengalihkan demo lewat orasi lisan,ke bentuk tulisan.

Dan di luar dugaan,karena memang persiapan saya minim,lama di jalan soal’e saya dikritisi oleh MawaPresnya UnNeS itu mengenai masih kurang “gregetnya” penjelasan saya. Bagus,tapi seperti ada yang menggantung. Karena ya penyampaian saya terlalu normatif.

Setelah itu,apa lagi?

Ya,saya jawab seputar peran mahasiswa yang juga penting dalam mengemban TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI, yakni PENDIDIKAN, PENELITIAN dan PENGABDIAN MASYARAKAT. Saya jelaskan lah ketiga hal itu.

Trus bliau mengomentari,

Nah itu yang saya tunggu-tunggu dari tadi. Kenapa tidak dijelaskan?

Dengan santainya saya jawab,“lah,dari panitia memberikan peraturan TULISAN MAKSIMAL 2000 KARAKTER”¬†*itu bahasa tidak bakunya yaa. ūüėÄ

Trus beliau mengomentari,”berapa total karakter tulisan saudara ini?

2000 karakter tanpa spasi dan sekitar 2500 karakter dengan spasi jawabku mantap .

Beliau sempat terdiam.

Ya begitulah kira-kira mengenai sesi bagian saya ketika maju.

Lalu terakhir giliran mahasiswi angkatan 2011 FKM UnDip.

Ia juga membawakan presentasi yang simpel seperti saya. Tapi lebih canggih banyak animasinya.

*ketauan slide saya yang paling gak “niat ”

Ia membahas mengenai KEJUJURAN. Ia menjelaskan dari hal yang kecil,yakni sikap mahasiswa di perkuliahan.

Sepele sepertinya,tapi ada yang sesuatu dari penjelasannya. Ini ni yang akan saya bahas di tulisan selanjutnya-InsyaaALLOH

Pas sesi tanya jawab,ada pertanyaan dari dewan juri yang membekas di saya.

“Kalau anda sendiri apakah masih sering mencontek atau memberikan contekan?”

Dia menjelaskan sedikit dan yang perlu digaris bawahi adalah,”ya kalau sesekali saya juga memberikan contekan,kan teman. Ada gak enaknya juga.”¬†Sebelumnya ia menyampaikan prinsip sebisa mungkin tidak memberikan contekan,dan sampai beberapa kali “dipancing” dewan juri baru terkeluarlah pernyataan itu.

Selesai finalis terakhir,istirahat,sholat dan makan.

Selesai sesi ISHOMA itu langsung pengumuman.

Yang pertama diumumkan ialah JUARA II.

Pikiran dan hati saya berkecamuk.

Dag dig dug bukan kepalang.

*halaaaahhh.

Dan juara II adalah saudaraaaaaaaaaa.

*mendadak sound-effect horor

eng,ing eng,

saudaraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.

.

.

.

saudaraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.

RAMA RIZANA dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

As I predicted.

Bingung mau ekspresi gimana.

Hahahahahaha

Trus singkatnya yang juara I ya dari UII tadi.

Dan kemudian balik dari tempat acara itu saya nulis status yang intinya begini,

Justru agak piye kalau mahasiswa Fakultas Hukum gak jadi juara lomba esai tentang Hukum 

yang kemudian dikomentari oleh salah satu dosen hukum kampus saya,

Justifikasi?

 

Alhamdulillaah,akhirnya setelah 1 tahun lebih “puasa gelar” akhirnya tinta emas itu kembali tertoreh dan mengisi nomor tambahan di CV saya.

Eh,bukan tinta emas,tapi tinta perak. Kan juara II.

Syukuri,akhi.”¬†begitu mungkin komentar beliau kalau baca catatan ini.

Beliau itu siapa? ya siapalah kira-kira. ūüėÄ

Hehehehe,peace,pak!

Udahlah ya,udah terlalu panjang.

Dan bahkan tulisan ini jauh lebih panjang dari esai yang saya buat itu. Even,jauh lebih panjang dari esai waktu lomba MITI Awards 2010.

*maaf ya jika kepanjangan.

smoga bermanfaat.

Baarokalloh fiykum. 

Usroh Umar bin Khattab, 16 Muharram 1433 H

Special thanks to :

  • Alhamdulillaah ‘alaa kulli ni’matin ilayya.
  • Jazaakumulloh khoiron¬†untuk kedua orangtua,kedua adek saya,dan keluarga saya lainnya.
  • panitia lomba esai Islami FH UnNeS,jazaakumulloh khoiron.
  • masnya yaya-adek tingkat saya di Sipil UMY-,yang sudah membantu saya banyak,jazaaakalloh khoiron,mas.
  • adek tingkat saya di Sipil UMY,ada yaya,hakas dan renny yang sangat khawatir saya kesasar di Semarang. ūüėÄ
  • ada juga Hasran,Lukman,Fadly,dan semua junior di Sipil UMY yang sudah mendukung dan mendo’akan saya,terutama buat yang praktikum Bahan Perkerasan Jalan di minggu pertama.¬†Jazaakumulloh khoiron.
  • rekan-rekan dan saudara-saudara terbaik saya, seperti di Usroh Umar bin Khattab, UKM KPM UMY, UniRes UMY,Departemen Penelitian ILP2MI (maaf ya saya gak ikut¬†netmeeting,terkhusus buat ibu koordinator) dan di mana pun berada.¬†Jazaakumulloh khoiron. maaf tidak bisa disebutkan satu per satu. ^^
  • dan tak lupa buat Akh Huda yang sudah membantu mengkoreksi/mengomentari esai saya. Jazaakalloh khoiron,akhi. jangan bosan-bosan ya saya minta bantuin. ūüėÄ
  • eits,ada juga¬†Jazaakalloh khoiron¬†buat Pak Yordan Gunawan,one of the best lecturer all over the world. *halaaahh.
  • trus buat Ical yang sudah menjemput saya di terminal Jombor,jazaakalloh khoiron.
  • dan juga buat semua dosen di seluruh dunia,khususnya yang di UMY dong. Jazaakumulloh khoiron.
  • SIapa lagi yaa?
  • oh ya,bapak supir yang mengantari saya sampai ke semarang,ibu-ibu travel,ibu kantin asrama,trus trus, dewan juri,mas-mas WarNet,yang punya warung makan di Semarang,ibu-ibu yang jual nasi ke kos-kos.
  • Dan masih banyak lagi.¬†Jazaakumulloh khoiron.
  • Udah kayak ucapan terima kasih menang nobel saja saya ini.
  • Nah tuh,ucapan terima kasih buat lomba esai saja sudah panjang aja. GImana nanti kalau ucapan terima kasih buat undangan walimahan ,ehhhh buat lampiran Tugas Akhir ding. ūüėÄ :p
Categories: Journey, Lomba, Sebuah Cerita | Tags: , , , , , , , , | 21 Comments

(Catatan ke Semarang – II) Hampir nyasar dan bablas

Bismillaahirrohmanirrohiim.

Udah lama banget saya gak lanjutin tulisan ini yaa?

padahal baru kelar 1 bagian. hahahahah.

Sampai bagian mana ya kemarin?

 

*hening*


ya sudahlah lanjutkan saja,karena jaringan lagi lambat merayap,jadi gak sempat ngecek yang sebelumnya.

Jadi kemarin itu, ya 2 minggu lalu itu,akhirnya saya memutuskan berangkat ke Semarang. Di kendaraan travel duduk tenang. Baru beberapa kilometer berjalan hujan sangat deras turun. Dan kemudian sedikit sedikit mereda. Tujuan selanjutnya setelah saya masuk ke travel itu bukannya langsung ke Semarang, tapi menjemput penumpang lain.

Wah,jadi penumpang pertama ni.

 

Tujuan pertama adalah di sebuah daerah.

Di situ.

Di mana?

Dah lupa lah,wong iki wis 2 minggu. Mending kalau baru 2 dino. *bahasa Jawa nyampur bahasa Indonesia, boten nopo2 dah pokok’e*

 

Nah,nyari penumpang ini memakan waktu satu jam saudara-saudara!

1 jam!

Luar biasa!

Benar bikin pak supirnya makan hati kayaknya. Tapi senyum terukir dari dirinya.

*ini beneran ngarang,biar keren aja tulisan ini. B-) -emoticon lagi pake kacamata hitam. sadaaaappp-

Muter-muter di daerah sono,kata penumpangnya dekat apotek ini. Eh pas ke sana gak ada dia. Trus ke arah jalan ini,gak ada maning.

Ujung-ujungnya ketemu di dekat apotek itu.

*tepok jidat dah*

Trus,trus akhirnya setelah penumpang itu,dua orang,satu mbak-mbak, satu lagi ibu-ibu,sepertinya keluarga. *ya iyalah,wong berangkat bareng*

trus kita ke agen travel satunya untuk menjemput sepasang ibu dan bapak yang sudah menunggu giliran penjemputan di sana.

 

Trus,trus.

*perasaan saya gak kreatif beudh ya ,kata-kata saya “trus,trus”

Ya sudah,beberapa jam perjalanan JogRang itu saya habiskan dengan banyak kegiatan.

*lagi-lagi biar keren,saudara-saudara! ūüėÄ

 

Misal, melihat pemandangan yang menghampar di jalan.

*ini tulisan yang bener-bener ngarang. emang keliatan gitu malam hari pemandangan seindah apapun??

 

eh,beneran lho,waktu saya kecil beberapa tahun yang lalu,sekitar errrr 10 tahun yang lalu kayaknya saya naik travel ke Painan Selatan,tempat kampung halaman sebuah keluarga yang sudah saya dan keluarga saya anggap seperti keluarga sendiri. *lagi-lagi kacau bener diksi saya*, waktu itu saya bisa melihat pemandangan indahnya dan amboinyo perjalanan dari daerah errrrrrr,*akibat dah lama gak ke SumBar ūüė•

—wuuuu,CurHat—-

sampai ke Painan. pemandangan malam hari saja sudah sangat indah,apalagi kala matahari dengan tidak malu-malunya menyinari bumi. *wong itu tugasnya.

 

FOKUS-FOKUS.

di perjalanan dari Jogja ke Semarang itu yang paling sering saya lakukan adalah SMS!

SMS terkait di mana, di manaaaa saya akan menginap.

Dan orang yang saya tuju ya satu orang.

Ya siapa lagi kalau bukan masnya junior/adek tingkat saya.

 

Eh,sama adek tingkat saya itu juga saya juga berkomunikasi.

Iya ntr km tUrun ditermianl ungaran aja…………..

………………….

…….Ntr kLo udah sampe karangjati sms yaa.

Begitulah 2 SMS yang dikirim oleh beliau pada saat saya baru benar-benar berangkat dari Jogja menuju Semarang itu. Karena sebelumnya dari jam 5 sampai jam hampir setengah 7 itu ya cuma muter-muter Jogja jemput penumpang yang lain.

Trus jam 8 mas nya nanyain udah nyampe mana. saya balas,”kurang tau,mas

lha,wajar lah. wong gak jelas ada apa aja,kan gelap.

 

trus sampai akhirnya sekitar jam 10 malam kurang saya terbangun.

Mas,ini udah nyampe Terminal Banyumanik. Turun di mana jadinya?

Ya tadi,Pak. Di terminal Ungaran.

wah itu tadi dah lewat,mas. trus bagaimana?

*mulai panik,telpon mas e*

ya udah tunggu di situ aja,soalnya udah kelewatan lumayan jauh

*gleeeekkk.

 

akhirnya setelah mengangkat semua barang-barang saya *kayak bawa barang banyak aja,padahal cuma satu ransel* saya mengucapkan terimakasih trus ucapkan salam ke bapak supirnya.

*teeepppp,turun,menginjak pertama kali di Semarang.*

*yipppiieeee!

Norak woyy!

Biasa aja lah!

 

*monolog GJ*

*bingung,harus nunggu di mana*

*mata masih berusaha untuk terbuka seutuhnya*

*halaaaahhhh

panik lagi,karena perut keroncongan,

nyari tempat makan,gak nemu.

sadiah bana

nemu sih sebenarnya,tapi makanannya dah habis.

hahahahah. *ketawa dalam hati,meski di belahan hati lainnya terluka menganga.*

#bahasa mulai ngaco detected.

 

akhirnya ke warung beli pengganjal perut.

“lu kate pengganjal ban”

duh,duh. fokus fokus.

 

Beli roti satu bungkus,sempat bicara-bicara sebentar sama ibunya. *nya tu ntah refer ke siapa juga pun,aneh*

Cari tempat duduk,karena warung ibunya dah mau tutup,

Hening,sendiri,sepi.

Sembari nunggu mas nya yang juga tak kunjung datang.

padahal nunggunya cuma bentar.

hahahaha,

maklum,kalau sudah perut memberontak,1 menit saja serasa seabad.

*lebay banget ni bocah*

 

mas nya tiba,

salam,pakai helm,trus berangkat.

menyusuri jalan menurun dan mendaki, di tengah hujan rintik-rintik.

lumayan jauh perjalanan dari Terminal banyumanik ke arah kosan masnya di daerah sekaran.

*eh bener kan itu nama daerah dekat UnNeS?

–manggil-manggil orang Semarang yang ada di MP–

trus mas nya nanya apakah saya sudah makan atau belum,

saya jawab dengan pasti,”belum,mas!

akhirnya kami berhenti sebentar ke tempat makan yang mirip-mirip FoodFezt tapi ya gak mirip juga.

Pesen dengan mantap DAGING SAPI LADA HITAM!

*mantap kan? soalnya harganya “cuma” 9 ribu rupiah.

setelah liat porsinya,langsung ya gitu lah.

trus,saya merasa seakan salah milih menu.

karena terasa mengglunjang ngglunjung di perut. *jangan tanya kosa kata yang dua itu datang dari planet mana,memang gaya saya kayak gitu*

Akhirnya selesai makan,bayar,trus ke kos masnya. Sampai!

 

And the story would be continued.

 

See ya in the next story!

*gaya sok ngartis.

Ditulis dengan mata errrr, sik V = I x R

maka sama dengan 10,eh 5 watt!

memangnya 5 watt itu seberapa yaaakk?

*plentaaaannnggg

 

Usroh Umar bin Khattab, 14 Muharram 1433 H

*maaf jika bahasa saya bener2 ngaco,

sebenarnya ini gak mood nulis,jadi ya dipaksakan. jadi kayak gini.

Categories: Journey, Sebuah Cerita | Tags: , , , , , , , | 6 Comments

(Edisi Menggali Hikmah) 4 agenda akbar dalam 4 tahun terakhir

Bismillahirrohmanirrohiim.
Saya ingin berbagi cerita mengenai hikmah yang bisa saya ambil selama saya kuliah di kampus ini. Kampus matahari terbit,
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
. Saya sudah menuntut ilmiah di kampus ini sejak tahun 2008.
Banyak sekali pengalaman yang telah saya jalani dan alami. Kesemua pengalaman tersebut seakan mengingatkan saya kepada suatu masa dan suatu hikmah mengapa kampus inilah yang terbaik bagi saya.
Tulisan ini adalah mengenai 4 agenda akbar yang pernah dilaksanakan di kampus saya,and most of them saya terlibat di sana.


Tahun 2009,
12th Indonesian English Varsities English Debate
*
Ini adalah kompetisi debat bahasa Inggris terakbar se-Indonesia dan Alhamdulillaah saya terlibat di kepanitiaan tersebut. Saya bertugas menjadi Liaison Officer (LO) atau bahasa awamnya (guide) bagi tim peserta dan yang saya LO-in adalah tim dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Keren-keren mereka. Saya merasa sangat bersyukur meng-LO-in mereka. Saya jadi bisa banyak belajar dari mereka yang sudah memiliki jam terbang tinggi di dunia perdebatan. Eh,maksudnya debat bahasa Inggris.
Salah satu dari mereka mengikuti World University Debating Championship di Turkey tahun 2010.
Sedikit cerita dari kegiatan itu,saya tidak mengikuti acaranya sampai selesai karena ketika hendak babak octo-final (atau quarter final?) saya sudah harus ke Pekanbaru (udah beli tiket soalnya,sedih).


with UNY team B (or A?)


Tahun 2010
Muktamar Muhammadiyah 1 Abad
Kalau ini mah gak perlu ditanya lagi toh? Saya rasa sudah pada tau acara apa ini. xixixix
Jadi ini perhelatan miladnya Muhammadiyah tiap tahun. Nah,pada tahun ini adalah penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah yang bertepatan pada 100 tahun Muhammadiyah berdiri (menurut kalender Hijriyah).
Di sini saya juga terlibat sebagai tim Jurnal Muktamar Muhammadiyah. Satu-satunya media cetak harian resmi terbitan panitia Muktamar Muhammadiyah 1 Abad.

 


gambar untuk Jurnal Muktamar edisi terakhir

di depan mobilnya TVOne



Tahun 2011
Silaturahmi Nasional (SilatNas) Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah (BEM PTM) se-Indonesia

Nah kalau ini yang tidak saya ikuti. Acara ini adalah acara kumpulnya BEM PTM seluruh Indonesia. Kalau tidak salah ini adalah pertemuan pertama dan diselenggarakan di kampus saya.

Tahun 2012
Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNas) XXV

Sekilas saja jadi ini adalah pekan atau acara paling akbar di bidang keilmuan se-Indonesia. Ini finalnya sekaligus presentasi semua makalah dan penelitian yang telah dilakukan oleh mahasiswa se-Indonesia. Ada 5 bidang yang difinalkan.
1. Program Kreativitas Mahasiswa-Penelitian (PKMP)
2. Program Kreativitas Mahasiswa-Kewirausahaan (PKMK)
3. Program Kreativitas Mahasiswa-Penerapan Teknologi (PKMT)
4. Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian Masyarakat (PKMM)
5. Program Kreativitas Mahasiswa-Gagasan Tertulis (PKM-GT)

Kesemua makalah yang tentu saja telah dilaksanakan itu dipresentasikan,sehingga didapatlah siapa yang mendapat medali emas,perak dan perunggu. Ya seperti layaknya Olympiade.
Nah,menurut sumber yang terpercaya (KoPerTiS V) ketika saya mengikuti Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa (PPKIM) beberapa hari yang lalu,InsyaaALLOH tahun 2012 nanti PIMNas akan diselenggarakan di kampus saya.
Sekedar tambahan info tahun 2011 ini dilaksanakan di Makassar,tepatnya di Universitas Hasanuddin (UnHas). Info terkait penyelenggaraan di Makassar bisa tanya Mbak Aya selaku yang langsung datang ke tempat acara.

Sembari menunggu pengumuman resmi,saya dan teman-teman Unit Kegiatan Mahasiswa-Kelompok Penelitian Mahasiswa-Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UKM KPM UMY) dan juga pihak kampus sudah harus mulai bersiap untuk menghelat agenda akbar ini.
Tidak hanya untuk hari H saja (bulan Juli 2012),tapi juga mempersiapkan banyak proposal PKM yang diproyeksikan untuk bisa tembus PIMNas.

InsyaaALLOH saya akan terlibat di kegiatan ini. Ntah nanti pas final/hari H masih berstatus mahasiswa atau sudah memiliki gelar ST. di akhir nama saya.


ayoooo,semua civitas akademika UMY bersiap untuk menghelat agenda akbar lagi untuk 2012.
Tulisan saya terkait :
Terkait Muktamar Muhammadiyah
1. Terasa kaku, ditulis pada 14 Juli 2011
2. Keterpaksaan itu (Seringkali) Mendewasakan, ditulis pada 23 Januari 2011, pas lomba QN ala Tobie nie.

Sedikit tambahan lampiran mengenai sejarah IVED dan PIMNas
IVED

Institusi yang pernah menjadi tuan rumah

  1. IVED 1998 di Universitas Indonesia, Depok
  2. IVED 1999 di Universitas Atma Jaya, Jakarta
  3. IVED 2000 di Universitas Kristen Petra dan Akademi Angkatan Laut, Surabaya
  4. IVED 2001 di Institut Teknologi Bandung, Bandung
  5. IVED 2002 di Universitas Hasanuddin, Makassar
  6. IVED 2003 di Universitas Sumatera Utara, Medan
  7. IVED 2004 di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta
  8. IVED 2005 di Universitas Bina Nusantara, Jakarta
  9. IVED 2006 di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
  10. IVED 2007 di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
  11. IVED 2008 di Universitas Udayana, Denpasar
  12. IVED 2009 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta
  13. IVED 2010 di Institut Teknologi Bandung, Bandung
  14. IVED 2011 di Universitas Hasanuddin, Makassar
  15. IVED 2012 di Universitas Muhammadiyah Malang, Malang

PIMNas

Tahun/Kegiatan/Penyelenggara/Tempat

1988/LKIM √ĘÔŅĹÔŅĹ I/Universitas Indonesia/Jakarta

1989/LKIM √ĘÔŅĹÔŅĹ II/Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP)/Jakarta

1990/PIMNAS – III/Institut Pertanian Bogor (IPB)/Bogor

1991/PIMNAS – IV/Universitas Lampung (UNILA)/Bandar Lampung

1992/PIMNAS V/Universitas Brawijaya (UNIBRAW)/Malang

1993/PIMNAS – VI/Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP)/Semarang

1994/PIMNAS – VII/IKIP Bandung, ITB dan UNPAD/Bandung

1995/PIMNAS – VIII/Universitas Gadjah Mada (UGM)/Yogyakarta

1996/PIMNAS – IX/Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS)/Surabaya

1997/PIMNAS – X/Universitas Udayana (UNUD)/Denpasar

1998/PIMNAS – XI/Universitas Diponegoro (UNDIP)/Semarang

1999/PIMNAS – XII/IKIP Jakarta (UNJ)/Jakarta

2000/PIMNAS – XIII/Universitas Indonesia (UI)/Jakarta

2001/PIMNAS – XIV/Universitas Negeri Makasar (UNM)/Makasar

2002/PIMNAS – XV/Universitas Airlangga (UNAIR)/Surabaya

2003/PIMNAS – XVI/Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS)/Surakarta

2004/PIMNAS – XVII/Sekolah Tinggi Teknologi Telkom (STT-Telkom)/Bandung

2005/PIMNAS- XVIII/Universitas Andalas (UNAND)/Padang

2006/PIMNAS – XIX/Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)/Malang

2007/PIMNAS – XX/Universitas Lampung (UNILA)/Bandar Lampung

2008/PIMNAS-XXI/Universitas Islam Sultan Agung (UNISULA)/Semarang

2009/PIMNAS XXII/Universitas Brawijaya (UB)/Malang

2010/PIMNAS XXIII/Universitas Mahasaraswati (UNMAS)/Denpasar

2011/PIMNAS XXIV/Universitas Hasanuddin (UNHAS)/Makasar

*sumber tulisan :
Wikipedia dan pedoman PIMNas XXIV UnHas

*sumber foto :
dari FB

Maaf ya kali ini saya agak narsis.

Kamar asrama, 27 Sya’ban 1432 H

Categories: Journey, Sarjana, Sebuah Cerita, Studi | Tags: , , , , | 15 Comments

Create a free website or blog at WordPress.com.