Tayangan itu memang tayangan “hiburan” kok

Bismillahirrohmanirrohiim..

Pada heboh nonton tayangan di salah satu stasiun TV swasta sekarang.. Di asrama saya yang memiliki TV tiap lantai,semua TV yang ditonton (lantai 2 untuk wisma) itu semua orang-orangnya nonton tu siaran TV.. Heran saya apa bagusnya tayangan itu.. Saya liat beberapa sesi kayaknya biasa aja..
Sendok dibengkokin,mata yang dibuat serem,terus ada cahaya di tangan..
Serius,gak penting banget..

Mungkin bener juga kata seorang bul-bul dari Inggris yang bilang kalau tayangan semacam ini memang cocok untuk hiburan..
wong saya ketawa-ketawa sendiri melihat tayangan yang (maaf) gak bermutu itu..

itu baru dalam tatanan kualitas atau mutu tayangan.. belum lagi masalah syirik..
memang ada tayangan yang membahas mengenai trik untuk melakukan adegan-adegan tipuan mata itu.. tapi tetap saja kebanyakan dari tayangan semacam itu menggunakan atau menjalin hubungan dengan dunia lain..

ini bukan masalah saya pengamat tayangan atau apalah..
dan ini bukan masalah sepele..

ada banyak dalil baik di Al-Quran maupun dari Hadits Rosululloh yang membahas mengenai bahaya syirik dan pentingnya aqidah..

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ
“Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: “Bahwasanya tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku”.
(QS. Al-Anbiya’ : 25)

الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ
“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.”
(QS. Al-An’am : 82)

Rosululloh mendidik para sahabatnya agar bertauhid sejak kecil. Kepada anak pamannya, Ibnu Abbas,beliau berkata : (yang artinya)
“Bila kamu hendak meminta,maka mintalah kepada ALLOH; dan bila kamu hendak memohon pertolongan,maka mohonlah pertolongan kepada ALLOH”
(Hadits riwayat At-Tirmidzi,hadits ini hasan shohih)

Ngasih do’a kok nanggung banget sih.!!!

Bismillahirrohmanirrohiim..

gimana rasanya di-do’a-kan orang lain.??
pastinya senang dnk..

pastinya di-do’a-kan yang baik-baik dnk..

tapi bagaimana ada orang yang mendo’akan kita tapi ternyata lafadz yang diucapkannya itu nanggung banget bahkan tidak ada artinya.??

1. Ucapan salam
sebenarnya sudah pernah saya tuliskan di sini,tapi saya ingin menuliskannya lagi..
Sebagaimana kita ketahui ucapan salam adalah ucapan terbaik yang diberikan seorang muslim kepada muslim lainnya.. sangat berbeda jika kita bandingkan dengan ucapan lainnya di saat kita ketemui..

misalnya :
Selamat pagi
-> ambigu : paginya yang selamat atau kita hanya dido’akan selamat ketika pagi hari saja..
dan masih banyak lagi..

jauh berbeda kan kalau kita bandingkan dengan ucapan salam yang diajarkan Rosululloh..

Assalamu’alaykum Warohmatullohi Wabarokatuh
-> “smoga keselamatan untukmu dan rahmat ALLOH serta keberkahan” *CMIIW*

luar biasa bukan artinya.??
belum lagi ada dua hadits dari Rosululloh SAW berikut ini..