Surat Untukmu,Nak dari Calon Ayahmu

Bismillahirrohmanirrohiim..

Assalamu’alaykum Warohmatullohi Wabarokatuh..

Kutulis surat ini untukmu,anakku,yang kelak menjadi generasi penerus masa depan dan semoga ALLAH menjadikanmu penyejuk hati bagi setiap orang yang berada di dekatmu..

Mungkin pada saat kutulis surat ini,aku,ayahmu ini belum terlalu paham dan membayangkan bagaimana jika menjadi seorang ayah.. Tapi,semuanya butuh proses dan kini ayah sedang berproses menjadi pribadi yang bisa memegang amanah mendidikmu kelak..

**********************************

Kelak ketika ALLAH mempercayakan ayah dan ibumu -yang pada saat ini ayah belum ketahui- ayah akan berusaha menjalankan amanah itu dengan sebaik-baiknya bersama ibumu..

Ketika engkau berada di rahim ibumu hingga engkau datang ke dunia yang semakin lama semakin mengkhawatirkan ini,ayah akan senantiasa memperdengarkanmu ayat-ayat cinta ALLAH di dalam Al-Quran agar engkau menjadi generasi pewaris Quran yang senantiasa membaca,bisa memahami dan dapat mengamalkannya.

Ketika engkau masih belum masanya hadir ke dunia hingga engkau beranjak dewasa,ayah akan menceritakanmu kisah-kisah para Nabi,para shahabat,tabi’,tabi’in,agar engkau bisa seperti mereka dan menjadikan mereka sebagai suritauladan.

Ketika masanya engkau dalam proses kedatangan ke dunia,ayah akan memperdengarkanmu adzan,semoga kelak engkau menjadi pemuda yang selalu bergegas untuk melaksanakan sholat waktu ketika adzan berkumandang..

Ketika engkau mulai beranjak dewasa ayah dan ibumu akan mengajarkanmu tentang fondasi agama,yakni Tauhid..

“Hendaknya yang pertama kali kamu serukan kepada mereka adalah persaksian bahwa tiada yang berhak disembah,kecuali ALLAH..” (Hadits ini muttafaqun ‘alaih)

Karena agar engkau memiliki modal dan bekal yang cukup untuk menghadapi kenyataan dunia yang semakin lama semakin mengkhawatirkan..

Memang rukun Islam yang pertama itu membaca dua kalimat syahadat,tapi yang dinamakan meng-esa-kan ALLAH itu bukan sekedar itu saja kan,Nak.?

Ayah dan ibumu akan berusaha mengajarkanmu tentang Tauhid itu agar engkau kuat bertahan di tengah makin banyaknya berhala-berhala jenis baru yang ada di muka bumi ini dan agar engkau bisa menda’wahkannya di saat banyak orang yang menomorduakan masalah penting dalam agama ini..

Selain mengajarkanmu tentang Tauhid,ayah dan ibumu akan mengajarkanmu banyak hal. Mulai dari ilmu agama sampai dengan ilmu dunia..

Mulai dari ibadah atau hubungan dengan ALLAH maupun muamalah atau hubungan dengan sesama manusia..

Kalau ayah lebih cenderung mengajarkanmu tentang ilmu Teknik Sipil..

Kalau ibumu.??? Ayah belum tau.. He8x..

Mengenai masa depanmu,yakni cita-cita ayah akan memberikanmu keleluasaan untuk memilih..

Engkau tidak harus kuliah di jurusan Teknik Sipil seperti ayah ataupun kuliah di Fakultas Kedokteran.. Apa yang engkau pilih kelak adalah pilihanmu dan engkau harus siap menjalaninya dengan segala konsekuensinya..

Tapi,sebelum engkau menghadapi masa dalam menentukan pilihan hidup,terlebih dahulu ayah dan ibu akan membimbingmu agar kelak engkau tidak menyesal,anakku,penyejuk hatiku..

Yang terpenting,Nak kelak ketika engkau beranjak dewasa ayah akan menanamkan dua hal yang merupakan inti dari apa yang akan ayah dan ibumu ajarkan padamu :

Syukurilah apa saja yang ALLAH anugerahkan kepada kita“………………..Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(Quran Surat Al-Baqarah ayat 216)Yang menjalani hidup adalah diri kita sendiri..Setiap yang kita lakukan kelak akan dipertanggungjawabkan.. Kelak,seringkali akan engkau temui orang-orang yang sebenarnya melemahkanmu,baik melalui perkataan yang menjatuhkan maupun perbuatan yang memprovokasi.. Terkadang kita sebaiknya tidak mendengarkan ataupun menghiraukan mereka.. Karena yang menjalani hidupmu ialah dirimu sendiri..Engkau adalah apa yang engkau pikirkan..

Terakhir,banyak yang ayah harapkan kepadamu,Nak..

Hanya saja pada saat ayah tulis surat ini ayah masih dalam proses awal menuju pribadi yang kelak mendapatkan amanah dan jabatan : ayah..

Seperti misalnya ayah sedang mendapatkan amanah membimbing junior-junior ayah di asrama.. Semoga kelak pengalaman ini bisa ayah gunakan ketika membimbingmu kelak,pelita dan penyejuk hatiku..

Teriring do’a agar engkau kelak menjadi generasi yang sholeh-sholehah,menjadi penyejuk mata dan hati bagi setiap orang yang berada dekat denganmu, istiqomah dalam menjalankan setiap amalan perbuatan sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan Hadits,serta agar kita semua bisa berkumpul di surga ALLAH Ta’ala..

Aamiin ya robbal ‘alamiin..

Wassalamu’alaykum Warohmatullohi Wabarokatuh..

Bantul, 27 Syawal 1431 Hijriyah

Rama Rizana

Tulisan untuk lomba yang diadakan di sini..

Categories: Goresan Karyaku, Lomba | Tags: , , | 5 Comments

Post navigation

5 thoughts on “Surat Untukmu,Nak dari Calon Ayahmu

  1. ohh.. Rama juga punya wordpress toh?? aktif juga gak nih blog?

    *komeng ttg suratnya lagiah; bagus ram, tinggal realisasikan😀

    • ramarizana

      Aktif,Mbak.. cuma gak se-aktif di MP..

      this WP is still under-construction..

      aamiin..

  2. wahh ikut lomba ya ma^^
    moga menang ya
    keren tulisannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: