dan semuanya berujung pada cinta saya pada UGM bertepuk sebelah tangan..
————————————————————————————————————————
di sela2 kunjungan saya kedua dan ketiga pada bulan Maret/April 2008 (saya bolak balik ke Jogja sekitar 4 kali untuk ngurusin kuliah) saya juga mendaftar di kampus yang kemudian menjadi almamater saya sampai sekarang..
saya mendaftar di kampus ini melalui dua jalur,yakni Computer Based Test (CBT) dan Penerimaan Bakat Unggul Persyarikatan (PBUP)..
ketika di CBT saya mengisi KU sebagai pilihan pertama.. nah,di form pendaftaran disediakan dua pilihan tuh,saya sempat menuliskan Jurusan Hubungan Internasional (HI),namun petugas registrasinya bilang harus sama2 IPA atau sama2 IPS..
ya sudahlah,saya kembali membaca dengan seteliti-telitinya jurusan Eksak yang ada di kampus ini.. ada jurusan Teknik Elektro,wah saya tidak hobi main dengan listrik2an,ntar kesentrum (alasan yang aneh), ada jurusan Kedokteran Gigi,wah cuma belajar ngurusin gigi doang gak asyik ah (no offense for Dentistry students),trus ada Agroteknologi dan Agribisnis yang keduanya dalah di Fakultas Pertanian,prospek Pertanian di provinsi saya tidak begitu besar.. dan ada satu nama Teknik Sipil.. dan tentu saja satu2nya jurusan yang saya mungkinkan adalah ya ini,karena jurusan eksak lainnya tidak begitu menarik bagi saya.. hingga akhirnya setelah 1 jam,diumumkan nilai tes saya tidak mencukupi untuk masuk KU,tapi sangat mencukupi untuk masuk Teknik Sipil.. ya sudahlah.. saya pegang berkas penerimaan saya di Sipil sembari menunggu pengumuman PBUP..
awalnya saya mendaftar PBUP di jurusan KU berdasarkan rekomendasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau.. namun ternyata KU tidak termasuk ke dalam jurusan yang ada di jalur PBUP.. dan akhirnya saya memilih jurusan HI kelas Internasional (IC) dan Alhamdulillah saya keterima dan peringkat empat.. dan itu berarti saya harus memutuskan memilih yang mana,karena memang harus ada yang dipilih..
konsultasi sana sini,tanya pendapat banyak orang dan tentu saja yang paling penting adalah pendapat kedua orangtua.. Papa saya mengatakan bahwa beliau menyerahkan pilihan kepada saya,tapi kalau boleh menyarankan lebih baik ambil Teknik Sipil,karena bisa kerja dan membantu beliau di kemudian hari.. Sedangkan Umi saya mengatakan bahwa lebih baik ambil jurusan yang bisa kerja mandiri,tidak bergantung pada orang lain.. lebih baik ambil jurusan Eksak saja..
dan saya akhirnya memutuskan memilih Jurusan Teknik Sipil yang sama sekali tidak pernah terbersit di pikiran ini mengingat bahwa kalau mengambil Jurusan eksak dan ingin terlibat di bidang sosial nanti juga bisa.. tapi kalau jurusan sosial ingin terlibat di bidang eksak,agak susah..
Bismillahirrohmanirrohiim saya mendaftar di jurusan Teknik Sipil dan menjadikan itu pilihan terakhir jikalau di UGM tidak diterima..
lho gak nyoba di kota lain aja,Ram.? Di UI atau ITB mungkin..
gak tau kenapa saya tidak minat kuliah di kota lain,selain Jogja.. ya mungkin karena cintaku sudah terpaut dan terpatri di sana.. padahal bisa saja sebenarnya dan cukup besar peluang saya keterima di UI dan ITB.. namun memang saya gak minat di kota lain,keputusan ini diperkuat ketika kesempatan saya untuk memasuki UI melalui jalur PBUD diambil oleh teman satu kelas saya yang akhirnya keterima di sana,karena satu kelas diberikan jatah satu orang.. dan yang lebih parah lagi saya mendaftar SNMPTN di UGM yang pada tahun itu hanya menerima maksimal 15 orang per jurusan lewat jalur SNMPTN.. tapi karena cintaku sudah terlanjur kusemai di Kota Pelajar ini,tindakan nekad mendaftar di UGM jalur SNMPTN kutempuh jua..
dan akhirnya saya ditakdirkan untuk kuliah di Teknik Sipil kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dikarenakan saya tidak lulus jalur SNMPN UGM..
Bantul, 02 Sya’ban 1431 H
tulisan mengenang perjalanan awal perkuliahanku di sini hingga semester 4..
kemungkinan posting selanjutnya mengenai :
Hikmah dan Pelajaran yang kuterima di kampus ini
Be Researcher or What.??
Saya pikir sekarang saatnya berkarya mas.. tidak masalah dimanapun kita kuliah. Tunjukkan kompetensi yang kita miliki, we have to be above average. Semangaattt..
nggih,Pak..
saya juga sudah masuk tahun ketiga.. jadi nanggung juga kalau mau pindah.. he8x..
yes,I have to do above average so that I can get my dream..
thanks a lot,Sir for your visiting..
semangat juga buat,bapak.!!
mungkin kesannya gak keren yaa klo gak kul di PTN.
tapi klo mau lihat nanti kedepan giman, dalam arti menerapkan ilmu yang di dapat. Gak masalah soal kul.
gak kok,Mbak..
kalau dulu mungkin saya merasa seperti itu,tapi kalau sekarang saya merasa harus banyak bersyukur.. he8x..
rama..
ini blogspotnya chikarei
hehehe
berkunjung dunk
apa kabarnya
Alhamdulillah baik.. oke.. nie.. lagi berkunjung..
emang yang mau diutak atik blogspot rama yang mana
ramarizana.blogspot.com mbak. :d