(CS2) Pre-Exam Syndrom

Bismillaahirrahmanirrahiim.

Memasuki bulan ketiga setelah liburan tengah semester selama 1 minggu. Liburan berakhir malah tidak bisa berleha-leha, karena rentetan ujian sudah menanti sesuai dengan kesepakatan waktu bahwa ujian diadakan setelah ujian. —___—

Ada beberapa hal yang menjadi “concern” saya terkait ujian ini. Yang pertama tentu saja materi di masing-masing mata kuliah yang tidak sedikit, seperti yang pernah saya tuliskan sebelumnya. Dan yang kedua adalah terkait “sindrom” yang sedang saya idap.

Penggunaan kata “sindrom” ini sebenarnya biar kelihatan keren saja. Dan bisa dibilang lah jadi “pelampiasan” sebagai mantan calon mahasiswa psikologi. Ahahaha.

Lalu mengapa sindrom ini hadir? Sebenarnya saya ingin menuliskannya secara lebih ilmiah dengan menyertakan paper terkait hal ini, tapi waktu menelusuri di sciencedirect malah ndak nemu (atau lebih tepatnya karena kebanyakan dan males merhatiin secara detail :D)

Sindrom ini hadir karena saya udah 2 tahun gak menempuh ujian mata kuliah. Yap, 4 semester dari terakhir kalinya mengambil mata kuliah. Belum lagi ditambah dengan level pendidikan yang ditempuh lebih tinggi dibanding sebelumnya dan dengan suasana yang baru. Kalau dulu pas S1 masih ada lah teman buat diskusi, datang ke asrama, bahkan tengah malam pun diskusi sampai akhirnya pas pagi hari ujian malah telat 30 menit sehingga tidak bisa ujian. :v

Sindrom ini semakin “menjadi” karena selama 4 semester tidak pernah ujian itu saya lewati dengan menjadi pengawas ujian. Masih terngiang-ngiang tugas yang saya jalani sebagai pengawas ujian. Datang ke ruang pengawas ujian, mengisi presensi ujian, ambil soal dan lembar jawaban + kunci ruangan, buka ruang ujian, tunggu mahasiswa, bagi-bagi soal dan lembar jawaban, mengedarkan lembar presensi, mengawasi dengan cukup ketat, menegur mahasiswa yang “bertingkah”, setelah selesai ujian mengumpulkan lembar jawaban, dan kembali ke ruang sekretariat pengawas ujian untuk menikmati kudapan yang telah disediakan sembari menunggu jadwal ujian selanjutnya.

Tak hanya jadi pengawas ujian, saya -alhamdulillaah- pernah membantu membuatkan soal ujian untuk dua mata kuliah, dan juga membantu mengoreksinya. Jadi sungguh ujian yang akan saya tempuh di jenjang pendidikan ini, khususnya ujian pertama yang akan saya hadapi malam ini (Statistical Analysis in Planning) terasa sungguh berbeda. Yang biasanya dalam dua tahun terakhir menjadi pengawas ujian, kali ini gantian jadi peserta ujian. Yang sebelumnya jadi pembuat soal dan pengoreksi lembar jawaban ujian statistik, kali ini gilirannya mengerjakan dengan sungguh-sungguh soal demi soal yang disajikan. Ya begitulah siklus hidup.

Student Housing, Dhahran, menjelang kuliah Urban Transportation Planning, 1 Jumadil Akhir 1435 H

*sebuah tulisan spontan tanpa ada kerangka sebelumnya.

Tulisan waktu jadi pengawas ujian setahun yang lalu –> https://www.facebook.com/notes/rama-rizana/ujian-di-ruang-ujian/10151197798971269

** CS2 = Cerita selama S2

Categories: Uncategorized | Tags: , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: