<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Menjemput Impian</title>
	<atom:link href="http://ramarizana.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ramarizana.wordpress.com</link>
	<description>Di Tengah Keterbatasan Aku Melangkah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Nov 2011 04:09:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ramarizana.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Menjemput Impian</title>
		<link>http://ramarizana.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ramarizana.wordpress.com/osd.xml" title="Menjemput Impian" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ramarizana.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>(Sekadar Berbagi) Sekelumit Serba-Serbi Proyek Konstruksi</title>
		<link>http://ramarizana.wordpress.com/2011/11/29/sekadar-berbagi-sekelumit-serba-serbi-proyek-konstruksi/</link>
		<comments>http://ramarizana.wordpress.com/2011/11/29/sekadar-berbagi-sekelumit-serba-serbi-proyek-konstruksi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 04:09:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramarizana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Civil Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[Masa Kuliah S1]]></category>
		<category><![CDATA[civil engineering]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[proyek konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[sekelumit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramarizana.wordpress.com/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[~Sebenarnya sudah cukup lama saya ingin menuliskan tentang perkuliahan saya di Teknik Sipil ini. Dan memang salah satu genre yang ingin saya tuliskan di halaman dunia maya saya ini adalah tentang Civil Engineering. Tapi baru sempat sekarang. Karena kemarin-kemarin merasa belum punya cukup ilmu untuk dibagikan. Lah,sekarang kok nulis? Ya,karena menurut saya,kalau nunggu ilmu cukup,kapan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=145&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>~<span style="font-size:x-small;">Sebenarnya sudah cukup lama saya ingin menuliskan tentang perkuliahan saya di Teknik Sipil ini. Dan memang salah satu genre yang ingin saya tuliskan di halaman dunia maya saya ini adalah tentang Civil Engineering. Tapi baru sempat sekarang. Karena kemarin-kemarin merasa belum punya cukup ilmu untuk dibagikan.<br />
Lah,sekarang kok nulis?<br />
Ya,karena menurut saya,kalau nunggu ilmu cukup,kapan jadinya/kesampaian untuk berbagi ilmu. Betul,tak?</span>~</em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div><em><span style="font-size:small;">Bismillahirrohmanirrohiim.</span></em><br />
<span style="font-size:small;">Dalam pelaksanaan sebuah proyek konstruksi ada beberapa tahapan yang harus ditempuh. Jadi tidak hanya ide langsung buat.</span><br />
<span style="font-size:small;">Secara umum ada 5 tahapan :</span><br />
<strong><span style="font-size:small;">1. Ide</span></strong><br />
<span style="font-size:small;">-&gt; Setiap perbuatan tergantung pada niat. Begitu juga dengan proyek konstruksi. Ada niat dan juga ada ide.</p>
<p></span><strong><span style="font-size:small;">2. Studi Kelayakan/<em>Feasibility Study</em></span></strong><br />
<span style="font-size:small;">-&gt; Dalam tahapan ini,ide tadi ditindaklanjuti dengan dilaksanakannya studi apakah ide tadi layak diaktualisasikan/dikerjakan.</span><br />
<span style="font-size:small;">Ada beberapa aspek yang harus ditinjau/dikaji,seperti :</span></div>
<ul>
<li>Aspek Lingkungan -&gt; Terkait Dampak Terhadap Lingkungan</li>
<li>Aspek Ekonomi -&gt; Menguntungkan atau tidak jika dilaksanakan proyek itu</li>
<li>Aspek Teknis,seperti apakah daerah tempat diadakannya/dilaksanakannya proyek konstruksi itu layak? Terkait kuat dukung tanah,kontur tanah,dan lain sebagainya.</li>
</ul>
<div><span style="font-size:small;">Setelah didapatkan hasil laporan studi-studi tadi dan menunjukkan bahwa proyek itu layak untuk dilaksanakan,lanjut ke tahap selanjutnya.</span></p>
<p><strong><span style="font-size:small;">3. <em>Detail Engineering Design</em> (DED)</span></strong><br />
<span style="font-size:small;">Pengewajantahan/pengimplementasian hasil studi ke dalam bentuk perencanaan teknis,baik itu dalam bentuk gambar maupun hitungan dan juga grafik. Serta juga perencanaan dalam aspek manajerial, misalnya pembagian tugas pelaksanaan.</p>
<p><strong>4. Pelaksanaan</strong><br />
Setelah dibuat perencanaan aspek teknis dan aspek manajerial,selanjutnya dilaksanakan sesuai rencana tadi.</p>
<p><strong>5. Pemeliharaan dan pengawasan</strong><br />
Proyek konstruksi yang telah dibuat tidak langsung dibiarkan begitu saja. Ada waktu pemeliharaan dan pengawasannya juga dan ini merupakan tanggungjawab perusahaan konstruksi yang menjadi pelaksana (ada dalam dokumen perjanjian kontrak)</p>
<p>Dalam aspek yang lain, dalam proyek konstruksi juga mengenal aspek manajemen yang dikenal : P-O-A-C</p>
<p><em><strong>Planning -&gt; Organizing -&gt; Actuating -&gt; Controlling</strong></em><br />
Perencanaan -&gt; PengOrganisasian -&gt; Pelaksanaan -&gt; Pengendalian</p>
<p>Terkait <a href="http://ramarizana.multiply.com/journal/item/394/Sungguh_lucu_Tentang_Jembatan_runtuh?replies_read=10">posting-an saya</a> tadi pagi tentang runtuhnya Jembatan Mahakam, Kutai Kertanegara ya memang ada banyak kemungkinan penyebab runtuhnya jembatan itu.<br />
Tapi,menurut hemat saya KELEBIHAN MUATAN bukanlah penyebab utama.<br />
Penyebab utama jelas adalah TAQDIR.<br />
tapi dari segi ilmiahnya/teknisnya,-menurut saya- itu karena ketidaksesuaian antara PERENCANAAN dan PELAKSANAAN.</p>
<p>Misal ini,<br />
bahan bangunan yang dipakai di perencanaan teknis adalah bahan bangunan yang memiliki mutu yang dapat menahan beban 2,4 ton tapi dalam pelaksanaan terjadi &#8220;permainan&#8221; dengan menurunkan kualitas.</p>
<p>Mungkin itu sedikit sharing saya. Smoga bermanfaat.<br />
<em>Baarokalloh fiykum.</em></p>
<p>Usroh Umar bin Khattab, 03 Muharram 1433 H</p>
<p>Rama Rizana,<br />
7th semester student of Civil Engineering Department,<br />
Muhammadiyah University of Yogyakarta</span></div>
<br />Filed under: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/civil-engineering/'>Civil Engineering</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/masa-kuliah-s1/'>Masa Kuliah S1</a> Tagged: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/civil-engineering-2/'>civil engineering</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/manajemen-konstruksi/'>manajemen konstruksi</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/proyek-konstruksi/'>proyek konstruksi</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/sekelumit/'>sekelumit</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramarizana.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramarizana.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramarizana.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramarizana.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramarizana.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramarizana.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramarizana.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramarizana.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramarizana.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramarizana.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramarizana.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramarizana.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramarizana.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramarizana.wordpress.com/145/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=145&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramarizana.wordpress.com/2011/11/29/sekadar-berbagi-sekelumit-serba-serbi-proyek-konstruksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0eb6a4112909aebfb40d5eea91f8dc02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramarizana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>batas toleransi : Tegakah menggadaikan &#8216;AQIDAH&#8230;&#8230;.??</title>
		<link>http://ramarizana.wordpress.com/2010/12/26/batas-toleransi-tegakah-menggadaikan-aqidah/</link>
		<comments>http://ramarizana.wordpress.com/2010/12/26/batas-toleransi-tegakah-menggadaikan-aqidah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Dec 2010 09:58:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramarizana</dc:creator>
				<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA['aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[toleransi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramarizana.wordpress.com/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrohmanirrohiim.. batas toleransi.. jadi ingat mata kuliah bidang Struktur.. dalam perencanaan struktur baja,beton ataupun kayu ada faktor aman dan batas toleransi yang harus diperhatikan serta diperhitungkan.. jangan sampai melewati batas.. begitu juga dalam kehidupan sehari-hari.. ada norma-norma yang mengatur kehidupan.. Norma hukum,norma kesopanan,norma kesusilaan dan norma agama.. *jadi ingat pelajaran PPKn* keempat norma itu adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=139&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Bismillahirrohmanirrohiim..</em></p>
<p>batas toleransi..<br />
jadi ingat mata kuliah bidang Struktur..<br />
dalam perencanaan struktur baja,beton ataupun kayu ada faktor aman dan batas toleransi yang harus diperhatikan serta diperhitungkan..<br />
jangan sampai melewati batas..</p>
<p>begitu juga dalam kehidupan sehari-hari..<br />
ada norma-norma yang mengatur kehidupan..<br />
Norma hukum,norma kesopanan,norma kesusilaan dan norma agama..<br />
*jadi ingat pelajaran PPKn*</p>
<p>keempat norma itu adalah batas,seperti tanggul yang ada di bangunan bendung.. untuk atau sebagai benteng pertahanan..</p>
<p>norma yang paling penting adalah norma agama..<br />
ketika kita mengucapkan 2 kalimat syahadat salah satu konsekuensinya adalah mengerjakan segala perintah dan menjauhi segala larangan yang termaktub di Al-Quran dan Hadits..<br />
perihal &#8216;AQIDAH adalah salah satunya.. &#8216;AQIDAH adalah laksana pondasi pada sebuah bangunan..<br />
jika pondasi tidak kuat,maka bangunan itu mudah runtuh..<br />
pun begitu dengan kehidupan sehari-hari.. jika &#8216;AQIDAH kita-baik dari segi ilmu (<em>Al-&#8217;Ilmu Qobla &#8216;Amal</em>),pemahaman hingga pelaksanaan-harus kokoh..</p>
<p>Da&#8217;wah mengenai &#8216;AQIDAH adalah da&#8217;wah yang pertama kali harus diserukan..</p>
<blockquote><p>Rosululloh <em>shollallohu &#8216;alaihi wasallam</em> mendidik para shahabatnya agar memulai da&#8217;wah kepada orang banyak dengan <em>tauhid</em>.. Ketika hendak mengutus Muadz bin Jabbal beliau berpesan (yang artinya) :<br />
<strong><em>Hendaknya yang pertama kali kamu serukan kepada mereka adalah persaksian bahwa tidak ada yang berhak disembah,kecuali ALLOH.&#8221;</em></strong> (Hadits ini <em>muttafaqun &#8216;alaih</em>)</p></blockquote>
<p>dalam hal <em>fiqh</em> boleh jadi ada perbedaan,karena ada 4 <em>madzhab</em>..<br />
perbedaan itupun harus mempunyai dasar masing2 baik dari Al-Quran maupun Hadits..<br />
seperti do&#8217;a Qunut.. ada yang mempraktekkan dan ada yang tidak..<br />
kedua2nya memiliki dasar..</p>
<p>nah,perbedaan dalam hal <em>fiqh</em> yang tidak boleh adalah perbedaan yang tidak memiliki dasar..<br />
sebagai contoh :<br />
sholat menggunakan bahasa Indonesia..<br />
ini jelas pendapat yang sangat tidak berdasar..</p>
<p>Itu masalah <em>fiqh</em>..</p>
<p>Nah mengenai masalah &#8216;AQIDAH tidak ada tawar menawar..</p>
<p><strong><em></p>
<blockquote><p>&#8220;Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur-adukkan keimanan mereka dengan kezholiman (kesyirikan),maka mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk.&#8221;</p></blockquote>
<p></em></strong></p>
<blockquote><p>(Quran Surat Al-An&#8217;am ayat 82)</p></blockquote>
<p>fenomena banyak yang terjadi adalah banyak yang mencari keridho-an manusia,hanya karena ingin dipuji atau dikatakan seperti ini,atau itu..</p>
<blockquote><p>Rosululloh <em>shollallohu &#8216;alaihi wasallam</em> bersabda :<br />
<strong><em>&#8220;Tidak boleh menaati aturan makhluq untuk melanggar aturan ALLOH.&#8221;</em></strong>(Hadits shohih riwayat Ahmad</p></blockquote>
<p>jadi teringat pertanyaan Aa&#8217; Gym waktu Tabligh Akbar bulan Ramadhan yang lalu :<br />
<em>mana yg akan kita pilih :<br />
DIPUJI orang banyak,tapi DIMURKAI ALLOH, atau, DICELA orang banyak,tapi DIRIDHOI ALLOH.?????</em></p>
<p>pertanyaan penutup :<br />
<em><big>&#8220;Tegakah menggadaikan &#8216;AQIDAH atas nama TOLERANSI?&#8221;</big></em></p>
<p>Kamar asrama, 20 Muharram 1432 H<br />
*posted via HP</p>
<br />Filed under: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/2010/'>2010</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/opini/'>Opini</a> Tagged: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/aqidah/'>'aqidah</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/islam/'>islam</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/toleransi/'>toleransi</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramarizana.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramarizana.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramarizana.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramarizana.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramarizana.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramarizana.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramarizana.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramarizana.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramarizana.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramarizana.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramarizana.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramarizana.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramarizana.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramarizana.wordpress.com/139/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=139&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramarizana.wordpress.com/2010/12/26/batas-toleransi-tegakah-menggadaikan-aqidah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0eb6a4112909aebfb40d5eea91f8dc02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramarizana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Janganlah terlalu bersedih dan jangan pula terlalu gembira</title>
		<link>http://ramarizana.wordpress.com/2010/11/07/ad-janganlah-terlalu-bersedih-dan-jangan-pula-terlalu-gembira/</link>
		<comments>http://ramarizana.wordpress.com/2010/11/07/ad-janganlah-terlalu-bersedih-dan-jangan-pula-terlalu-gembira/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Nov 2010 14:58:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramarizana</dc:creator>
				<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Agama]]></category>
		<category><![CDATA[khutbah jum'at]]></category>
		<category><![CDATA[letusan merapi]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>
		<category><![CDATA[taqdir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramarizana.wordpress.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrohmanirrohiim.. ROBBi, Astaghfirullohal&#8217;azhiim.. Gunung Merapi kembali bergejolak. Kali ini bahkan mirip letusan tahun 1782.. Begitu yang saya baca di salah satu situs berita ter-update dan terlengkap.. Hawa udara kini cukup panas,bahkan yang saya rasakan lebih panas dibandingkan hawa uara di kota saya,Pekanbaru yang mencapai 40an derajat celcius.. Alhamdulillah sejauh ini di UMY,tempatku menuntut ilmu dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=134&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:small;"><em>Bismillahirrohmanirrohiim..</em></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><em>ROBBi, Astaghfirullohal&#8217;azhiim..</em></span></p>
<p><span style="font-size:small;">Gunung   Merapi kembali bergejolak. Kali ini bahkan mirip letusan tahun 1782..   Begitu yang saya baca di salah satu situs berita ter-<em>update</em> dan terlengkap..</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Hawa   udara kini cukup panas,bahkan yang saya rasakan lebih panas   dibandingkan hawa uara di kota saya,Pekanbaru yang mencapai 40an derajat   celcius..</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><em>Alhamdulillah </em>sejauh  ini di  UMY,tempatku menuntut ilmu dan juga tinggal tidak sebegitu  parah  dibandingkan dengan UII yang sudah meliburkan semua aktivitas  selama  seminggu ke depan,tapi ini saja sudah cukup membuat dadaku  sesak,karena  kondisi udara yang cukup berbahaya..</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Sholat Jum&#8217;at pun tidak bisa tenang,setenang minggu lalu.. lantai Masjid tak luput dari abu/debu..</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><em>Alhamdulillah khutbah Jum&#8217;at</em> yang disampaikan oleh<strong> Ustadz Syakir Jamaluddin</strong> tadi mengingatkan tentang hakikat musibah itu..</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Berikut kesimpulan yang saya ambil..<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Semua   yang terjadi di dunia ini sudah dicatat oleh ALLOH,bahkan jauh sebelum   semua alam semesta ini diciptakan.. Sebagaimana firman ALLOH,yang   artinya :<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><strong><em><span id="more-134"></span>&#8220;Setiap  bencana yang menimpa di bumi dan  yang menimpa dirimu sendiri, semuanya  telah tertulis dalam Kitab (Lauh  Mahfuzh) sebelum Kami Mewujudkannya.  Sungguh,yang demikian itu mudah  bagi ALLOH;&#8221;</em></strong></span></p>
<p><span style="font-size:small;">(Quran Surat Al-Hadiid ayad 22)<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Bisa jadi kejadian letusan gunung Merapi ini adalah perantara/sebab seseorang meninggal.. tapi,bisa jadi juga meskipun<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Gunung Merapi sedang bergejolak,di tempat lain.sebab yang lain seseorang meninggal..</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><em><strong>Agar  kamu tidak bersedih hati terhadap apa  yang luput  dari kamu dan tidak  pula terlalu gembira terhadap apa yang   diberikan-NYA kepadamu. Dan  ALLOH tidak menyukai setiap orang yang   sombong dan membanggakan diri;</strong></em></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><em><strong>yaitu   orang -orang yang kikir dan menyuruh orang lain  berbuat kikir. Barang   siapa berpaling (dari perintah ALLOH), maka  sesungguhnya ALLOH, DIA  Maha  Kaya lagi Maha Terpuji.&#8221;</strong></em></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><em><strong> </strong></em> (Quran Surat Al-Hadiid ayat 23-24)</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Selain   itu juga,dalam menghadapi musibah ini,janganlah kita terlalu bersedih   hati,jika misalnya ada yang luput dari kita.. Sebagai contoh,kita luput   mengajak sanak famili kita untuk menyelamatkan diri dan akhirnya sanak   famili kita itu menemui ajalnya.. Itu semua sudah menjadi taqdir..  Boleh  bersedih,tapi jangan terlalu bersedih.. Karena semua ini sudah  diatur..  Yang perlu kita sedihkan adalah ketika kita bermuahsabah,kita  dapati  bekal untuk menemui ajal hanya sedikit,bekal keimanan dan  ketaqwaan..</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Di   samping kita tidak boleh terlalu bersedih ketiak menjadi   korban,sebaliknya jika kita selamat dari musibah itu,janganlah pula kita   bergembira,karena memang pada saat ini kita tidak menemui ajal kita..   Tapi siapa yang atau kapan ajal menjemput..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Pun begitu juga dengan orang-orang yang selamat dan mengangap ia selamat karena suatu hal,apapun itu&#8230;</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Jangan   sampai kita merasa selamat karena sesuatu apapun,semisal karena  bantuan  seseorang atau apalah itu.. Itu semua adalah benih-benih dari   kemusyrikan..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Bukankah  kemusyrikan itu adalah dosa yang paling  besar dan menyebabkan sesorang  tidak dapat memasuki Surga yang penuh  dengan kenikmatan.?</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><em>Rosululloh shollallohu &#8216;alaihi wasallam</em> bersabda yang artinya :</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><strong><em>&#8220;Barangsiapa meninggal dunia sedang dia masih suka meminta kepada selain ALLOH,maka dia akan masuk neraka.&#8221;</em></strong></span></p>
<p><span style="font-size:small;">(Hadits riwayat Al-Bukhori)&#8221;<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Di   samping ktia tidak boleh merasa terlalu bersedih hati ketika ditimpa   musibah ataupun jangan merasa terlalu bergembira ketika selamat, kita   juga perlu berikhtiar dan berdo&#8217;a.. Tingkatkan ibadah kita,karena   kapanpun bisa saja ajal datanag menjemput kita..</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Oh   ya,musibah ini berdekatan dengan hari raya &#8216;Idul &#8216;Adha.. Perlu juga  kita  berikan perhatian kepada saudara-saudara kita yang sedang  membutuhkan..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">*ada   fatwa tarjih Muhammadiyah juga yang baru dikeluarkan kemarin.. *cuma   saja saya sedang terburu-buru,jadi gak sempat menuliskannya.. :d<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><strong>Semoga ALLOH senantiasa memberikan kita semua taufiq,hidayah,rizqi,kesehatan dan barokah-NYA..</strong></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Diketik setelah menerima telpon dari orangtua di rumah yang merasa sangat khawatir,tapi tetap berusaha untuk tegar..</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><em>Uhibbukum fillah</em>,Papa,Umi,Nanda dan Dinda.. ^^</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Asrama UMY, 28 Dzulqo&#8217;idah 1431 H</span></p>
<br />Filed under: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/2010/'>2010</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/belajar-agama-2/'>Belajar Agama</a> Tagged: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/khutbah-jumat/'>khutbah jum'at</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/letusan-merapi/'>letusan merapi</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/sabar/'>sabar</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/taqdir/'>taqdir</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramarizana.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramarizana.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramarizana.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramarizana.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramarizana.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramarizana.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramarizana.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramarizana.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramarizana.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramarizana.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramarizana.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramarizana.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramarizana.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramarizana.wordpress.com/134/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=134&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramarizana.wordpress.com/2010/11/07/ad-janganlah-terlalu-bersedih-dan-jangan-pula-terlalu-gembira/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0eb6a4112909aebfb40d5eea91f8dc02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramarizana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Untukmu,Nak dari Calon Ayahmu</title>
		<link>http://ramarizana.wordpress.com/2010/10/07/surat-untukmunak-dari-calon-ayahmu/</link>
		<comments>http://ramarizana.wordpress.com/2010/10/07/surat-untukmunak-dari-calon-ayahmu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Oct 2010 10:35:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramarizana</dc:creator>
				<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[Masa Kuliah S1]]></category>
		<category><![CDATA[Still in Process]]></category>
		<category><![CDATA[calon ayah]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[surat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramarizana.wordpress.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrohmanirrohiim.. Assalamu&#8217;alaykum Warohmatullohi Wabarokatuh.. Kutulis surat ini untukmu,anakku,yang kelak menjadi generasi penerus masa depan dan semoga ALLAH menjadikanmu penyejuk hati bagi setiap orang yang berada di dekatmu.. Mungkin pada saat kutulis surat ini,aku,ayahmu ini belum terlalu paham dan membayangkan bagaimana jika menjadi seorang ayah.. Tapi,semuanya butuh proses dan kini ayah sedang berproses menjadi pribadi yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=131&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:small;"><em>Bismillahirrohmanirrohiim..</em></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><em>Assalamu&#8217;alaykum  Warohmatullohi  Wabarokatuh..</em></span></p>
<p><span style="font-size:small;">Kutulis surat   ini untukmu,anakku,yang kelak menjadi generasi penerus masa depan dan   semoga ALLAH menjadikanmu penyejuk hati bagi setiap orang yang berada   di dekatmu..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Mungkin pada  saat  kutulis surat ini,aku,ayahmu ini belum terlalu paham dan membayangkan    bagaimana jika menjadi seorang ayah.. Tapi,semuanya butuh proses dan   kini ayah sedang  berproses menjadi pribadi yang bisa memegang amanah   mendidikmu kelak..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">**********************************</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Kelak ketika  ALLAH mempercayakan ayah  dan ibumu -yang pada saat ini ayah belum ketahui-  ayah akan berusaha  menjalankan amanah itu dengan sebaik-baiknya bersama  ibumu..</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><span id="more-131"></span>Ketika engkau  berada di rahim ibumu  hingga engkau datang ke dunia yang semakin lama  semakin mengkhawatirkan  ini,ayah akan senantiasa memperdengarkanmu ayat-ayat  cinta ALLAH di  dalam <em>Al-Quran</em> agar  engkau menjadi generasi pewaris  Quran yang  senantiasa membaca,bisa memahami dan dapat mengamalkannya.</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Ketika engkau  masih belum masanya hadir  ke dunia hingga engkau beranjak dewasa,ayah  akan menceritakanmu  kisah-kisah para Nabi,para <em>shahabat</em>,<em>tabi&#8217;</em>,<em>tabi&#8217;in</em>,agar   engkau bisa seperti mereka dan menjadikan mereka sebagai suritauladan.</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Ketika masanya  engkau dalam proses  kedatangan ke dunia,ayah akan memperdengarkanmu <em> adzan</em>,semoga  kelak engkau menjadi pemuda yang selalu bergegas untuk  melaksanakan <em>sholat</em> waktu ketika <em>adzan</em> berkumandang..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Ketika engkau  mulai beranjak dewasa ayah  dan ibumu akan mengajarkanmu tentang fondasi   agama,yakni <strong>Tauhid</strong>..</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><strong><em>&#8220;Hendaknya  yang pertama kali kamu  serukan kepada mereka adalah persaksian bahwa  tiada yang berhak  disembah,kecuali ALLAH..&#8221;</em></strong><em> </em> (Hadits ini <em>muttafaqun  &#8216;alaih</em>)</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Karena agar  engkau  memiliki modal dan bekal yang cukup untuk menghadapi kenyataan  dunia  yang semakin lama semakin mengkhawatirkan..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Memang rukun  Islam yang pertama itu  membaca dua kalimat syahadat,tapi yang dinamakan  meng-esa-kan ALLAH itu  bukan sekedar itu saja kan,Nak.?</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Ayah dan ibumu  akan berusaha  mengajarkanmu tentang <strong>Tauhid</strong> itu agar engkau kuat  bertahan di  tengah makin banyaknya berhala-berhala jenis baru yang ada  di muka bumi  ini dan agar engkau bisa men<em>da&#8217;wah</em>kannya di saat  banyak orang  yang menomorduakan masalah penting dalam agama ini..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Selain mengajarkanmu  tentang <strong>Tauhid</strong>,ayah  dan ibumu akan mengajarkanmu banyak hal.  Mulai dari ilmu agama sampai  dengan ilmu dunia..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Mulai dari  ibadah  atau hubungan dengan ALLAH maupun muamalah atau hubungan dengan  sesama  manusia..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Kalau ayah  lebih  cenderung mengajarkanmu tentang ilmu Teknik Sipil..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Kalau ibumu.???  Ayah belum tau.. He8x..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Mengenai masa  depanmu,yakni cita-cita  ayah akan memberikanmu keleluasaan untuk memilih..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Engkau tidak  harus kuliah di jurusan  Teknik Sipil seperti ayah ataupun kuliah di  Fakultas Kedokteran.. Apa  yang engkau pilih kelak adalah pilihanmu dan  engkau <span style="text-decoration:underline;">harus siap  menjalaninya dengan segala konsekuensinya</span>..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Tapi,sebelum  engkau menghadapi masa  dalam menentukan pilihan hidup,terlebih dahulu  ayah dan ibu akan  membimbingmu agar kelak engkau tidak menyesal,anakku,penyejuk  hatiku..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Yang terpenting,Nak  kelak ketika engkau  beranjak dewasa ayah akan menanamkan dua hal yang  merupakan inti dari  apa yang akan ayah dan ibumu ajarkan padamu :</span></p>
<ul><span style="font-size:small;"><span style="text-decoration:underline;">Syukurilah  apa saja yang ALLAH  anugerahkan kepada kita</span></span></ul>
<ul><span style="font-size:small;"><em>“&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..Boleh   jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh  jadi  (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah  mengetahui,  sedang kamu tidak mengetahui.”</em></span></ul>
<ul><span style="font-size:small;">(Quran Surat Al-Baqarah  ayat 216)</span></ul>
<ul><span style="font-size:small;"><span style="text-decoration:underline;">Yang  menjalani hidup adalah diri kita  sendiri..</span></span></ul>
<ul><span style="font-size:small;">Setiap  yang kita  lakukan kelak akan dipertanggungjawabkan.. Kelak,seringkali  akan  engkau temui orang-orang yang sebenarnya melemahkanmu,baik melalui   perkataan yang menjatuhkan maupun perbuatan yang memprovokasi..  Terkadang  kita sebaiknya tidak mendengarkan ataupun menghiraukan  mereka.. Karena  yang menjalani hidupmu ialah dirimu sendiri..</span></ul>
<ul><span style="font-size:small;"><em><span style="text-decoration:underline;">Engkau  adalah apa yang engkau  pikirkan..</span></em></span></ul>
<p><span style="font-size:small;">Terakhir,banyak   yang ayah harapkan kepadamu,Nak..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Hanya  saja  pada saat ayah tulis surat ini ayah masih dalam proses awal  menuju pribadi  yang kelak mendapatkan amanah dan jabatan : ayah..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Seperti misalnya  ayah sedang mendapatkan  amanah membimbing junior-junior ayah di asrama..  Semoga kelak  pengalaman ini bisa ayah gunakan ketika membimbingmu kelak,pelita  dan  penyejuk hatiku..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Teriring  do&#8217;a  agar engkau kelak menjadi generasi yang sholeh-sholehah,menjadi  penyejuk  mata dan hati bagi setiap orang yang berada dekat denganmu,  istiqomah  dalam menjalankan setiap amalan perbuatan sesuai dengan  tuntunan Al-Quran  dan Hadits,serta agar kita semua bisa berkumpul di  surga ALLAH <em>Ta&#8217;ala</em>..</span></p>
<p><span style="font-size:small;"><em>Aamiin  ya  robbal &#8216;alamiin..</em></span></p>
<p><span style="font-size:small;"><em>Wassalamu&#8217;alaykum   Warohmatullohi Wabarokatuh..</em></span></p>
<p><span style="font-size:small;">Bantul, 27  Syawal 1431 Hijriyah</span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:small;">Rama Rizana</span></p>
<p>Tulisan untuk lomba yang  diadakan <a href="http://azkamadihah.wordpress.com/2010/09/06/lomba-surat-untukmu-nak-dari-calon-ibumuayahmu/#comment-2847">di sini</a>..</p>
<br />Filed under: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/2010/'>2010</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/masa-kuliah-s1/'>Masa Kuliah S1</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/still-in-process/'>Still in Process</a> Tagged: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/calon-ayah/'>calon ayah</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/lomba/'>lomba</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/surat/'>surat</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramarizana.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramarizana.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramarizana.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramarizana.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramarizana.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramarizana.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramarizana.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramarizana.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramarizana.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramarizana.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramarizana.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramarizana.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramarizana.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramarizana.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=131&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramarizana.wordpress.com/2010/10/07/surat-untukmunak-dari-calon-ayahmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0eb6a4112909aebfb40d5eea91f8dc02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramarizana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Memasak Rendang</title>
		<link>http://ramarizana.wordpress.com/2010/09/17/belajar-memasak-rendang/</link>
		<comments>http://ramarizana.wordpress.com/2010/09/17/belajar-memasak-rendang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Sep 2010 06:58:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramarizana</dc:creator>
				<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[belajar masak]]></category>
		<category><![CDATA[rendang]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramarizana.wordpress.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrohmanirrohiiim.. Alhamdulillah tadi dapat kesempatan buat belajar memasak rendang.. Udah kali kedua belajarnya.. Belajar langsung dengan saudara (Mak Uo).. Jadinya QN tadi saya tulis belajar memasak rendang season kedua.. Juga masak dendeng sih.. Tapi di sini saya akan memberi resep bagaimana memasak rendang.. Bahan : 1 kg Daging untuk rendangnya.. *boleh daging sapi,kerbau,atau apa aja.. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=120&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:small;">Bismillahirrohmanirrohiiim..</span></p>
<div>
<p><span style="font-size:small;">Alhamdulillah tadi dapat kesempatan buat belajar memasak rendang.. Udah kali kedua belajarnya.. Belajar langsung dengan saudara (Mak Uo).. Jadinya <a href="http://multiply.com/mail/message/ramarizana:notes:898?replies_read=12">QN tadi</a> saya tulis belajar memasak rendang season kedua.. Juga masak dendeng sih..</span></p>
<p><span style="font-size:small;">Tapi di sini saya akan memberi resep bagaimana memasak rendang..</span></p>
</div>
<p><span style="font-size:small;"> </span></p>
<p>Bahan :</p>
<p><span style="font-size:x-small;">1 kg Daging untuk rendangnya..</span></p>
<p>*<span style="font-size:x-small;">boleh daging sapi,kerbau,atau apa aja.. terserah.. yang penting halal.. tadi pake daging sapi..</span><span style="font-size:x-small;"> </span></p>
<p>1 kg santan</p>
<p>2 ons cabe merah yang sudah digiling</p>
<p>3 siung besar bawang putih</p>
<p>1 ons bawang merah</p>
<p>*setengah ons diiris-iris dan sisanya digiling/dihaluskan</p>
<p>Langkok-langkok (bahasa di sini) yang terdiri dari :</p>
<p>1 lembar daun kunyit, 1 batang serai, 4 lembar daun salam dan 4 lembar daun jeruk</p>
<p>Bumbu rendang (bubuk,boleh gak dipake,tapi di daerah tempat tinggal saya biasanya dipake,gak tau ada di Jawa apa kagak)</p>
<p>1/2 buah kelapa,kemudian diparut</p>
<p>Cara membuatnya :</p>
<p><span style="font-size:x-small;"> </span></p>
<div>
<p><span style="font-size:x-small;"><span id="more-120"></span>1. Masukkan santan,cabe dan  bumbu-bumbu lainnya ke dalam wajan/kuali yang telah dipersiapkan.. Masak  dengan api sedang..</span></p>
</div>
<p><span style="font-size:x-small;"> </span></p>
<p><span style="font-size:x-small;"><a href="http://ramarizana.multiply.com/photos/hi-res/1M/33"><img src="http://images.ramarizana.multiply.com/image/JA2n2LXwMFV-Mp3RToRvkw/photos/1M/300x300/33/13092010-001.jpg?et=1w%2C32KqKuXGbJjCVFxqIAg&amp;nmid=0" border="0" alt="" /></a></span></p>
<p><span style="font-size:x-small;"> </span></p>
<p>2. Ketika mulai mendidih masukkan dagingnya..<a href="http://ramarizana.multiply.com/photos/hi-res/1M/34"><img src="http://images.ramarizana.multiply.com/image/dwlseSS2KXitFfVuGG2qKA/photos/1M/300x300/34/13092010-003.jpg?et=zCWZ%2Cd0p2g9iYNj1RTGI8w&amp;nmid=0" border="0" alt="" /></a><a href="http://ramarizana.multiply.com/photos/hi-res/1M/34"></a></p>
<p>Sembari menunggu jangan lupa diaduk ya,biar bumbunya merata dan meresap ke daging..</p>
<p><span style="font-size:x-small;">3. Lalu untuk kelapa parutnya digoreng tanpa minyak sampai warnanya berubah kehitaman..</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;"><a href="http://ramarizana.multiply.com/photos/hi-res/1M/35"><img src="http://images.ramarizana.multiply.com/image/epCH-0HNulPEqi0ZKmqDew/photos/1M/300x300/35/13092010-008.jpg?et=YA1sPgLRJv%2CLLCZA3I6yNQ&amp;nmid=0" border="0" alt="" /></a></span></p>
<p><span style="font-size:x-small;"> </span></p>
<p>4. Setelah itu kelapa parut yang sudah kehitaman itu digiling sampai keluar minyaknya..</p>
<p><a href="http://ramarizana.multiply.com/photos/hi-res/1M/36"><img src="http://images.ramarizana.multiply.com/image/LXJZUi1Ml+mWzazzTzuyTg/photos/1M/300x300/36/13092010-014.jpg?et=GwBu4Cjp3cKTexe%2B3p%2BRVQ&amp;nmid=0" border="0" alt="" /></a></p>
<p><span style="font-size:x-small;"><a href="http://ramarizana.multiply.com/photos/hi-res/1M/37"><img src="http://images.ramarizana.multiply.com/image/uExBkAPP2y+3gC3E7FcIWg/photos/1M/300x300/37/13092010-018.jpg?et=eIbGaDFl1YWggM9cJ0cwrQ&amp;nmid=0" border="0" alt="" /></a></span></p>
<div>
<p><span style="font-size:x-small;"> </span></p>
</div>
<p><span style="font-size:x-small;"> </span></p>
<p>5. Setelah selesai digiling kemudian dimasukkan ke dalam wajan tempat memasak tadi..</p>
<p>6. Aduk kembali sampai merata..<a href="http://ramarizana.multiply.com/photos/hi-res/1M/38"><img src="http://images.ramarizana.multiply.com/image/ZoP+CN1WS+19Js940HeIzw/photos/1M/300x300/38/13092010-020.jpg?et=eQQxj0zvxGY%2BfqomqXqewg&amp;nmid=0" border="0" alt="" /></a></p>
<p><span style="font-size:small;"><span style="font-size:x-small;"> </span></span></p>
<p>7. Tunggu sampai agak kering,biar rasanya mantap.!!<img src="http://images.multiply.com/common/smiles/wink.png" alt="" /></p>
<p><a href="http://ramarizana.multiply.com/photos/hi-res/1M/39"><img src="http://images.ramarizana.multiply.com/image/AZbOZzVbaIMTr9bpuJxh2Q/photos/1M/300x300/39/13092010-032.jpg?et=CVgwWXL6h%2BACvRatkkcm0g&amp;nmid=0" border="0" alt="" /></a></p>
<p><span style="font-size:small;"> </span></p>
<p><strong>Tips :</strong></p>
<p>1. Agar dagingnya empuk,masukkan langsung setelah santan &amp; bumbu-bumbunya itu.. Tadi masaknya seperti cara di atas..</p>
<p>Kalau masak dagingnya dalam jumlah yang banyak baru disarankan masukkan dagingnya setelah santan + bumbu-bumbunya itu mulai mendidih,biar gak repot ngaduknya..</p>
<p>2<span style="font-size:small;">. Kelapa parut itu lah yang membuat seperti dedak di rendang itu.. Membuat rasanya mantap..</span></p>
<p>*<span style="font-size:x-small;">gak tau bahasa Indonesianya apa.<img src="http://images.multiply.com/common/smiles/tongue.png" alt="" />.<img src="http://images.multiply.com/common/smiles/confused.png" alt="" /></span></p>
<p><span style="font-size:small;">3. Boleh juga gak sampe kering.. Tergantung selera.. Tapi kalau masih berkuah itu namanya Kalio,bukan rendang..<img src="http://images.multiply.com/common/smiles/smile.png" alt="" /></span></p>
<p><span style="font-size:small;">Sekian info dari hasil belajar saya tadi.. Semoga bermanfaat..</span></p>
<p>Ini resep asli lho.. Soalnya orang Minang asli yang buat..<img src="http://images.multiply.com/common/smiles/wink.png" alt="" /></p>
<p>Maaf kalau bahasanya tidak seperti penulis resep masakan lainnya,misalnya <a href="http://mmamir38.multiply.com/">Eyang Amir </a>atau yang lain..<img src="http://images.multiply.com/common/smiles/embarassed.png" alt="" /></p>
<p><em><strong>Pekanbaru, 04 Syawal 1431 H.</strong></em></p>
<p><em><strong>Rama Rizana</strong></em></p>
<p>Resep selanjutnya :</p>
<p>cara membuat Dendeng (batokok)</p>
<br />Filed under: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/2010/'>2010</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/kuliner/'>Kuliner</a> Tagged: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/belajar-masak/'>belajar masak</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/rendang/'>rendang</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/tips/'>tips</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramarizana.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramarizana.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramarizana.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramarizana.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramarizana.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramarizana.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramarizana.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramarizana.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramarizana.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramarizana.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramarizana.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramarizana.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramarizana.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramarizana.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=120&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramarizana.wordpress.com/2010/09/17/belajar-memasak-rendang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0eb6a4112909aebfb40d5eea91f8dc02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramarizana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://images.ramarizana.multiply.com/image/JA2n2LXwMFV-Mp3RToRvkw/photos/1M/300x300/33/13092010-001.jpg?et=1w%2C32KqKuXGbJjCVFxqIAg&#038;nmid=0" medium="image" />

		<media:content url="http://images.ramarizana.multiply.com/image/dwlseSS2KXitFfVuGG2qKA/photos/1M/300x300/34/13092010-003.jpg?et=zCWZ%2Cd0p2g9iYNj1RTGI8w&#038;nmid=0" medium="image" />

		<media:content url="http://images.ramarizana.multiply.com/image/epCH-0HNulPEqi0ZKmqDew/photos/1M/300x300/35/13092010-008.jpg?et=YA1sPgLRJv%2CLLCZA3I6yNQ&#038;nmid=0" medium="image" />

		<media:content url="http://images.ramarizana.multiply.com/image/LXJZUi1Ml+mWzazzTzuyTg/photos/1M/300x300/36/13092010-014.jpg?et=GwBu4Cjp3cKTexe%2B3p%2BRVQ&#038;nmid=0" medium="image" />

		<media:content url="http://images.ramarizana.multiply.com/image/uExBkAPP2y+3gC3E7FcIWg/photos/1M/300x300/37/13092010-018.jpg?et=eIbGaDFl1YWggM9cJ0cwrQ&#038;nmid=0" medium="image" />

		<media:content url="http://images.ramarizana.multiply.com/image/ZoP+CN1WS+19Js940HeIzw/photos/1M/300x300/38/13092010-020.jpg?et=eQQxj0zvxGY%2BfqomqXqewg&#038;nmid=0" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/wink.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.ramarizana.multiply.com/image/AZbOZzVbaIMTr9bpuJxh2Q/photos/1M/300x300/39/13092010-032.jpg?et=CVgwWXL6h%2BACvRatkkcm0g&#038;nmid=0" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/tongue.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/confused.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/smile.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/wink.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/embarassed.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tayangan itu memang tayangan &#8220;hiburan&#8221; kok</title>
		<link>http://ramarizana.wordpress.com/2010/08/23/tayangan-itu-memang-tayangan-hiburan-kok/</link>
		<comments>http://ramarizana.wordpress.com/2010/08/23/tayangan-itu-memang-tayangan-hiburan-kok/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2010 15:30:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramarizana</dc:creator>
				<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA['aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[heran saya]]></category>
		<category><![CDATA[tayangan TV]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramarizana.wordpress.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrohmanirrohiim.. Pada heboh nonton tayangan di salah satu stasiun TV swasta sekarang.. Di asrama saya yang memiliki TV tiap lantai,semua TV yang ditonton (lantai 2 untuk wisma) itu semua orang-orangnya nonton tu siaran TV.. Heran saya apa bagusnya tayangan itu.. Saya liat beberapa sesi kayaknya biasa aja.. Sendok dibengkokin,mata yang dibuat serem,terus ada cahaya di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=109&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><em>Bismillahirrohmanirrohiim..</em></p>
</div>
<p>Pada heboh nonton tayangan di salah satu stasiun TV swasta sekarang.. Di asrama saya yang memiliki TV tiap lantai,semua TV yang ditonton (lantai 2 untuk wisma) itu semua orang-orangnya nonton tu siaran TV.. Heran saya apa bagusnya tayangan itu.. Saya liat beberapa sesi kayaknya biasa aja..<br />
Sendok dibengkokin,mata yang dibuat serem,terus ada cahaya di tangan..<br />
Serius,gak penting banget..<img src="http://images.multiply.com/common/smiles/confused.png" alt="" /></p>
<p>Mungkin bener juga kata seorang bul-bul dari Inggris yang bilang kalau tayangan semacam ini memang cocok untuk hiburan..<img src="http://images.multiply.com/common/smiles/tongue.png" alt="" /><br />
wong saya ketawa-ketawa sendiri melihat tayangan yang (maaf) gak bermutu itu..</p>
<p>itu baru dalam tatanan kualitas atau mutu tayangan.. belum lagi masalah syirik..<br />
memang ada tayangan yang membahas mengenai trik untuk melakukan adegan-adegan tipuan mata itu.. tapi tetap saja kebanyakan dari tayangan semacam itu menggunakan atau menjalin hubungan dengan dunia lain..</p>
<p>ini bukan masalah saya pengamat tayangan atau apalah..<br />
dan ini bukan masalah sepele..</p>
<div>
<p>ada banyak dalil baik di Al-Quran maupun dari Hadits Rosululloh yang membahas mengenai bahaya syirik dan pentingnya aqidah..</p>
<p>وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ<br />
<strong>“Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: &#8220;Bahwasanya tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku&#8221;. </strong><br />
(QS. Al-Anbiya’ : 25)</p>
</div>
<p>الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَٰئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ<br />
<strong>“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.”</strong><br />
(QS. Al-An’am : 82)</p>
<div>Rosululloh mendidik para sahabatnya agar bertauhid sejak kecil. Kepada anak pamannya, Ibnu Abbas,beliau berkata : (yang artinya)<br />
<strong>&#8220;Bila kamu hendak meminta,maka mintalah kepada ALLOH; dan bila kamu hendak memohon pertolongan,maka mohonlah pertolongan kepada ALLOH&#8221;</strong><br />
(Hadits riwayat At-Tirmidzi,hadits ini <em>hasan shohih</em>)</div>
<div>
<p><span id="more-109"></span>Serta hadits riwayat Muslim yang artinya sebagai berikut,<br />
<strong>“Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan tidak menyekutukan ALLOH sedikit pun,niscaya dia akan masuk surga: dan barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan menyekutukan ALLOH,niscaya dia akan masuk neraka”<br />
</strong><em> </em></p>
<p><em>Na’udzubillah min dzaliik..</em></p>
<p>Berdasarkan pengamatan saya tayangan yang merusak <em><strong>‘aqidah</strong></em> ada banyak,selain tayangan yang saya bahas ini..<br />
Ada sejenis sinetron yang membawa embel-embel Islam tapi masa’ seorang Ustadz bisa berubah menjadi siluman.. <em>Ngawur bin ngaco banget kan.??</em><img src="http://images.multiply.com/common/smiles/angry.png" alt="" /><br />
Karena sinetron atau tayangan semacam ini lah saya sempat bertindak tegas ke wanita kedua yang saya sayangi.. Saya dengan tegas melarang dia menonton tayangan seperti itu.. <em>Semoga ketika abang pulang nanti engkau benar-benar tidak menonton tayangan seperti itu sayangku..</em></p>
<p>Saya bingung mau mengetik apalagi,karena jujur ini sudah hampir mencapai titik leleh emosi saya..<br />
Bayangkan,di bulan suci Ramadhan tayangan gak mutu bin menyesatkan itu ditayangkan..</p>
<p><em><strong>Is there any conspiracy.??</strong></em></p>
<p><em>Wallohu a’laam bish-showaab.</em></p>
<p>Terakhir yang ingin saya ingatkan ke diri saya sendiri dan pembaca adalah tolong sadarilah betapa pentingnya ilmu ataupun <em><strong>da&#8217;wah</strong></em> mengenai <strong><em>‘aqidah</em></strong> itu..</p>
<p><strong><em>‘aqidah</em></strong> itu laksana sebuah fondasi di sebuah bangunan..<br />
Bisa kita bayangkan kalau fondasi itu adalah bagian yang terabaikan,maka bangunan seindah apapun tidak ada artinya.. Digoncang sedikit saja sudah roboh..</p>
<p>Saya sadar saya bukan orang yang tepat untuk menuliskan mengenai hal ini.. Tapi semoga melalui tulisan ini ada manfaat yang bisa diambil bahwa masalah ini tidak bisa dianggap main-main..<br />
Ini itu masalah iman kita saudaraku..</p>
<p>Bantul, 13 Ramadhan 1431 H<br />
*sebenarnya tulisan ingin saya ketik jauh lebih kasar dibanding ini*</p>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/2010/'>2010</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/opini/'>Opini</a> Tagged: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/aqidah/'>'aqidah</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/heran-saya/'>heran saya</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/tayangan-tv/'>tayangan TV</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramarizana.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramarizana.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramarizana.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramarizana.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramarizana.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramarizana.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramarizana.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramarizana.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramarizana.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramarizana.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramarizana.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramarizana.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramarizana.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramarizana.wordpress.com/109/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=109&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramarizana.wordpress.com/2010/08/23/tayangan-itu-memang-tayangan-hiburan-kok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0eb6a4112909aebfb40d5eea91f8dc02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramarizana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/confused.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/tongue.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/angry.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ngasih do&#8217;a kok nanggung banget sih.!!!</title>
		<link>http://ramarizana.wordpress.com/2010/08/21/ngasih-doa-kok-nanggung-banget-sih/</link>
		<comments>http://ramarizana.wordpress.com/2010/08/21/ngasih-doa-kok-nanggung-banget-sih/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Aug 2010 10:40:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramarizana</dc:creator>
				<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[belajar agama]]></category>
		<category><![CDATA[heran saya]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[salam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramarizana.wordpress.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrohmanirrohiim.. gimana rasanya di-do&#8217;a-kan orang lain.?? pastinya senang dnk.. pastinya di-do&#8217;a-kan yang baik-baik dnk.. tapi bagaimana ada orang yang mendo&#8217;akan kita tapi ternyata lafadz yang diucapkannya itu nanggung banget bahkan tidak ada artinya.?? 1. Ucapan salam sebenarnya sudah pernah saya tuliskan di sini,tapi saya ingin menuliskannya lagi.. Sebagaimana kita ketahui ucapan salam adalah ucapan terbaik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=107&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:small;">Bismillahirrohmanirrohiim..</span></p>
<p>gimana rasanya di-do&#8217;a-kan orang lain.??<br />
pastinya senang dnk..<img src="http://images.multiply.com/common/smiles/smile.png" alt="" /></p>
<p>pastinya di-do&#8217;a-kan yang baik-baik dnk..</p>
<p>tapi bagaimana ada orang yang mendo&#8217;akan kita tapi ternyata lafadz yang diucapkannya itu nanggung banget bahkan tidak ada artinya.??</p>
<p><span style="font-size:large;">1. Ucapan salam</span><br />
sebenarnya sudah pernah saya tuliskan <a href="http://ramarizana.multiply.com/journal/item/137/137">di sini</a>,tapi saya ingin menuliskannya lagi..<br />
Sebagaimana kita ketahui ucapan salam adalah ucapan terbaik yang diberikan seorang muslim kepada muslim lainnya.. sangat berbeda jika kita bandingkan dengan ucapan lainnya di saat kita ketemui..</p>
<p><span style="font-size:large;"> </span>misalnya :<br />
Selamat pagi<br />
-&gt; ambigu : paginya yang selamat atau kita hanya dido&#8217;akan selamat ketika pagi hari saja..<img src="http://images.multiply.com/common/smiles/confused.png" alt="" /><br />
dan masih banyak lagi..</p>
<p><span style="font-size:large;"> </span>jauh berbeda kan kalau kita bandingkan dengan ucapan salam yang diajarkan Rosululloh..</p>
<p><span style="font-size:large;"> </span>Assalamu&#8217;alaykum Warohmatullohi Wabarokatuh<br />
-&gt; &#8220;smoga keselamatan untukmu dan rahmat ALLOH serta keberkahan<img src="http://images.multiply.com/common/smiles/star.png" alt="" />&#8221; *CMIIW*</p>
<p>luar biasa bukan artinya.??<img src="http://images.multiply.com/common/smiles/wink.png" alt="" /><br />
<span style="font-size:large;"> </span>belum lagi ada dua hadits dari Rosululloh SAW berikut ini..</p>
<div><span style="font-size:large;"><span id="more-107"></span></span><strong><em><span style="font-family:'comic sans ms';">Abdullah bin ‘Amr ibnil ‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, salah seorang shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitakan, “Ada seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Perangai Islam yang manakah yang paling baik?’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:</span></em></strong></div>
<div><strong><em><span style="font-family:'comic sans ms';"><br />
</span></em></strong></div>
<div><strong><em><span style="font-family:'comic sans ms';">تُطْعِمُ الطَّعَامَ وَتَقْرَأُ السَّلاَمَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَعَلَى مَنْ لَمْ تَعْرِفْ</span></em></strong></div>
<div><strong><em><span style="font-family:'comic sans ms';"><br />
</span></em></strong></div>
<div><strong><em><span style="font-family:'comic sans ms';">“Engkau memberi makan (kepada orang yang membutuhkan, pent.) serta mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal dan tidak engkau kenal.” (HR. Al-Bukhari no. 6236 dan Muslim no. 159)*</p>
<p>atau</p>
<p></span></em></strong></p>
<div><strong><em><span style="font-family:'comic sans ms';">Pada kesempatan lain, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:</span></em></strong></div>
<div><strong><em><span style="font-family:'comic sans ms';"><br />
</span></em></strong></div>
<div><strong><em><span style="font-family:'comic sans ms';">لاَ تَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا، وَلاَ تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا، أَوَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوْهُ تَحَابَبْتُمْ؟ أَفْشُوا السَّلاَمَ بَيْنَكُمْ</span></em></strong></div>
<div><strong><em><span style="font-family:'comic sans ms';"><br />
</span></em></strong></div>
<div><strong><em><span style="font-family:'comic sans ms';">“Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan kalian tidak dikatakan beriman hingga kalian bisa saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan terhadap satu amalan yang bila kalian mengerjakannya kalian akan saling mencintai? Yaitu sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim no. 192)</span></em></strong></div>
<div><strong><em><span style="font-family:'comic sans ms';"><br />
</span></em></strong></div>
<div><strong><em><span style="font-family:'comic sans ms';">Dalam dua hadits di atas terdapat hasungan yang besar untuk menyebarkan salam kepada kaum muslimin seluruhnya, yang dikenal ataupun yang tidak. Dan salam merupakan syiar kaum muslimin yang membedakan mereka dengan non muslim. Salam merupakan sebab awal tumbuhnya kedekatan hati dan kunci yang mengundang rasa cinta. Dengan menyebarkannya berarti menumbuhkan kedekatan hati di antara kaum muslimin, selain untuk menampakkan syiar mereka yang berbeda dengan orang-orang selain mereka. (Al-Minhaj 2/224, 225, Syarhu Riyadhish Shalihin, Ibnu ‘Utsaimin rahimahullahu, 3/6)</span></em></strong></div>
<div><span style="font-family:'comic sans ms';"><br />
</span></div>
</div>
<p><span style="font-size:small;">saya yakin antum sudah paham lah maksud kedua hadits itu.. hadits yang menjelaskan betapa pentingnya ucapan salam,apalagi ketika kita mengatakan bahwa kita mencintai saudara kita karena ALLOH..</span></p>
<p>okelah kalau ketika kita ketemu dan mengucapkan salam,kita mengucapkan secara komplit..<br />
bagaimana kalau kita mengucapkan/menuliskan salam ketika bertemu atau berkomunikasi dengan saudara kita lewat SMS,FB,Chat atau PM.??</p>
<p>kebanyakan menyingkat salam itu..</p>
<p>tidak ada artinya salam dengan disingkat-singkat itu..<br />
Asslmkm, Asslm,dsb tidak ada toh artinya.??<br />
apalagi yg kayak gini<br />
cemlekum,cemekum..</p>
<p>dan parahnya yg kayak gini<br />
Ass atau Ass. Wr. Wb..</p>
<p>Ass :<br />
artinya ada tiga<br />
kb. 1 (animal) keledai. 2 orang yang bodoh.<br />
Don&#8217;t be a silly a. Janganlah sebodoh itu.<br />
3 Vlug.: pantat.<img src="http://images.multiply.com/common/smiles/omg.png" alt="" /><br />
<span style="font-size:small;"><br />
kalau seperti itu,mendingan gak usah kita cantumin.. apalagi alasan kita untuk menghemat karakter SMS..<br />
kalau ada yg mengirimkan seperti itu ke saya,biasanya tidak akan saya jawab,atau kalaupun saya jawab,saya jawab dengan lengkap..</span></p>
<p><span style="font-size:large;">2. Ucapan jazakalloh khoir</span></p>
<p>hadits Usamah bin Zaid radhiallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:</p>
<p>]من صُنِعَ إليه مَعْرُوفٌ فقال لِفَاعِلِهِ جَزَاكَ الله خَيْرًا فَقَدْ أَبْلَغَ في الثَّنَاءِ</p>
<p>“Barangsiapa yang diberikan satu perbuatan kebaikan kepadanya lalu dia membalasnya dengan mengatakan : jazaakallahu khaer (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh hal itu telah mencukupi dalam menyatakan rasa syukurnya.”</p>
<p>(HR.At-Tirmidzi (2035), An-Nasaai dalam Al-kubra (6/53), Al-Maqdisi dalam Al-mukhtarah: 4/1321, Ibnu Hibban: 3413, Al-Bazzar dalam musnadnya:7/54. Hadits ini dishahihkan Al-Albani dalam shahih Tirmidzi)<br />
<span style="font-size:small;"><br />
itu dasar/dalil ucapan jazakalloh khoir..<br />
lantas kalau kita cuma mengucapkan jazakalloh/jazakillah (saja) tidak lagi memiliki makna..<br />
Jazakalloh : semoga ALLOH membalasmu &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. *kosong*<br />
membalasmu apa.??<img src="http://images.multiply.com/common/smiles/confused.png" alt="" /></span></p>
<p>terlebih lagi kalau kita menuliskannya dengan singkat..<br />
Jzk atau Jfs..</p>
<p>kalau kita ingin mendo&#8217;akan saudara kita,sebaiknya sampaikan secara lengkap..</p>
<p>mungkin ada yang akan berkomentar,<br />
&#8220;Ngapain sih hal yang kecil kayak gini dibahas,gak penting.!!<img src="http://images.multiply.com/common/smiles/angry.png" alt="" />&#8220;</p>
<div><span style="font-size:small;">sekedar mengingatkan saja saudaraku,hal yang besar itu ada dari hal yang kecil.. kalau dari hal yang kecil saja kita tidak memperhatikan,apalagi hal yang besar..</span><br />
<span style="font-size:small;">dan mulai dari diri kitalah kita memulai agar bisa dipelajari dan diterapkan oleh orang lain..</span><img src="http://images.multiply.com/common/smiles/smile.png" alt="" /><img src="http://images.multiply.com/common/smiles/wink.png" alt="" /></div>
<p><span style="font-size:small;"><br />
</span></p>
<div><span style="font-size:small;">bukankah ilmu yang bermanfaat,(apalagi) diterapkan, merupakan salah satu dari tiga hal yang dapat menolong kita di hari akhirat kelak.??</span><img src="http://images.multiply.com/common/smiles/clock.png" alt="" /></div>
<p><span style="font-size:small;"><br />
makanya,ketika ada yang komentar Jazakalloh (saja),saya berkata<br />
&#8220;ngasih do&#8217;a nya kok nanggung banget sih,Akh/Mbak&#8221;</span></p>
<p>********</p>
<p>mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan.. semoga bermanfaat..</p>
<p>Jazakumulloh khoiroon atas perhatiannya.. &#8216;afwan jika ada kata yang salah..</p>
<p>Bantul, 11 Ramadhan 1431 H</p>
<p>NB :<br />
sumber :<br />
<a href="http://darussalaf.or.id/stories.php?id=1520">satu</a> : http://darussalaf.or.id/stories.php?id=1520<br />
<a href="http://tazkiatunnafs.multiply.com/journal/item/602">dua</a> : http://tazkiatunnafs.multiply.com/journal/item/602<br />
<a href="http://ramarizana.multiply.com/journal/item/137/137">tiga</a> : http://ramarizana.multiply.com/journal/item/137/137</p>
<p>artikel serupa yang saya ketemui di GOOGLE<br />
<a href="http://nelangsa.multiply.com/journal/item/83/Arti_Ucapan_Salam_dgn_Singkatan_Ass......">pertama</a> : http://nelangsa.multiply.com/journal/item/83/Arti_Ucapan_Salam_dgn_Singkatan_Ass&#8230;&#8230;<br />
<a href="http://misslind76.multiply.com/journal/item/103">kedua</a> : http://misslind76.multiply.com/journal/item/103<br />
<a href="http://indrayogi.multiply.com/journal/item/127/Menyempurnakan_Assalamualaikum">ketiga</a> : http://indrayogi.multiply.com/journal/item/127/Menyempurnakan_Assalamualaikum<br />
<a href="http://thetrueideas.multiply.com/journal/item/315">keempat</a> : http://thetrueideas.multiply.com/journal/item/315</p>
<br />Filed under: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/2010/'>2010</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/muhasabah/'>Muhasabah</a> Tagged: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/belajar-agama/'>belajar agama</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/heran-saya/'>heran saya</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/islam/'>islam</a>, <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/salam/'>salam</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramarizana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramarizana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramarizana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramarizana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramarizana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramarizana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramarizana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramarizana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramarizana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramarizana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramarizana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramarizana.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramarizana.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramarizana.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=107&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramarizana.wordpress.com/2010/08/21/ngasih-doa-kok-nanggung-banget-sih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0eb6a4112909aebfb40d5eea91f8dc02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramarizana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/smile.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/confused.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/star.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/wink.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/omg.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/confused.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/angry.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/smile.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/wink.png" medium="image" />

		<media:content url="http://images.multiply.com/common/smiles/clock.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>(Kelas Akselerasi) Ram,kamu dulu loncat kelas???</title>
		<link>http://ramarizana.wordpress.com/2010/07/22/99/</link>
		<comments>http://ramarizana.wordpress.com/2010/07/22/99/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 07:49:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramarizana</dc:creator>
				<category><![CDATA[SMA]]></category>
		<category><![CDATA[akselerasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramarizana.wordpress.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrohmanirrohiim.. Ram,berarti dulu kamu dari kelas 1 langsung ke kelas 3???? Wah hebat dong,kamu bisa loncat kelas.. Gimana sih kelas akselerasi itu??? Pada kesempatan ini saya ingin sedikit berbagi tentang apa sebenarnya kelas akselerasi.. Oke.. Alhamdulillah saya diberikan kesempatan oleh ALLOH SWT untuk menjalani fase kelas akselerasi ketika di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sekitar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=99&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillahirrohmanirrohiim..</p>
<p><strong><em>Ram,berarti dulu kamu dari kelas 1 langsung ke kelas 3????</em></strong></p>
<p><strong><em>Wah hebat dong,kamu bisa loncat kelas..</em></strong></p>
<p><strong><em>Gimana sih kelas akselerasi itu???</em></strong></p>
<p>Pada kesempatan ini saya ingin sedikit berbagi tentang apa sebenarnya kelas akselerasi..</p>
<p>Oke..</p>
<p><span id="more-99"></span>Alhamdulillah saya diberikan kesempatan oleh ALLOH SWT untuk menjalani fase kelas akselerasi ketika di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sekitar 4 tahun yang lalu.. Semenjak kecil saya termasuk orang yang tidak betah berlama-lama sekolah,pengen cepat lulus..</p>
<p>Ini terlihat sejak SD dan MTs (setingkat SMP) saya (Alhamdulillah) bisa menyelesaikan dan memahami pelajaran yang diberikan lebih cepat..</p>
<p>Saya masuk ke SMA Negeri 8 Pekanbaru pada tahun 2006,tepatnya bulan Juli 2006..</p>
<p>Berbagai fase layaknya siswa baru saya jalani.. Mulai dari rangkaian matrikulasi atau kelas persiapan yang diikuti oleh siswa yang lulus melalui jalur Penelusuran Siswa Unggul (PSU) hingga Masa Orientasi Sekolah (MOS) saya jalani.. Sampai tiba akhirnya pembagian kelas setelah upacara bendera pertama kali..</p>
<p>Saya masuk ke kelas X2 yang kemudian kami yang berjumlah sekitar 30an orang namai sebagai kelas SePeDa UnTa (<em>lupa kepanjangannya.. hehehehe</em>)</p>
<p>Di awal-awal masa belajar seperti biasa saya mengikuti proses belajar-mengajar yang terdiri dari belasan mata pelajaran itu.. Hingga sekitar pada bulan Agustus (cuma sebulan) diadakan seleksi untuk memasuki kelas Akselerasi..</p>
<p>Ada serangkaian tahap seleksi yang harus diikuti,yakni tes akademik (mengerjakan soal Matematika,Fisika,Kimia,Biologi,Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris),tes IQ (psikotes),tes komitmen (dengan petinggi sekolah),tes wawancara dengan BK.. Semua rangkaian tahap seleksi harus diikuti.. Khusus untuk psikotes saya dan puluhan peserta seleksi tidak perlu mengikutinya karena waktu tes PSU sudah dites,sedangkan siswa yang masuk melalui jalur biasa (PSB) belum diketahui berapa IQ mereka..</p>
<p>IQ saya berapa?? Jangan ditanyalah.. Rendah.. hehehehe..</p>
<p>Oh ya,selain rangkaian tes itu ada juga rekomendasi dari guru dan teman sekelas..</p>
<p>Singkat kata saya termasuk satu dari 20 orang siswa kelas percepatan,Akselerasi SMA Negeri 8 Pekanbaru angkatan ke-6.. Jadi Akselerasi di SMAN 8 Pekanbaru ini mulai dibuka semenjak tahun 2001..</p>
<p>Akhirnya kami semua dipersatukan di kelas itu mulai tanggal 4 September 2006,tanggal kenangan kami bersama.. Tanggal di mana 20 siswa/i dari latar belakang ya berbeda dan watak yang juga sangat berbeda ditakdirkan untuk bersatu.. hohohohho..</p>
<p>Kami menjalani proses belajar-mengajar (PBM) yang sebenarnya sama dengan kelas yang lain,namun perbedaan kami ada satu,yakni kami menjalani PBM lebih cepat dibandingkan kelas reguler..</p>
<p>Memang sebelumnya yang kami bayangkan kalau kelas percepatan itu seperti loncat kelas,jadi dari kelas 1 SMA (X) langsung ke kelas 3 SMA (XII),tapi yang kami rasakan tidak seperti itu.. Kami menjalani kelas 1 SMA (X),2 SMA (XI) dan juga terlahir kelas 3 SMA (XII). Hanya saja kami menjalani itu semua lebih cepat.. Jadi kalau 1 semester di <strong>kelas reguler</strong> ditempuh dalam waktu <strong>6 bulan</strong>,di <strong>kelas akselerasi</strong> ditempuh dalam waktu <strong>4 bulan</strong>..</p>
<p>Jadi dalam 1 tahun kami menjalani dan melalui 3 semester.. Sehingga kami bisa lulus SMA dalam waktu 2 tahun..</p>
<p>Itu belum seberapa dibandingkan dengan rekan-rekan kami di SMA yang sama namun beda cabang,yakni di Jakarta yang desas-desusnya mereka sekolah di SMA dari kelas 1 sampai kelas 3 SMA hanya dalam waktu <strong>1 tahun</strong>.. Kebayang gak tuh.???</p>
<p>Saya aja gak kebayang.. hehehehehe..</p>
<p>Pernah di salah satu semester,kami harus menyelesaikan semester itu dalam waktu 1 bulan saja.. Ya,hanya satu bulan.. Mulai dari materi bab pertama semua pelajaran hingga Ujian Akhir Semester (UAS).. Seingat saya itu terjadi ketika semester keempat atau ketika kelas 2 SMA semester 2..</p>
<p>Mungkin itu saja yang bisa saya bagikan.. Smoga bermanfaat..</p>
<p><strong><em>If you have question about this article,I’m pleased to response and answer it..</em></strong></p>
<p>^_^</p>
<p>Bantul, 10 Sya’ban 1431 H</p>
<p>selesai diketik jam 0:30 tanggal 22 Juli 2010</p>
<p><em>mohon maaf ya kalau ada kata-kata yang sulit dimengerti ataupun kurang tepat penggunaannya,maklum jam segini ngetiknya.. ^^</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/sma/'>SMA</a> Tagged: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/akselerasi/'>akselerasi</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramarizana.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramarizana.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramarizana.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramarizana.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramarizana.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramarizana.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramarizana.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramarizana.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramarizana.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramarizana.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramarizana.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramarizana.wordpress.com/99/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramarizana.wordpress.com/99/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramarizana.wordpress.com/99/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=99&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramarizana.wordpress.com/2010/07/22/99/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0eb6a4112909aebfb40d5eea91f8dc02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramarizana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Duhai Ukhti,&#8230;. Duhai Istri Sholehah,&#8230; Aku Ingin Sepertimu&#8230;&#8221;</title>
		<link>http://ramarizana.wordpress.com/2010/07/21/duhai-ukhti-duhai-istri-sholehah-aku-ingin-sepertimu/</link>
		<comments>http://ramarizana.wordpress.com/2010/07/21/duhai-ukhti-duhai-istri-sholehah-aku-ingin-sepertimu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 08:02:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramarizana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[CoPas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramarizana.wordpress.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[copas sumber: siti fauziah fauzi&#8230; Kisah ini nyata adanya&#8230; Sengaja aku tulis agar kita semua khususnya aku pribadi dapat mengambil satu pelajaran yang sangat berharga. InsyaALLAH. &#8212;&#8212; &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;- “Klik”&#8230;. HP berdering 1 kali tanda ada sms masuk.. Waktu itu jam menunjukkan pukul 18.30 WIB. Segera kubuka, ternyata dari pujaan hati&#8230; “Sudah tidur, say?” Tanya suamiku. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=75&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>copas<br />
sumber: siti fauziah fauzi&#8230;</p>
<p>Kisah ini nyata adanya&#8230;<br />
Sengaja aku tulis agar kita semua khususnya aku pribadi dapat mengambil satu pelajaran yang sangat berharga. InsyaALLAH.</p>
<p>&#8212;&#8212;<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>“Klik”&#8230;. HP berdering 1 kali tanda ada sms masuk.. Waktu itu jam menunjukkan pukul 18.30 WIB.<br />
Segera kubuka, ternyata dari pujaan hati&#8230;</p>
<p>“Sudah tidur, say?” Tanya suamiku.<br />
“Belum, tapi Dedek sudah tidur”<br />
“Jadi meeting ta?? Kalau ndak jadi meeting, mau dibuatkan apa??” Biasanya, suami sms 30 menit sebelum nyampe rumah kalau ingin dibuatkan sesuatu&#8230;<br />
“Iya jadi, tp pengennya Asyam pulang dulu, nanti jam 8 berangkat lagi”<br />
“Kalau tidak merepotkan, tolong buatkan susu campur kopi sedikit, gulanya satu setengah sendok”<br />
“Ok” jawabku singkat.</p>
<p>Segera kuletakkan HP, lalu aku langsung merapikan meja, dan segera ku hidangkan soto ayam yang tinggal sedikit beserta tahu dan tempe. Tak lupa ku dinginkan nasi di piring lengkap dengan kopi susu kesukaannya.</p>
<p>20 menit kemudian, suara kendaraan terdengar berhenti di depan rumah. Segera kusambut dan suami langsung menuju meja makan menyeruput minuman yang sudah kusiapkan di meja&#8230;</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah&#8230;&#8221; gumamnya.</p>
<p>“Asyam sholat Isya’ dulu ya&#8230;”</p>
<p><span id="more-75"></span>Akupun menunggunya di meja makan&#8230;</p>
<p>Setelah selesai sholat Isya’, suami langsung makan. Seperti biasa, sambil menceritakan aktivitas yang dilakukan selama di kantor hari itu&#8230;</p>
<p>Dialog suami istri di meja makanpun berlangsung&#8230;.</p>
<p>“Aku tadi sore ketemu Yaqin temen kantor kita dulu”<br />
“Oh ya?? Trus???” tanyaku penasaran ingin mendengar cerita istrinya Yaqin ini.<br />
“Awalnya Asyam sama temen kantor mau kerumahnya, tapi dia ada acara ba’da Maghrib. Jadi, dia sempatkan mampir ke kantor untuk bertemu..”</p>
<p>Memang Yaqin ini sangat aktif mengikuti kegiatan dari masjid satu ke masjid yang lain bersama teman-teman ikhwan yang lain. Bahkan dia juga pernah ke India dan Bangladesh.</p>
<p>Semenjak Yaqin menikah dan kami juga menikah, suamiku jarang sekali ada waktu longgar untuk bertemu denan Yaqin. Via telepon saja bisa dihitung dengan jari. Yaqin sahabat suamiku, juga temenku waktu masih kerja di sebuah perusahaan di Surabaya.</p>
<p>Cita-citanya terkabulkan untuk menikahi akhwat asli Temboro. Alasannya karena akhwat-akhwat di sana banyak yang hafal Al-Qur&#8217;an dan sejak kecil sudah mondok, bercadar pula. Menurut informasi dari teman, di Temboro juga wajib berbusana muslim bagi Muslimah yang akan memasuki kawasan tersebut. Juga merupakan markas Tabligh.</p>
<p>Usia istri Yaqin masih sangat muda, sekitar 19 tahun. Sedangkan usia Yaqin waktu itu sekitar 23 tahun. Tetapi mereka sudah berkomitmen untuk menikah.</p>
<p>Aku bertemu dengan istrinya mungkin 3 kali, di rumah Yaqin, juga pernah di jalan waktu belanja di Ampel&#8230; Istrinya cantik, putih, murah senyum dan tutur katanya halus. Tetapi kecantikannya tertutup cadar, sungguh anggun. Dia juga hafal Al-Qur&#8217;an di usia yang relatif sangat muda bagiku, Subhanallah&#8230;</p>
<p>Di kantor itu, tepatnya di ruang nego, Yaqin menceritakan penyakit yang diderita istrinya selama mereka bersama. Itu artinya, ujian itu selama pernikahan mereka yaitu sekitar 2 tahun lebih&#8230;</p>
<p>Sejak awal menikah, ketika memasuki bulan kedelapan di usia pernikahan mereka, istrinya sering muntah-muntah dan pusing silih berganti&#8230; Awalnya mereka mengira “morning sickness” karena waktu itu istrinya hamil muda.</p>
<p>Akan tetapi, selama hamil bahkan setelah melahirkanpun istrinya masih sering pusing dan muntah-muntah. Ternyata itu akibat dari penyakit ginjal yang dideritanya.<br />
Tak terasa pernikahan mereka sudah memasuki tahun ketiga&#8230; Dan usia putri mereka sudah sekitar 18 bulan.</p>
<p>Singkat cerita&#8230;.</p>
<p>Satu bulan terakhir ini, ternyata penyakit yang diderita istrinya semakin parah..<br />
Waktu bulan Ramadhan kemarin, suami pernah bertemu dengan Yaqin di sebuah Rumah Sakit terkenal di Surabaya. Waktu itu, suami menjenguk saudaraku di rumah sakit yang sama. Yaqin bilang, kalau istrinya harus menjalani rawat inap akibat sakit yang dideritanya. Dia juga menyampaikan bahwa kondisi istrinya semakin kurus, bahkan berat badannya hanya 27 KG. Karena harus cuci darah setiap 2 hari sekali dengan biaya jutaan rupiah untuk sekali cuci darah.</p>
<p>Namun Yaqin tak peduli berapapun biayanya, yang terpenting istrinya bisa sembuh. Dokter juga menyarankan agar darah yang dipakai adalah darah yang sudah steril tapi memang harganya mahal. Akan tetapi, Yaqin hanya mampu untuk membeli darah yang biasa. Menurut informasi, darah yang biasa (tidak steril) itu masih bercampur dengan berbagai macam virus yang akan berakibat menular di tubuh pasien.</p>
<p>Waktu suami menyampaikan berita ini, aku sempat tak percaya kalau penyakitnya sampai separah itu. Ya Allah… pikiranku mulai tak tenang. Ada kekhawatiran dalam hati kecilku kala itu. Namun segera ku tepis, dan segera mendoakan yang terbaik untuk istri dan keluarga Yaqin. Aku sempat mengingatkan suami untuk telepon atau menjenguknya di rumah Sakit, tapi waktu itu Yaqin tidak bisa dihubungi.</p>
<p>Pertengahan bulan Ramadhan, mereka masih di rumah sakit. Karena, selain penyakit ginjal, istrinya juga mengidap kolesterol. Setelah kolesterolnya diobati, Alhamdulillah sembuh. Namun, penyakit lain muncul yaitu jantung. Diobati lagi, sembuh&#8230; Ternyata ada masalah dengan paru-parunya. Diobati lagi, Alhamdulillah sembuh.</p>
<p>Istrinya sempat merasakan ada yang aneh dengan matanya.<br />
&#8220;Bi, ada apa dengan pandangan Ummi?? Ummi tidak dapat melihat dengan jelas.&#8221;<br />
&#8220;Semua terlihat kabur.&#8221;<br />
Dalam waktu yang hampir bersamaan, darah tinggi juga menghampiri dirinya&#8230; Subhanallah, sungguh dia sangat sabar walau banyak penyakit dideritanya&#8230;</p>
<p>Selang beberapa hari, Alhamdulillah istri Yaqin sudah membaik dan diperbolehkan pulang. Sungguh kabar gembira, andaikan kami tahu akan hal itu. Tapi sayang, kami tidak mendengar kabar baik itu.<br />
Aahh, mungkin mereka terlalu gembira. Sampai-sampai lupa untuk memberi tahu kami.</p>
<p>Memasuki akhir Ramadhan, tiba-tiba saja istrinya merasakan sakit yang luar biasa di bagian perutnya, sangat sakiiit. Sampai-sampai dia tidak kuat lagi untuk melangkah dan hanya tergeletak di paving depan rumahnya.</p>
<p>&#8220;Bi, tolong antarkan Ummi ke rumah sakit ya..&#8221; pintanya sambil memegang perutnya&#8230;</p>
<p>&#8220;Mi.. mi.. kok sakit terus sich Ummi ini&#8221;. Spontan Yaqin melontarkan keluhannya. Yaqin mengeluh karena ada tugas kantor yang harus diserahkan esok harinya sesuai deadline. Akhirnya Yaqin mengalah. Tidak tega rasanya melihat penderitaan yang dialami istrinya selama ini.</p>
<p>Sampai di rumah sakit, ternyata dokter mengharuskan untuk rawat inap lagi. Tanpa pikir panjang Yaqin langsung mengiyakan permintaan dokter.</p>
<p>Keesokan harinya……….</p>
<p>&#8220;Bi, Ummi ingin sekali baca Al-Qur&#8217;an, tapi penglihatan Ummi masih kabur. Ummi takut hafalan Ummi hilang.&#8221;<br />
&#8220;Orang sakit itu berat penderitaannya Bi. Disamping menahan sakit, dia juga akan selalu digoda oleh syaitan. Syaitan akan berusaha sekuat tenaga agar orang yang sakit melupakan Allah. Makanya Ummi ingin sekali baca Al-Qur&#8217;an agar selalu ingat Allah.<br />
Subhanallah, dalam keadaan seperti itu dia masih ingin membaca Al-Qur&#8217;an untuk mengulang-ulang kembali hafalannya&#8230;</p>
<p>Akhirnya Yaqin menginstal ayat-ayat Al-Qur&#8217;an ke dalam sebuah handphone. Dia terharu melihat istrinya senang dan bisa mengulang hafalannya lagi, bahkan sampai tertidur. Dan itu dilakukan setiap hari.</p>
<p>Pagi harinya, istrinya terlihat sangat senang sekali&#8230;<br />
&#8220;Bi, tadi malam Ummi mimpi naik kuda. Ummi melihat dari kejauhan ada warna kuning keemasan. Setelah mendekat, ternyata itu jagung. Ummi makan jagung itu, dan Subhanallah rasanya enaaak sekali. Tak pernah Ummi rasakan jagung seenak itu&#8221;<br />
&#8220;Yaa, itu tandanya Ummi mau sembuh&#8221; kata Yaqin ragu&#8230;</p>
<p>Hari selanjutnya, istrinya kembali tersenyum.<br />
&#8220;Bi, tadi malam Ummi mimpi lagi. Ummi duduk disebuah telaga, lalu ada yang memberi Ummi minum. Rasanya enaaak sekali, dan tak pernah Ummi rasakan minuman seenak itu. Sampai sekarangpun, nikmatnya minuman itu masih Ummi rasakan&#8221;<br />
&#8220;Itu tandanya Ummi akan segera sembuh.&#8221; Yaqin menghibur dirinya sendiri, karena terus terang dia sangat takut kehilangan istri yang sangat dicintainya itu.</p>
<p>Yaqin mencoba menghibur istrinya.<br />
&#8220;Mi&#8230; Ummi mau tak belikan baju baru ya?? Mau tak belikan dua atau tiga?? Buat dipakai lebaran.&#8221;<br />
&#8220;Nggak usah, Bi. Ummi nggak ikut lebaran kok&#8221; jawabnya singkat.<br />
Yaqin mengira istrinya marah karena sudah hampir lebaran kok baru nawarin baju sekarang.<br />
&#8220;Mi, maaf. Bukannya Abi nggak mau belikan baju. Tapi Ummi tahu sendiri kan, dari kemarin-kemarin Abi sibuk merawat Ummi.&#8221;<br />
&#8220;Ummi nggak marah kok, Bi. Cuma Ummi nggak ikut lebaran. Nggak apa-apa kok Bi.&#8221;<br />
”Oh iya Mi, Abi beli obat untuk Ummi dulu ya…??”<br />
Yaqin baru sadar kalau obat istrinya hampir habis. Dia langsung menuju loket pembelian obat meninggalkan istrinya sendiri di kamar. Setelah cukup lama dalam antrian yang lumayan panjang, tiba-tiba dia ingin menjenguk istrinya yang terbaring sendirian. Langsung dia menuju ruangan istrinya tanpa menghiraukan obat yang sudah dibelinya.</p>
<p>Tapi betapa terkejutnya dia. Banyak perawat dan dokter yang mengelilingi istrinya.<br />
&#8220;Ada apa dengan istriku??.&#8221; tanyanya setengah membentak.<br />
&#8220;Ini pak, infusnya tidak bisa masuk meskipun sudah saya coba berkali-kali.&#8221; jawab perawat yang mengurusnya.</p>
<p>Akhirnya, tidak ada cara lain selain memasukkan infus lewat salah satu kakinya. Alat bantu pernafasanpun langsung dipasang di mulutnya.</p>
<p>Setelah perawat-perawat itu pergi, Yaqin melihat air mata mengalir dari mata istrinya yang terbaring lemah tak berdaya, tanpa terdengar satu patah katapun dari bibirnya. Yaqin menghapus air mata istrinya dengan penuh cinta. Dia pegang erat tangan istrinya. Ya Allah…… betapa istrinya sangat lemas dan pucat. Hatinya menangis.</p>
<p>&#8220;Bi, kalau Ummi meninggal, apa Abi akan mendoakan Ummi?&#8221;<br />
&#8220;Pasti Mi&#8230; Pasti Abi mendoakan yang terbaik untuk Ummi.&#8221; Hatinya seakan berkecamuk.<br />
&#8220;Doanya yang banyak ya Bi&#8221;<br />
&#8220;Pasti Ummi&#8221;<br />
&#8220;Jaga dan rawat anak kita dengan baik.&#8221;<br />
&#8220;Abi jangan sampai seperti suami di kamar sebelah ini.&#8221; Sambil menunjuk ke kamar pasien di sebelahnya.<br />
&#8220;Memangnya kenapa Mi?&#8221;<br />
&#8220;Istrinya lagi sakit, dia malah asyik berbicara dengan wanita lain lewat HP.&#8221;<br />
&#8220;Abi juga jangan sampai seperti suami yang di kamar itu.&#8221; Kembali jarinya menunjuk kamar yang dia maksud.<br />
&#8220;Memangnya suaminya kenapa, Mi?&#8221;<br />
&#8220;Kalau yang disana, istrinya sakit dia malah bingung mau ngapain. Jangan seperti itu ya Bi.&#8221;<br />
“Trus, Abi harus bagaimana agar Ummi senang?” Tanya Yaqin dengan perasaan semakin tak menentu.<br />
”Abi harus selalu nemenin Ummi, supaya Abi bisa membimbing Ummi menyebut nama Allah”.</p>
<p>Tak lama setelah pembicaraan itu&#8230;</p>
<p>Tiba-tiba tubuh istrinya mulai lemah, semakin lama semakin lemah. Yaqin membisikkan sesuatu di telinganya, membimbing istrinya menyebut nama Allah. Lalu dia lihat kaki istrinya bergerak lemah, lalu berhenti. Lalu perut istrinya bergerak, lalu berhenti. Kemudian dadanya bergerak, lalu berhenti. Lehernya bergerak, lalu berhenti. Kemudian matanya…. Dia peluk tubuh istrinya, dia mencoba untuk tetap tegar. Tapi beberapa menit kemudian air matanya tak mampu ia bendung lagi&#8230;</p>
<p>Setelah itu, Yaqin langsung menyerahkan semua urusan jenazah istrinya ke perawat. Karena dia sibuk mengurus administrasi dan ambulan. Waktu itu dia hanya sendiri, kedua orang tuanya pulang karena sudah beberapa hari meninggalkan cucunya di rumah. Setelah semuanya selesai, dia kembali ke kamar menemui perawat yang mengurus jenazah istrinya.</p>
<p>&#8220;Pak, ini jenazah baik.&#8221; kata perawat itu.<br />
Dengan penasaran dia balik bertanya.<br />
&#8220;Dari mana ibu tahu???&#8221;<br />
&#8220;Tadi kami semua bingung siapa yang memakai minyak wangi di ruangan ini?? Setelah kami cari-cari ternyata bau wangi itu berasal dari jenazah istri bapak ini.&#8221;<br />
&#8220;Alhamdulillah&#8230;&#8221; Jerit hatinya senang.</p>
<p>Tahukah sahabatku,… Apa yang dialami oleh istri Yaqin saat itu? Tahukah sahabatku, dengan siapa ia berhadapan? Berikut inilah kejadian yang dialami oleh Istri Sholehah kala itu (Kisah ini dituturkan oleh Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, dan Ibnu Majah):</p>
<p>إِنَّ الْعَبْدَ الْمُؤْمِنَ إِذَا كَانَ فِى انْقِطَاعٍ مِنَ الدُّنْيَا وَإِقْبَالٍ مِنَ الآخِرَةِ نَزَلَ إِلَيْهِ مَلاَئِكَةٌ مِنَ السَّمَاءِ بِيضُ الْوُجُوهِ كَأَنَّ وُجُوهَهُمُ الشَّمْسُ مَعَهُمْ كَفَنٌ مِنْ أَكْفَانِ الْجَنَّةِ وَحَنُوطٌ مِنْ حَنُوطِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسُوا مِنْهُ مَدَّ الْبَصَرِ ثُمَّ يَجِىءُ مَلَكُ الْمَوْتِ عَلَيْهِ السَّلاَمُ حَتَّى يَجْلِسَ عِنْدَ رَأْسِهِ فَيَقُولُ أَيَّتُهَا النَّفْسُ الطَّيِّبَةُ اخْرُجِى إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٍ &#8211; قَالَ &#8211; فَتَخْرُجُ تَسِيلُ كَمَا تَسِيلُ الْقَطْرَةُ مِنْ فِى السِّقَاءِ فَيَأْخُذُهَا فَإِذَا أَخَذَهَا لَمْ يَدَعُوهَا فِى يَدِهِ طَرْفَةَ عَيْنٍ حَتَّى يَأْخُذُوهَا فَيَجْعَلُوهَا فِى ذَلِكَ الْكَفَنِ وَفِى ذَلِكَ الْحَنُوطِ وَيَخْرُجُ مِنْهَا كَأَطْيَبِ نَفْحَةِ مِسْكٍ وُجِدَتْ عَلَى وَجْهِ الأَرْضِ &#8211; قَالَ &#8211; فَيَصْعَدُونَ بِهَا فَلاَ يَمُرُّونَ &#8211; يَعْنِى بِهَا &#8211; عَلَى مَلأٍ مِنَ الْمَلاَئِكَةِ إِلاَّ قَالُوا مَا هَذَا الرُّوحُ الطَّيِّبُ فَيَقُولُونَ فُلاَنُ بْنُ فُلاَنٍ بِأَحْسَنِ أَسْمَائِهِ الَّتِى كَانُوا يُسَمُّونَهُ بِهَا فِى الدُّنْيَا</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya bila seorang yang beriman hendak meninggal dunia dan memasuki kehidupan akhirat, ia didatangi oleh segerombol malaikat dari langit. Wajah mereka putih bercahaya bak matahari. Mereka membawa kain kafan dan wewangian dari surga. Selanjutnya mereka akan duduk sejauh mata memandang dari orang tersebut. Pada saat itulah Malaikat Maut &#8216;alaihissalam menghampirinya dan duduk didekat kepalanya. Setibanya Malaikat Maut, ia segera berkata: &#8220;Wahai jiwa yang baik, bergegas keluarlah dari ragamu menuju kepada ampunan dan keridhaan Allah&#8221;. Segera ruh orang mukmin itu keluar dengan begitu mudah dengan mengalir bagaikan air yang mengalir dari mulut guci. Begitu ruhnya telah keluar, segera Malaikat maut menyambutnya. Dan bila ruhnya telah berada di tangan Malaikat Maut, para malaikat yang telah terlebih dahulu duduk sejauh mata memandang tidak membiarkanya sekejappun berada di tangan Malaikat Maut. Para malaikat segera mengambil ruh orang mukmin itu dan membungkusnya dengan kain kafan dan wewangian yang telah mereka bawa dari surga. Dari wewangian ini akan tercium semerbak bau harum, bagaikan bau minyak misik yang paling harum yang belum pernah ada di dunia. Selanjutnya para malaikat akan membawa ruhnya itu naik ke langit. Tidaklah para malaikat itu melintasi segerombolan malaikat lainnya, melainkan mereka akan bertanya: &#8220;Ruh siapakah ini, begitu harum.&#8221; Malaikat pembawa ruh itupun menjawab: Ini adalah arwah Fulan bin Fulan (disebut dengan namanya yang terbaik yang dahulu semasa hidup di dunia ia pernah dipanggil dengannya).&#8221;</p>
<p>Tepat di malam ke 25 di Bulan Ramadhan, jenazah itu tiba di tanah kelahiran istrinya di Temboro. Ketika itu mertua Yaqin dan semua santri baru selesai melaksanakan sholat tarawih.<br />
&#8220;Jenazah ini tidak perlu diapa-apakan lagi, karena ini jenazah baik&#8230;&#8221; kata pengasuh pondok.<br />
Semua jamaah sholat tarawih ikut menyolatkan jenazah almarhumah. Subhanallah&#8230;</p>
<p>Jenazah itupun dikuburkan pada hari itu juga.</p>
<p>Setelah selesai, semua kembali ke rumah termasuk Yaqin.<br />
&#8220;Nak, sudahlah&#8230; Sekarang kita jangan terlalu memikirkan dia lagi.&#8221; ucap bapak mertuanya seolah mengerti betapa Yaqin merasa sangat kehilangan.</p>
<p>&#8220;Ibarat kita menyekolahkan anak kita, sekarang dia sudah lulus dan kita juga lulus mendidiknya.&#8221; Yaqin hanya bisa diam dan menunduk.</p>
<p>&#8220;Lupakanlah dia, dan segeralah kamu mencari penggantinya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Pak, saya menikah dengan putri bapak seolah-olah hanya untuk menyempurnakan agamanya.&#8221;<br />
&#8220;Bagaimana tidak, sejak kecil sudah mondok dan hafal Al-Qur&#8217;an. Setelah lulus, langsung menikah dan sekarang sudah dipanggil Pemilik yang sebenarnya.&#8221;<br />
&#8220;Sungguh sangat singkat kebersamaan kami di dunia ini Pak, akan tetapi sangat banyak bekal yang dia bawa pulang. Biarlah dia bahagia di sana&#8221; Air matapun tak terasa mengalir deras&#8230;</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-SELESAI&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Mendengar cerita suami, aku hanya bisa diam membisu. Hanya satu yang ada dalam hatiku saat itu.<br />
&#8220;Subhanallah&#8230;, begitu senangnya dia di alam sana&#8230; Akankah aku bisa seperti dia..??? Aaaahhh aku masih sangat jauuuuh untuk bisa seperti itu.&#8221;<br />
&#8220;Duhai Ukhti,&#8230;. Duhai Istri Sholehah,&#8230; Aku Ingin Sepertimu&#8230;&#8221;</p>
<p>Aku melihat ada genangan air mata di kedua bola mata suamiku… Akupun tak sanggup untuk meluapkan air mata ini…&#8221;Tapi, air mata ini bisa aku bendung waktu itu, karena aku malu untuk menangis di hadapan suami. Malu… karena aku masih jauuh untuk bisa seperti istri Yaqin. Namun, begitu suami keluar karena ada suatu kepentingan&#8230; Aku tumpahkan semua air mata ini dalam munajat kepadaNYA&#8230;&#8221;<br />
&#8220;Ya Allah, Ya Tuhanku&#8230; Sesungguhnya Engkau Yang Maha Pengampun, maka ampunilah aku&#8230;&#8221; Sampai sekarang selalu terngiang di pikiranku&#8230; Semoga aku bisa mengambil ibrahnya. Terima kasih Ya Allah, Engkau beri aku satu pelajaran penting hari ini&#8230;&#8221;</p>
<br />Filed under: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/muhasabah/'>Muhasabah</a> Tagged: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/tag/copas/'>CoPas</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramarizana.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramarizana.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramarizana.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramarizana.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramarizana.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramarizana.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramarizana.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramarizana.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramarizana.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramarizana.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramarizana.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramarizana.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramarizana.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramarizana.wordpress.com/75/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=75&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramarizana.wordpress.com/2010/07/21/duhai-ukhti-duhai-istri-sholehah-aku-ingin-sepertimu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0eb6a4112909aebfb40d5eea91f8dc02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramarizana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perjalanan Kuliahku : Dan akhirnya saya &#8220;nyasar&#8221; di Teknik Sipil (eps. 2 dari 2)</title>
		<link>http://ramarizana.wordpress.com/2010/07/14/perjalanan-kuliahku-dan-akhirnya-saya-nyasar-di-teknik-sipil-eps-2-dari-2/</link>
		<comments>http://ramarizana.wordpress.com/2010/07/14/perjalanan-kuliahku-dan-akhirnya-saya-nyasar-di-teknik-sipil-eps-2-dari-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 05:44:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramarizana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Masa Kuliah S1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ramarizana.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[dan semuanya berujung pada cinta saya pada UGM bertepuk sebelah tangan.. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; di sela2 kunjungan saya kedua dan ketiga pada bulan Maret/April 2008 (saya bolak balik ke Jogja sekitar 4 kali untuk ngurusin kuliah) saya juga mendaftar di kampus yang kemudian menjadi almamater saya sampai sekarang.. saya mendaftar di kampus ini melalui dua jalur,yakni Computer [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=66&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>dan semuanya berujung pada cinta saya pada UGM bertepuk sebelah tangan..</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>di sela2 kunjungan saya kedua dan ketiga pada bulan Maret/April 2008 (saya bolak balik ke Jogja sekitar 4 kali untuk ngurusin kuliah) saya juga mendaftar di kampus yang kemudian menjadi almamater saya sampai sekarang..</p>
<p>saya mendaftar di kampus ini melalui dua jalur,yakni Computer Based Test (CBT) dan Penerimaan Bakat Unggul Persyarikatan (PBUP)..</p>
<p>ketika di CBT saya mengisi KU sebagai pilihan pertama.. nah,di form pendaftaran disediakan dua pilihan tuh,saya sempat menuliskan Jurusan Hubungan Internasional (HI),namun petugas registrasinya bilang harus sama2 IPA atau sama2 IPS..</p>
<p>ya sudahlah,saya kembali membaca dengan seteliti-telitinya jurusan Eksak yang ada di kampus ini.. ada jurusan Teknik Elektro,<em>wah saya tidak hobi main dengan listrik2an,ntar kesentrum (alasan yang aneh)</em>, ada jurusan Kedokteran Gigi,<em>wah cuma belajar ngurusin gigi doang gak asyik ah (no offense for Dentistry students)</em>,trus ada Agroteknologi dan Agribisnis yang keduanya dalah di Fakultas Pertanian,prospek Pertanian di provinsi saya tidak begitu besar.. dan ada satu nama Teknik Sipil.. dan tentu saja satu2nya jurusan yang saya mungkinkan adalah ya ini,karena jurusan eksak lainnya tidak begitu menarik bagi saya.. hingga akhirnya setelah 1 jam,diumumkan nilai tes saya tidak mencukupi untuk masuk KU,tapi sangat mencukupi untuk masuk Teknik Sipil.. ya sudahlah.. saya pegang berkas penerimaan saya di Sipil sembari menunggu pengumuman PBUP..</p>
<p><span id="more-66"></span>awalnya saya mendaftar PBUP di jurusan KU berdasarkan rekomendasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau.. namun ternyata KU tidak termasuk ke dalam jurusan yang ada di jalur PBUP.. dan akhirnya saya memilih jurusan HI kelas Internasional (IC) dan Alhamdulillah saya keterima dan peringkat empat.. dan itu berarti saya harus memutuskan memilih yang mana,karena memang harus ada yang dipilih..</p>
<p>konsultasi sana sini,tanya pendapat banyak orang dan tentu saja yang paling penting adalah pendapat kedua orangtua.. Papa saya mengatakan bahwa beliau menyerahkan pilihan kepada saya,tapi kalau boleh menyarankan lebih baik ambil Teknik Sipil,karena bisa kerja dan membantu beliau di kemudian hari.. Sedangkan Umi saya mengatakan bahwa lebih baik ambil jurusan yang bisa kerja mandiri,tidak bergantung pada orang lain.. lebih baik ambil jurusan Eksak saja..</p>
<p>dan saya akhirnya memutuskan memilih Jurusan Teknik Sipil yang sama sekali tidak pernah terbersit di pikiran ini mengingat bahwa kalau mengambil Jurusan eksak dan ingin terlibat di bidang sosial nanti juga bisa.. tapi kalau jurusan sosial ingin terlibat di bidang eksak,agak susah..</p>
<p>Bismillahirrohmanirrohiim saya mendaftar di jurusan Teknik Sipil dan menjadikan itu pilihan terakhir jikalau di UGM tidak diterima..</p>
<p><strong><em>lho gak nyoba di kota lain aja,Ram.? Di UI atau ITB mungkin..</em></strong></p>
<p>gak tau kenapa saya tidak minat kuliah di kota lain,selain Jogja.. ya mungkin karena cintaku sudah terpaut dan terpatri di sana.. padahal bisa saja sebenarnya dan cukup besar peluang saya keterima di UI dan ITB.. namun memang saya gak minat di kota lain,keputusan ini diperkuat ketika kesempatan saya untuk memasuki UI melalui jalur PBUD diambil oleh teman satu kelas saya yang akhirnya keterima di sana,karena satu kelas diberikan jatah satu orang.. dan yang lebih parah lagi saya mendaftar SNMPTN di UGM yang pada tahun itu hanya menerima maksimal 15 orang per jurusan lewat jalur SNMPTN.. tapi karena cintaku sudah terlanjur kusemai di Kota Pelajar ini,tindakan nekad mendaftar di UGM jalur SNMPTN kutempuh jua..</p>
<p>dan akhirnya saya ditakdirkan untuk kuliah di Teknik Sipil kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dikarenakan saya tidak lulus jalur SNMPN UGM..</p>
<p>Bantul, 02 Sya’ban 1431 H</p>
<p>tulisan mengenang perjalanan awal perkuliahanku di sini hingga semester 4..</p>
<p>kemungkinan posting selanjutnya mengenai :</p>
<p>Hikmah dan Pelajaran yang kuterima di kampus ini</p>
<p>Be Researcher or What.??</p>
<br />Filed under: <a href='http://ramarizana.wordpress.com/category/masa-kuliah-s1/'>Masa Kuliah S1</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ramarizana.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ramarizana.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ramarizana.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ramarizana.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ramarizana.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ramarizana.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ramarizana.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ramarizana.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ramarizana.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ramarizana.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ramarizana.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ramarizana.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ramarizana.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ramarizana.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ramarizana.wordpress.com&amp;blog=8042041&amp;post=66&amp;subd=ramarizana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ramarizana.wordpress.com/2010/07/14/perjalanan-kuliahku-dan-akhirnya-saya-nyasar-di-teknik-sipil-eps-2-dari-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0eb6a4112909aebfb40d5eea91f8dc02?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ramarizana</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
