(Episode 1) Seperti seorang anak yang …………………

Bismillahirrohmanirrohiim..

Alkisah di suatu kota hiduplah seorang anak laki-laki yang cukup cerdas.. Dia masuk Taman Kanak-Kanak (TK) pada usia 4 tahun.. Setelah kurang lebih bermain-main ia merasa bosan.. Agak aneh memang.. Di usia 5 tahun kurang eh malah bosan bermain-main..

Ia merasa bosan karena ingin sesegera mungkin masuk Sekolah Dasar (SD)..
Setiap hari ia meminta kepada kedua orangtuanya untuk segera masuk SD.. Tapi,selalu tidak digubris.. Kedua orangtuanya merasa belum saatnya bagi anak tertua mereka untuk segera bersekolah.. Maklum saja,pada saat itu usia minimal seorang anak boleh sekolah adalah usia 6 tahun..

Karena setiap saat selalu ditanyain dan diminta oleh anak mereka,akhirnya ibu dari anak tersebut mendatangi salah satu SD yang berada tidak terlalu jauh dari rumah mereka..

Bertanya dan bertanya,tapi sepertinya memang tidak bisa..
Usia 5 tahun itu kan usia anak untuk bermain-main..

Tapi anak itu tetap degil dan selalu meminta untuk segera bersekolah..
Ketika keesokan harinya ibu tersebut kembali mendatangi sekolah yang telah mereka datangi beberapa hari sebelumnya..
Melihat kegigihan dan besarnya semangat sang anak,akhirnya pihak sekolah tersebut membolehkan anak tersebut untuk mendaftar,tapi dengan syarat..

Yakni,anak tersebut harus dites terlebih dahulu..

Tes membaca,tes menulis dan tes berhitung..

Setelah tes,ternyata Alhamdulillah anak tersebut bisa melaluinya dan diterima..

Akhirnya sang anak tersebut berhasil mendapatkan apa yang diidam-idamkannya,yakni sesegera mungkin untuk bersekolah..

Di caturwulan pertama setelah ujian dan akhirnya penerimaan raport anak tersebut meraih peringkat ketiga.. Sebenarnya ia bisa saja meraih peringkat pertama,karena nilai dari juara 1 sampai 3 sama,tapi karena anak tersebut berusia paling muda akhirnya sang anak diposisikan menjadi juara ketiga..

Dan tak dinyana,Alhamdulillah hanya caturwulan satu kelas satu saja anak tersebut meraih peringkat ketiga,selebihnya ia selalu meraih predikat bintang kelas..

Ketika ujian akhir kelas 3 caturwulan 3,ibu wali kelas melihat perjalananan proses belajar sang anak cukup mulus,akhirnya timbul ide untuk segera menaikkan sang anak ke kelas 4 (loncat kelas)..
Tapi karena nanggung juga wong udah ujian akhir,kok baru diloncatkan,akhirnya sang anak memilih untuk tidak mengambil ide ibu wali kelasnya itu..

—–to be continued——

Categories: Goresan Karyaku, Sebuah Cerita | Tags: , , , , , | 18 Comments

Post navigation

18 thoughts on “(Episode 1) Seperti seorang anak yang …………………

  1. sabar menunggu lanjutannya

  2. srhida said: sabar menunggu lanjutannya

    silahkan ditunggu..
    semoga ada kelanjutannya.. ^^

  3. srhida said: sabar menunggu lanjutannya

    biografi. ehem😛

  4. menjadiyanglebihbaik said: biografi. ehem😛

    biografi apa.? ini kan cerita..

  5. menjadiyanglebihbaik said: biografi. ehem😛

    **nungguin sambungannya**

  6. ketapelgaza said: **nungguin sambungannya**

    monggo..
    *sambil ngasih Mas Irshad wedang ronde dan roti bakar coklat keju*

  7. ramarizana said: monggo..*sambil ngasih Mas Irshad wedang ronde dan roti bakar coklat keju*

    ya Robbi.. andai benar.. ada.. nikmat sekali pasti..

  8. ketapelgaza said: ya Robbi.. andai benar.. ada.. nikmat sekali pasti..

    aamiin..

  9. ketapelgaza said: ya Robbi.. andai benar.. ada.. nikmat sekali pasti..

    iya kak, di depok ujan soalnya.
    **minta ke Rama juga

  10. menjadiyanglebihbaik said: iya kak, di depok ujan soalnya.**minta ke Rama juga

    hohoho… depok hujan ya? buruan berdoa…

  11. ketapelgaza said: hohoho… depok hujan ya? buruan berdoa…

    ya.. Alhamdulillah Alloh memberi banyak kesempatan untuk berdo’a..^^

  12. ketapelgaza said: hohoho… depok hujan ya? buruan berdoa…

    ini mas Rama ya? btw, saya dulu kelas 1 SDnya umur 5 tahun juga, hihihi

  13. ketapelgaza said: hohoho… depok hujan ya? buruan berdoa…

    cerita masa kecil dulu yah?

  14. ketapelgaza said: hohoho… depok hujan ya? buruan berdoa…

  15. ketapelgaza said: hohoho… depok hujan ya? buruan berdoa…

    memoriiii

  16. ketapelgaza said: hohoho… depok hujan ya? buruan berdoa…

    aku dulu ga pake TK …🙂

  17. ketapelgaza said: hohoho… depok hujan ya? buruan berdoa…

    Ni cerita rama senidiri ya,,xixiixi

  18. ketapelgaza said: hohoho… depok hujan ya? buruan berdoa…

    ak masuk sd 5,5thn. Beda tipis laaah. Lanjoooottt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: