Monthly Archives: November 2014

(RtMoS) Jagalah beliau, jalan menuju surga ilahi yang paling mudah

Bismillaahirrahmanirrahiim.

5 hari sebelum meninggalnya Papa –allahu yarhamuh– di kamar itu seorang kakek berusia 80 tahun menemui ajalnya. Sebenarnya bukan kali pertama di kamar yang berisi 8 pasien itu ada orang yang meninggal dunia saat kami menjaga dan merawat mendiang Papa, tetapi ini cukup membuat hati sedih.

Selama beliau (kakek tersebut) dirawat di rumah sakit, hanya istrinya tercinta yang juga sudah berusia lanjut yang setia menemani, membantu dan menjaga beliau. Padahal beliau memiliki anak yang berjumlah tak kurang dari 10 orang, juga tinggal di Pekanbaru. Jika diperhatikan seharusnya istri beliau butuh banyak istirahat, bahkan orang-orang -yang juga menjaga anggota keluarga mereka yang dirawat di ruangan tersebut- menilai kakek tersebut jauh lebih kelihatan sehat dibanding istri beliau.

Continue reading

Advertisements
Categories: Kontemplasi | Tags: , , | Leave a comment

(RtMoS) Berkahkah waktu yang telah engkau habiskan?

Bismillaahirrahmanirrahiim.

Tadi malam kajian kitab Riyadush Shalihin kembali diadakan di Dhahran Cultural Center setelah beberapa bulan rehat liburan summer dan liburan Idul Adha. Masih membahas bab Taubat hadits ke 22, tapi bukan itu yang menyita perhatianku dan membuatku termenung. Bukan, bukan kutak menyimak penjelasan Ustadz Alwi tentang taubatnya pezina yang dibahas di hadits itu, tapi bagian awal pembahasan yang beliau sampaikan yang ingin kutuliskan.

Continue reading

Categories: Goresan Karyaku, Kontemplasi | Tags: , , | Leave a comment

Blog at WordPress.com.