Mendulang Faedah dari Kisah Negeri Saba’ (bagian I)

Bismillaahirrahmanirrahiim.

kisah negeri #Saba ini merupakan salah satu dari banyak kisah yg tertera di dalam Al-Quran. Saking banyaknya kisah penuh faedah dalam Al-Quran,para ulama salaf mengatakan 1/3 dari Al-Quran berisi kisah. Harapannya dari kisah2 tersebut bisa kita ambil faedah2nya untuk menambah keimanan kita.

Nabi Sulaiman ‘alaihissalam ialah nabi yg diutus oleh Allah Ta’ala dari golongan Bani Israil. Beliau menjadi nabi sekaligus raja, beliau juga merupakan putra dari Nabi Daud‘alaihissalam. Nabi Daud ‘alaihissalam mewariskan kekuasaan & ilmu kepada Nabi Sulaiman,untuk harta tidak beliau wariskan. Hal ini menunjukkan para Nabi ‘alaihimussalaam tidak pernah mewariskan harta,akan tetapi mewariskan ilmu.

Kisah Nabi Sulaiman ‘alaihissalam dimulai dari ayat ke-15 Quran Surat An-Naml.

وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ عِلْمًا ۖ وَقَالَا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي فَضَّلَنَا عَلَىٰ كَثِيرٍ مِنْ عِبَادِهِ الْمُؤْمِنِينَ

Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan: “Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hambanya yang beriman“.

Dimulai dengan betapa Allah telah mengaruniakan Nabi Daud & Nabi Sulaiman ilmu yang luas
وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ عِلْمًا

Lalu mereka berdua menyikapinya dengan penuh rasa syukur melalui ucapan :
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي فَضَّلَنَا عَلَىٰ كَثِيرٍ مِنْ عِبَادِهِ الْمُؤْمِنِينَ

وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُودَ ۖ وَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمْنَا مَنْطِقَ الطَّيْرِ وَأُوتِينَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ ۖ إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ الْفَضْلُ الْمُبِينُ
Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: “Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata“.

وَحُشِرَ لِسُلَيْمَانَ جُنُودُهُ مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ وَالطَّيْرِ فَهُمْ يُوزَعُونَ
Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan).

Nikmat lainnya yg diperoleh Nabi Sulaiman ‘alaihissalaam ialah beliau berkelana ke berbagai penjuru negeri, hingga suatu saat beliau sampai di Wadi Naml, atau lembah gunung,di mana mayoritas yg ada di sana ialah semut.

حَتَّىٰ إِذَا أَتَوْا عَلَىٰ وَادِ النَّمْلِ
Hingga apabila mereka sampai di lembah semut…….”Salah satu semut di sana memperingatkan teman2nya bahwa Nabi Sulaiman dan pasukannya akan melewati tempat tinggal mereka, hingga mereka harus kembali ke rumah2 mereka karena badan mereka yang sangat kecil yang memungkinkan diinjak oleh Nabi Sulaiman & pasukan.
قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
“………berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari

Nabi Sulaiman mendengar perkataan semut tsb,kemudian beliau tersenyum.
فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِنْ قَوْلِهَا
“maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu…..”

Lalu,Nabi Sulaiman menyadari nikmat yang telah Allah berikan kepadanya,seperti memahami perkataan binatang-binatang. Dan beliau mengucapkan do’a seperti yg tertera dalam ayat 19 Quran Surat An-Naml
وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ
“…..Dan dia berdo’a: “Ya Rabb-ku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni’mat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”.”

Di antara kandungan do’a yg beliau panjatkan ialah :
~ nikmat yg Allah Ta’ala berikan harus disyukuri dengan beramal shalih agar Allah memperteguh nikmat tersebut untuk diri kita.
~ betapa pentingnya memohon rahmat Allah agar dimasukkan ke dalam surga, karena amal shalih yang kita kerjakan hanyalah sebab, sedangkan kita baru bisa masuk surga atas rahmat dari Allah Ta’ala.
~ selanjutnya Nabi Sulaiman memohon kepada Allah agar kelak dimasukkan ke dalam golongan orang2 yang shalih. dan tak mungkin kita kelak dimasukkan ke dalam golongan orang2 shalih,selain dengan bergaul dengan orang-orang yang shalih di dunia.

*berlanjut ke bagian berikutnya insyaaAllah, semoga Allah Ta’ala memberikan taufiq-Nya….

Disarikan dari Kajian Ilmiah bersama Syaikh Muhammad bin Abdul Latif yang diterjemahkan oleh Ustadz Abu Yasir –hafizhahumallah ta’ala– tentang kisah Negeri #Saba

(سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك (حديث صحيح رواه ترمذي

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.” (Hadits Riwayat Tirmidzi, Shahih).

Categories: Belajar Ilmu Agama, Catatan, Faedah Ilmu, Goresan Karyaku | Tags: , , , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: