Masih belum ada ketertarikan untuk kuliah (sains, teknologi dan manajemen) di Saudi?

Bismillaahirrahmanirrahiim.

Indonesia memerankan posisi yang sangat penting dan strategis bagi Kerajaan Saudi Arabia. Negara dengan populasi pemeluk Islam terbanyak di dunia, mendatangkan banyak jamaah haji dan umrah yang juga terbanyak merupakan salah satu dari banyak kontribusi yang diberikan tanah air tercinta. Sudah sewajarnyalah bisa banyak orang Indonesia yang bisa mengambil manfaat di negeri penuh berkah (KSA.red) ini.

Sebisa mungkin ketika ingin ke Saudi ambillah peran yang bisa mengangkat derajat dan memperbaiki citra Indonesia. Sudah maklum bahwa negeri kita di sini lebih terkenal sebagai negara yang cukup banyak mengirimkan TKI, -but unfortunately and so sorry to say- TKI yang tidak memiliki skill cukup, misal jadi PRT.

Sebenarnya ada banyak peran penting tersebut, menjadi engineer, tenaga kesehatan, dosen dan juga mahasiswa. Ilmu yang dipelajari di sini juga tak hanya “sebatas” ilmu agama, ilmu sains, teknik dan manajemen bisnis. Kampus-kampusnya juga tak kalah mentereng dibandingkan kampus di negara lain. Sebut saja King Saud University (KSU), King Fahd University of Petroleum and Minerals (KFUPM), King Abdulaziz University (KAU) dan King Abdullah University of Science and Technology (KAUST). Bahkan nama terakhir disebut-sebut sebagai kampus terkaya dan termakmur ketiga di dunia (di bawah Harvard dan Yale University di USA). [1]

Beasiswa kuliah di sini juga -IMHO- cukup kompetitif dibanding di negeri lain. Jika di banyak negara beasiswa yang diberikan “hanya” tuition fee, sehingga mahasiswa harus kerja paruh waktu (part-time) untuk bisa bertahan hidup, alhamdulillaah mahasiswa di Saudi dapat banyak keuntungan, di antaranya :

*) uang saku bulanan -bahkan bisa ditabung-,

*) tiket liburan pulang pergi tiap tahun -bahkan kalau bisa cari tiket murah, kelebihan uangnya bisa diambil untuk ditabung-,

*) buku teks gratis, yang sudah mafhum kalau buku kuliahan berbahasa Inggris itu mahal-mahal, kalau dirupiahkan paling murah 1 juta,

*) asrama, fasilitas cuci pakaian, fasilitas olahraga (gym, kolam renang, lapangan olahraga), pelayanan kesehatan

*) kesempatan terlibat riset kelas dunia, yang langsung kerjasama dengan perusahaan elit dunia,

Hanya sayangnya masih belum banyak orang Indonesia yang belum tau akan hal ini.

Belum lagi kesempatan penuh barokah, seperti ibadah umrah dan haji lebih murah, -khusus untuk haji, dengan kuliah dan tinggal di Saudi berarti juga bisa meringankan “beban” pemerintah dan rakyat Indonesia yang harus menanti belasan tahun untuk bisa beribadah haji. Ada juga kesempatan belajar ilmu agama, dan bahkan tak sedikit orang yang sebelumnya cenderung bebas (seperti -maaf- suka minum-minum, main perempuan, jarang atau malah tak pernah sholat) dengan suasana yang sangat kondusif untuk beribadah di Saudi -atas taufiq dan hidayah dari Allah Ta’ala- mereka sadar. Ini saya juga dengar langsung dari beberapa bapak-bapak yang kerja di sini.

Oleh karena itu, kalaulah bisa menuntut ilmu (dan bekerja) di Saudi Arabia, kenapa tidak mencoba untuk mendaftar ke sini?

Jadi, masih belum ada ketertarikan untuk kuliah (Sains, Teknologi dan Manajemen di Saudi)?

*ditulis di kamar peraduan, Student Housing of KFUPM, Dhahran, Provinsi Timur, Saudi Arabia, hari terakhir bulan Syawal 1435 H

terinspirasi dari pidato malam perdana tugas Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Saudi Arabia, Maret 2014 dan percakapan dengan Dean of Graduate Studies KFUPM

terjemahannya, kurang lebih

Saya : Prof, alhamdulillaah semester ini ada 7 mahasiswa baru dari Indonesia
Dean : Alhamdulillaah bagus, coba ditingkatkan lagi ya, karena Indonesia begitu penting bagi kami.

Catatan:

[1] http://www.nonprofitcollegesonline.com/wealthiest-universities-in-the-world/

Categories: Info, Studi | Tags: , , , , | 6 Comments

Post navigation

6 thoughts on “Masih belum ada ketertarikan untuk kuliah (sains, teknologi dan manajemen) di Saudi?

  1. Assalaamu’alaikum.

    Saya baca notenya dari FB mengenai proses pendaftaran di KFUPM. Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan, mungkin bisa ditambahkan juga di note tsb agar bermanfaat bagi pembaca lainnya.

    1. Bagaimana jika applicant sudah menikah? Bisa dijelaskan prosedur jika ingin membawa keluarga? Dan kalo gak salah mahasiswa dikasih asrama dengan 1 kamar isi 2 orang ya? Kalo yang sudah menikah apakah bisa bawa keluarga ke KSA? Ada pengalaman kawan yang lain?

    2. Apakah mahasiswa full time mendapatkan fasilitas tiket PP juga? Karena saya baca hanya LB dan RA yang dapat.

    Salam kenal,

    Jazakallohu khoiron akhi,

    • ramarizana

      wa’alaikumussalaam.
      1. bagi yang sudah menikah dan ingin membawa keluarga belum bisa berangkat bareng ke saudi pertama kali, karena ada dokumen2 yang harus diurus ketika di saudi. adapun untuk mahasiswa S2 tidak diberikan support dana untuk tinggal di luar kampus. hanya LB yang dapat living cost

      2. LB dan RA hanya dapat tiket pertama kali datang dan ketika sudah lulus, adapun mahasiswa full-time dapat tiket PP tiap tahun

  2. oiya, baru baca ya ternyata beasiswa internasional hanya untuk RA dan LB saja ya. alaisaka dzaliik?

  3. afwan akhi mau tanya lagi.

    1. awardee dapet asuransi kesehatan kan ya. apakah keluarga awardee ditanggung asuransi juga?

    2. tes GRE apakah wajib atau optional? dan apakah mungkin diterima di KFUPM sedangkan hasil toefl dan gre belum disubmit?

    jazakallahu khairan akh,.

    • ramarizana

      1. untuk full-time student tidak diberikan subsidi apa-apa untuk keluarga (tempat tinggal,dsb)
      adapun untuk Lecturer-B (LB untuk Ph.D) nanti diberikan subsidi keluarga, sepertinya asuransi kesehatan ditanggung, maaf saya kurang begitu tau karena saya FT Master Student,🙂

      2. wajib, kemungkinan itu tetap ada, tapi bergantung kebutuhan masing-masing departemen. sekadar tambahan info, beberapa tahun sebelumnya mungkin masih banyak mahasiswa yang diterima tanpa GRE (dan bahkan tanpa TOEFL), tapi dengan semakin banyaknya minat pendaftar, alangkah jauh lebih baik untuk melengkapkannya sesegera mungkin, karena jika diterima antum akan diletakkan di prioritas utama untuk segerab erangkat.

      wa jazaakallahu khairan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: