Tulisan Essay Saya (MITI Award 2010)

Berikut ini adalah tulisan Essay yang saya kirimkan dalam rangka mengikuti lomba MITI Award 2010 seleksi tahap II wilayah Jawa Tengah-DIY (JaDIY)..

Perjalanan kepenulisannya bisa dilihat di sini..

Tema :

MAHASISWA DAN PEMBANGUNAN DAYA SAING BANGSA INDONESIA

Judul :

“KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN SEBAGAI ASET PEMBANGUNAN DAYA SAING BANGSA”

oleh :

Rama Rizana

(Mahasiswa Teknik Sipil, Fakultas Teknik  2008, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta-UMY)

————————————————————————————————————————————————– A. Selintas Peran Mahasiswa Masa Dahulu dan Masa Kini

1. Peran Mahasiswa Dahulu

Masa Sebelum Kemerdekaan

Mahasiswa pada masa ini merupakan salah satu ujung tombak perlawanan bangsa Indonesia terhadap penjajahan kolonial Belanda dan Jepang. Di saat itu mereka berperan untuk melawan para penjajah di bidang pemikiran dan negosiasi, karena perlawanan menghadapi para penjajah ditempuh dengan dua jalan, yakni pertarungan fisik dan non-fisik (pemikiran).

Sebut saja nama Ir. Soekarno dan M. Hatta yang mendapatkan kesempatan belajar di luar negeri, di tengah keterbatasan kesempatan menempuh pendidikan tinggi. Mereka menggunakan kesempatan belajar tersebut sebagai bekal untuk menghadapi perlawanan penjajah secara non-fisik.

Masa Setelah Kemerdekaan

Continue reading

Untuk kedua orangtuaku

Assalamu’alaikum Wr. Wb..

Bismillahirrahmanirrahiim..

Wahai malaikat2 penjagaku,yg Allah karuniakan kepadaku.. Jikalau engkau disini berada di sampingku,pastilah engkau menyemangatiku..

Wahai malaikat2 pelindungku di dunia,jikalau engkau disini berada di dekatku dan melihat bulir2 air mata ini menetes bahkan mengalir deras,pastilah engkau menghapus dan mencegah air mataku agar tak terjatuh lagi..

Wahai engkau malaikat2ku di dunia,jikalau engkau ada di sini,pastilah engkau memberiku kata2 indah yg tak kudapat dari siapapun dan aku merasa tenang karenanya..

Namun, di sini,aku sendiri,sedangkan engkau berada jauh di sana,betapa rasa rindu dan pilu ini tak dapat kutahankan dan kucegah,walau baru 18 hari diri ini pergi berkelana mencari ilmu untuk membahagiakanmu,menggantikan rasa lelah,sakit,bosan yg engkau rasakan selama engkau menjaga,merawat,dan mendidikku..

maafkan aku,malaikat2ku di dunia..

anakmu merasa tidak mampu sendiri tanpa engkau di sisi..

do’akan anakmu ini agar sanggup bertahan dan menggantikan semua yg telah engkau usahakan untukku..

Teruntuk kedua orangtuaku..

Wassalamu’alaikum Wr. Wb..

Belajarlah dari mereka

Bismillahirrahmanirrahiim..
Sabtu siang itu di acara syukuran wisuda kader,kuliat wajahnya sendu,seakan membendung luapan air mata.. Bukan karena ia cengeng,tapi sudah sewajarnyalah ia menangis.. Karena anggota2nya sekaligus teman2nya sudah wisuda..

Lain halnya dengan seniorku yg lain.. Walau hari itu ia seharusnya diwisuda,namun ia tidak pergi ke tempat acara wisuda.. Ia bermuram diri di kamar.. Bukan karena ia sedang sakit,namun karena orangtuanya tidak bisa menghadiri acara yg termasuk paling membahagiakan selama hidupnya..

Continue reading