Monthly Archives: December 2010

Seingatku, tak terasa sudah 1 tahun 8 hari semenjak ………….

Bismillahirrohmanirrohiim..April 2008

Setelah dinyatakan lulus Computer Based Test (CBT) saya dan ibu saya (Umi) menyempatkan diri untuk ke gedung asrama mahasiswa setelah membaca brosur dan sedikit banyak bertanya..
Setiba di asrama kami memasuki ke ruangan yang sepertinya itu ruang administrasi.. Bertanya mengenai bagaimana mekanisme registrasi dan seputar asrama..
Ternyata gedung itu baru dibangun satu tahun dan di saat itu gedung itu ditempati oleh para mahasiswi..
Dan baru tahun setelahnya gedung itu ditempati oleh para mahasiswa baru,karena asrama putri akan dipindah ke bagian selatan..
Singkat cerita saya didaftarkan sekaligus menjadi residen/penghuni asrama putra pertama dalam sejarah asrama putra..

Minggu ke-3 Desember 2009
Ada musyrif (kakak pembimbing,biasa juga dipanggil Senior Residen/SR) dari Mesir (kuliah di jurusan Tarbiyah) yang memutuskan untuk keluar.. Beliau juga kakak pembimbing di lorongku,lorong tahun kedua yang dihuni oleh mayoritas mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)..
Keputusan itu membuat ada residen yang diangkat menjadi SR 2,karena ada SR 1 yang pindah ke lorong kami,dan untuk menggantikan SR 1 yang pindah tersebut adalah SR 2 sebelumnya..
Dan ternyata residen yang diangkat menjadi SR 2 itu adalah saya..
Secara otomatis saya pun harus angkat koper,angkat kardus,angkat tas dan mengangkat semua inventaris pribadi ke kamar baru..

Sekitar 23 Desember 2008 statusku berganti dari seorang residen/penghuni asrama biasa menjadi seorang SR yang bertugas sebagai kakak pembimbing di asrama itu..
Berganti status juga berganti tanggung jawab..
Dari yang biasa diajarkan mengenai agama,menjadi orang yang diberikan tugas untuk mengajarkan agama.. (lebih lanjut bisa baca di sini)

Sekitar 3 minggu awal,hari-hari yang kujalani di asrama sebagian besar kuhabiskan di kamar,karena saya masih bingung dan belum terbiasa dengan status serta tanggungjawab itu.. Sangat berbeda dengan status sebelumnya yang bisa hinggap ke sana kemari tanpa beban sama sekali..

Ya,bisa dibilang saya mengalami shock therapy,apalagi beberapa residen (saya biasa menyebutnya sebagai anak lorong) telah mengetahui dan mengenal saya..

Hari-hari yang cukup terbebani.. Saya hanya keluar untuk pergi kuliah/acara UKM,makan,sholat atau membersamai SR 1 memberikan materi..
Berasa beda..
Mungkin ini disebabkan karena saya mendapatkan tanggungjawab itu secara “instan” tanpa ada pembekalan sama sekali.. Berbeda dengan SR yang lain.. Di awal penunjukkan mereka menjalani masa pembekalan sekitaran 2 minggu..

Belum lagi status umur yang diketahui sebagian anak lorong membuat saya segan.. Segan untuk menegur mereka ketika ribut,segan untuk membangunkan mereka,dsb..
Ketika awal-awal membangunkan mereka untuk sholat Shubuh saya hanya mengetuk-ngetuk pintu tidak jelas.. Padahal kan seharusnya sembari mengetuk pintu,juga mengatakan,”……ayo bangun,siap-siap sholat Shubuh

selama setengah tahun berganti amanah itu banyak suka duka yang saya jalani serta dapatkan..
mulai dari foto-foto ketika ngumpul sampai bakar jagung bareng-bareng..

kini tak terasa setahun lebih 8 hari semenjak amanah itu diembankan padaku..
tahun ini saya masih tetap dengan amanah menjadi SR 2.. bedanya lorong yang kubimbing berbeda.. kali ini saya dan teman sekamar saya diberikan amanah untuk membimbing mahasiswa satu Fakultas, Fakultas Teknik..

kebayang toh bagaimana kepribadian mahasiswa Fakultas Teknik..
keras,sibuk dan kalau gak ada kegiatan mereka lebih memilih untuk tidur-tiduran soalnya jarang mendapatkan waktu untuk istirahat..

untuk tahun ini tak terasa sudah 1 semester saya membimbing mereka..
masih banyak kekurangan dari saya pribadi..
mulai dari pribadi saya yang cenderung untuk sulit akrab dengan orang-orang yang belum terlalu saya kenal hingga sifat segan saya..
ya,ke-segan-an ini makin menjadi ketika ada seorang anak lorong yang berkata,”Mas,mas kelahiran 92 toh.?
lho,tau darimana.?
nie dari majalah yang diberikan waktu sarasehan orangtua mahasiswa baru.

heiiiiittttss..
baru saya ingat saya kan pernah diwawancara oleh Pak Adam..
kata beliau untuk dimasukkan ke majalah bulanan kampus dalam kolom Mahasiswa Berprestasi bulan ini.. majalah ini dibagikan ke seluruh orangtua mahasiswa baru yang hadir di acara khusus sarasehan mahasiswa baru angkatan 2010.. (baca : QN ini)

anak lorong lain celetuk,”wah,berarti kami boleh dong manggil Rama saja.

diem sejenak..
terserah saja,yang penting kita saling menghormati dan menghargai.

——————–

masih banyak PR yang harus kukerjakan dalam rangka menjalani amanah ini..
sebagai pengganti orangtua ke-13 residen -bisa saya katakan demikian-adalah beban yang cukup berat..
pernah seorang senior mengirimkan SMS yang kurang lebih redaksinya begini :
menjadi seorang SR memang tidaklah mudah.. karena bisa dikatakan kesuksesan mereka bergantung pada mereka,khususnya di pergaulan mereka.. ada kebanggaan tersendiri ketika adek angkatan yang kita bimbing itu menjadi sukses..

satu tahun diberikan tugas untuk membina serta membimbing mereka seharusnya bisa dimanfaatkan sebagai mereka..
selain menjadi senior,kita bisa menjadi tempat mereka untuk sharing/CurHat,bertanya jika ada materi kuliah yang tidak mengerti,pengingat mereka,dsb..

ada perbedaan sendiri memang yang kurasakan antara menjadi SR dengan menjadi kakak kandung..
ketika menjadi kakak kandung saya bisa dengan leluasa memberi tau kedua adek saya dan mengingatkan mereka.. walau terkadang mereka sering bercanda (bahasa halus dari bandel) tapi mereka tetap imut-imut.. wong adek sendiri.. mirip abangnya..

ketika menjadi SR,ada jarak tersendiri,karena tidak ada kedekatan batin dan juga garis keturunan (bingung diksinya).. jadi praktis untuk sekarang hanya 3 dari 13 anak yang cukup dekat dengan saya,bahkan bisa dikatakan sangat dekat dengan saya..

AHAAA.!! (bukan promosi)
kedekatan batin/emosional ini penting..
tapi gimana caranya yaaa.??

*memikir panjang*

Di sebuah WarNet biasanya, 26 Muharram 1432 H

 

sebuah catatan napak tilas sebagai pemacu semangat untuk diri sendiri agar bisa bermanfaat bagi siapapun..


عن جابر قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
 المؤمن يألف ويؤلف ، ولا خير فيمن لا يألف ، ولا يؤلف، وخير الناس أنفعهم للناس
Diriwayatkan dari Jabir berkata,”Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda,

’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.”
(HR. Thabrani dan Daruquthni)

Hadits ini dishahihkan oleh al Albani didalam “ash Shahihah” nya.

عن ابن عمر ، أن رجلا جاء إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم ، فقال :
يا رسول الله أي الناس أحب إلى الله ؟ وأي الأعمال أحب إلى الله عز وجل ؟
فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
« أحب الناس إلى الله أنفعهم للناس ، وأحب الأعمال إلى الله سرور تدخله على مسلم ، أو تكشف عنه كربة ، أو تقضي عنه دينا ، أو تطرد عنه جوعا ، ولأن أمشي مع أخ لي في حاجة أحب إلي من أن أعتكف في هذا المسجد ، يعني مسجد المدينة ، شهرا ، ومن كف غضبه ستر الله عورته ، ومن كظم غيظه ، ولو شاء أن يمضيه أمضاه ، ملأ الله عز وجل قلبه أمنا يوم القيامة ، ومن مشى مع أخيه في حاجة حتى أثبتها له أثبت الله عز وجل قدمه على الصراط يوم تزل فيه الأقدام 
»
Dari Ibnu Umar bahwa seorang lelaki mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam dan berkata,”Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling diicintai Allah ? dan amal apakah yang paling dicintai Allah Ta’ala?” Rasulullah Shallallahualaihiwassalam menjawab,”Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling bermanfaat buat manusia dan amal yang paling dicintai Allah adalah kebahagiaan yang engkau masukkan kedalam diri seorang muslim atau engkau menghilangkan suatu kesulitan atau engkau melunasi utang atau menghilangkan kelaparan. Dan sesungguhnya aku berjalan bersama seorang saudaraku untuk (menuaikan) suatu kebutuhan lebih aku sukai daripada aku beritikaf di masjid ini—yaitu Masjid Madinah—selama satu bulan. Dan barangsiapa yang menghentikan amarahnya maka Allah akan menutupi kekurangannya dan barangsiapa menahan amarahnya padahal dirinya sanggup untuk melakukannya maka Allah akan memenuhi hatinya dengan harapan pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang berjalan bersama saudaranya untuk (menunaikan) suatu keperluan sehingga tertunaikan (keperluan) itu maka Allah akan meneguhkan kakinya pada hari tidak bergemingnya kaki-kaki (hari perhitungan).” (Hadits Riwayat Thabrani)

Hadits ini dihasankan oleh Syeikh al Albani didalam kitab “at Targhib wa at Tarhib” (2623)


belum lagi mengenai “MultiLevel Marketing” amal dan pahala..
Dari Abu Hurairah r.a. bahawasanya Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda:

�Barangsiapa yang mengajak ke arah kebaikan, maka ia memperolehi pahala sebagaimana pahala-pahala orang-orang yang mengikutinya, tanpa dikurangi sedikitpun dan dari pahala-pahala mereka yang mencontohinya itu, sedang barangsiapa yang mengajak ke arah keburukan, maka ia memperolehi dosa sebagaimana dosa-dosa orang-orang yang mengikutinya, tanpa dikurangi sedikitpun dari dosa-dosa mereka yang mencontohnya itu.� (Hadits Riwayat Muslim)kutipan hadits dari link yang nemu dari GOOGLE :
1.http://coretan-hikmah.blogspot.com/2010/06/dan-sebaik-baik-manusia-adalah-orang.html
2.http://pinturizqi.wordpress.com/2009/12/18/memberikan-petunjuk-kepada-kebaikan-dan-mengajak-ke-arah-hidayah-atau-ke-arah-kesesatan/

semoga bermanfaat..
Barokalloh fiykum..

 

beberapa kisah/tulisan selama menjadi SR :
1.http://ramarizana.multiply.com/journal/item/167/Buka_Puasa_Bersama_Lorong_
2.http://ramarizana.multiply.com/journal/item/170/Tugasku_kami_tidaklah_mudah_menjadi_orangtua_bagi_mereka
3.http://ramarizana.multiply.com/journal/item/199/Meski_fisiknya_sakitdia_selalu_terlihat_bersyukur
4.http://ramarizana.multiply.com/journal/item/200/Hari_ini_semua_anak_asrama_berbahagia.
5.http://ramarizana.multiply.com/journal/item/240/Ketika_ada_anak_lorong_CurHat
(sepertinya beberapa ada yang set for contacts.. )

 

Advertisements
Categories: Sarjana, Sebuah Cerita, Studi | Tags: , , , , | 4 Comments

batas toleransi : Tegakah menggadaikan ‘AQIDAH…….??

Bismillahirrohmanirrohiim..

batas toleransi..
jadi ingat mata kuliah bidang Struktur..
dalam perencanaan struktur baja,beton ataupun kayu ada faktor aman dan batas toleransi yang harus diperhatikan serta diperhitungkan..
jangan sampai melewati batas..

begitu juga dalam kehidupan sehari-hari..
ada norma-norma yang mengatur kehidupan..
Norma hukum,norma kesopanan,norma kesusilaan dan norma agama..
*jadi ingat pelajaran PPKn*

keempat norma itu adalah batas,seperti tanggul yang ada di bangunan bendung.. untuk atau sebagai benteng pertahanan..

norma yang paling penting adalah norma agama..
ketika kita mengucapkan 2 kalimat syahadat salah satu konsekuensinya adalah mengerjakan segala perintah dan menjauhi segala larangan yang termaktub di Al-Quran dan Hadits..
perihal ‘AQIDAH adalah salah satunya.. ‘AQIDAH adalah laksana pondasi pada sebuah bangunan..
jika pondasi tidak kuat,maka bangunan itu mudah runtuh..
pun begitu dengan kehidupan sehari-hari.. jika ‘AQIDAH kita-baik dari segi ilmu (Al-‘Ilmu Qobla ‘Amal),pemahaman hingga pelaksanaan-harus kokoh..

Da’wah mengenai ‘AQIDAH adalah da’wah yang pertama kali harus diserukan..

Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam mendidik para shahabatnya agar memulai da’wah kepada orang banyak dengan tauhid.. Ketika hendak mengutus Muadz bin Jabbal beliau berpesan (yang artinya) :
Hendaknya yang pertama kali kamu serukan kepada mereka adalah persaksian bahwa tidak ada yang berhak disembah,kecuali ALLOH.” (Hadits ini muttafaqun ‘alaih)

dalam hal fiqh boleh jadi ada perbedaan,karena ada 4 madzhab..
perbedaan itupun harus mempunyai dasar masing2 baik dari Al-Quran maupun Hadits..
seperti do’a Qunut.. ada yang mempraktekkan dan ada yang tidak..
kedua2nya memiliki dasar..

nah,perbedaan dalam hal fiqh yang tidak boleh adalah perbedaan yang tidak memiliki dasar..
sebagai contoh :
sholat menggunakan bahasa Indonesia..
ini jelas pendapat yang sangat tidak berdasar..

Itu masalah fiqh..

Nah mengenai masalah ‘AQIDAH tidak ada tawar menawar..

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur-adukkan keimanan mereka dengan kezholiman (kesyirikan),maka mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk.”

(Quran Surat Al-An’am ayat 82)

fenomena banyak yang terjadi adalah banyak yang mencari keridho-an manusia,hanya karena ingin dipuji atau dikatakan seperti ini,atau itu..

Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Tidak boleh menaati aturan makhluq untuk melanggar aturan ALLOH.”(Hadits shohih riwayat Ahmad

jadi teringat pertanyaan Aa’ Gym waktu Tabligh Akbar bulan Ramadhan yang lalu :
mana yg akan kita pilih :
DIPUJI orang banyak,tapi DIMURKAI ALLOH, atau, DICELA orang banyak,tapi DIRIDHOI ALLOH.?????

pertanyaan penutup :
“Tegakah menggadaikan ‘AQIDAH atas nama TOLERANSI?”

Kamar asrama, 20 Muharram 1432 H
*posted via HP

Categories: Opini | Tags: , | 2 Comments

Itulah seninya hidup berorganisasi (111210)

Bismillahirrohmanirrohiim..

“itulah seninya hidup berorganisasi.. ketika engkau memutuskan untuk berorganisasi,maka akan begitu banyak hal yang akan engkau alami dan rasakan.. mulai yang menyenangkan hingga yang membuatmu stress.. jalanilah saja semuanya sebagai rangkaian proses kehidupan yang diniatkan semata-mata karena ALLOH Ta’ala

(Rama Rizana, 2010)

Kamar asrama, 06 Muharram 1432 H

Categories: About Me, Nasehat, Organisasi | Tags: | 2 Comments

Blog at WordPress.com.