[Petikan] Bandingkan metode dakwah Nabi kepada para penguasa dengan dakwah sekarang……

~Bandingkan (metode) dakwah Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam dengan (metode) dakwah sekarang, khususnya kepada para penguasa~

Barangsiapa yang ingin membandingkan dakwahnya Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam kepada para raja dan penguasa dengan dakwahnya kepada rakyat niscaya akan mendapati perbedaan yang jelas.
Ketika berdakwah kepada rakyat, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mendakwahi mereka di pasar, rumah, dll. Beliau senantiasa menyeru kepada setiap orang dan kabilah-kabilah yang beliau jumpai, sampai-sampai beliau ditimpa kesedihan yang sangat, maka Allah subhanahu wa ta’ala berfirman kepadanya sebagaimana tertera di dalam Quran Surat Fathir ayat 8 (yang artinya) :”Maka janganlah dirimu binasa karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.

Bahkan hampir-hampir beliau berputus asa karena perilaku kaumnya, sehingga Allah subhanahu wa ta’ala berfirman kepadanya (yang artinya) :”Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini.” (Quran Surat al-Kahfi ayat 6)

Berbeda halnya ketika beliau mendakwahi para raja dan penguasa, beliau seringkali tidak berangkat sendirian, akan tetapi beliau mengutus sebagian sahabatnya kepada mereka. Salah satunya kepada Raja Romawi dengan kalimat singkat :

Dari Muhammad bin ‘Abdillah hamba Allah dan Rasul-Nya kepada Herakliyus, salam sejahtera bagi siapa yang mengikuti petunjuk, amma ba’du : Sesungguhnya aku menyerumu dengan seruan Islam, masuklah Islam niscaya kamu selamat dan Allah akan memberimu dua pahala, akan tetapi jika kamu berpaling, maka bagimu dosa (memikul dosanya) ‘arisyiin (para petani) dan Allah berfirman (yang artinya) :”Katakanlah : “Wahai ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain Allah”. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” (Quran Surat Ali Imran ayat 64) [terjemahan Hadits Riwayat Bukhari:7 dan Muslim:1773]

Wahai orang yang berpegang teguh dengan al-Quran dan as-Sunnah, bandingkanlah antara dakwah Nabi yang bijak ini dengan orasi-orasi politik yang panjang dan melelahkan, yang mana telah menghabiskan umur pelakunya. Dengan demikian anda akan mengetahui siapa di antara mereka yang paling lurus dan serius dalam mengikuti dakwah Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam.

*penggalan tulisan al-Ustadz Abdurrahman Hadi, Lc -hafizhahullah- dengan judul “Kudeta dan Politik dalam Pandangan Ahlus Sunnah dalam Majalah Adz-Dzakhiirah al-Islamiyyah edisi 80 vol. 10 No. 02 Mei 2013 M/1434 H

Categories: Belajar Ilmu Agama, Muamalah, Nasehat, Salinan | Tags: , , , , | 1 Comment

Post navigation

One thought on “[Petikan] Bandingkan metode dakwah Nabi kepada para penguasa dengan dakwah sekarang……

  1. thetrueideas

    jauh….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: