Belajarlah dari mereka

Bismillahirrahmanirrahiim..
Sabtu siang itu di acara syukuran wisuda kader,kuliat wajahnya sendu,seakan membendung luapan air mata.. Bukan karena ia cengeng,tapi sudah sewajarnyalah ia menangis.. Karena anggota2nya sekaligus teman2nya sudah wisuda..

Lain halnya dengan seniorku yg lain.. Walau hari itu ia seharusnya diwisuda,namun ia tidak pergi ke tempat acara wisuda.. Ia bermuram diri di kamar.. Bukan karena ia sedang sakit,namun karena orangtuanya tidak bisa menghadiri acara yg termasuk paling membahagiakan selama hidupnya..

Ada lagi senior yg memiliki problema serupa dengan senior pertama,namun tidak terlihat sedih.. Bukan karena tidak memikirkan perihal wisuda,namun karena ada yg sedang ia pikirkan,yakni mengenai kunjungan media..

Ada 3 contoh dari senior2mu.. Memaknai gejolak hati yg mendera dengan ketegaran hati..

Jelas sangat berbeda dengan dirimu.. Ketika tidak lulus seleksi kampus dambaan dan juga tidak diterima di seleksi asrama,di sekitarmu banjir karena luapan air matamu..

Belajarlah dari mereka,semua orang di sekitarmu dan juga dari lingkungan sekitar.. Agar target2 dan cita2mu,termasuk tbrget akselerasi kedewasaanmu..

Categories: Motivasi, Sebuah Cerita | Tags: | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: